Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Kain Lukis Motif Toraja dari Tana Toraja Raih INACRAFT Award 2023

Kain Lukis Motif Toraja dari Tana Toraja Raih INACRAFT Award 2023

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Selain Alang (lumbung padi khas Toraja) yang menjadi ikon di dua pintu gerbang utama, nama Toraja kembali harum setelah produk Kain Lukis Motif Toraja hasil karya Yarden Tappe dari UMKM Art. Den, Kecamatan Gandang Batu Sillanan, meraih juara II Inacraft Award tahun 2023.

International Handicraft Trade Fair (Inacraft) adalah pameran kerajinan terbesar se-Asia Tenggara, yang pada gelaran ke-23 tahun 2023 dipusatkan di di Jakarta Hall Convention Centre (JHCC), Senayan, Jakarta.

Pameran dengan tema “From Smart Village to Global Market” ini berlangsung dari tanggal 1-5 Maret 2023 yang berkolaborasi dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai ikon pameran.

Karena mengangkat tagline “The Authentic South Sulawesi”, selain Alang (lumbung padi khas Toraja), terlihat pula ikon Sulawesi Selatan lainnya, seperti Kapal Pinisi dari Bulukumba serta beberapa ikon lainnya dari tiga suku yang ada di Sulsel, Bugis, Makassar, Toraja.

BERITA TERKAIT: Alang Toraja Jadi Ikon Pintu Gerbang Masuk Inacraft 2023 di JHCC Senayan Jakarta

Kabupaten Tana Toraja, yang membawa berbagai produk kerajinan kain tenun, batik khas Toraja, logam, tas traveling, dekorasi, dan banyak lagi produk kerajinan unggulan lainnya menempati both terdepan pameran.

Dengan mengusung tema ‘From Smart Village to Global Market’, Inacraft menargetkan 170 ribu pengunjung dengan target capaian Rp 145 miliar.

Tim Pameran dari Tana Toraja didampingi Wakil Ketua Dekranasda Tana Toraja, Erni Yetti Riman, Kepala Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Edward Sakka Allorerung, Kepala Dinas Pariwisata Adelheid Sosang dan Leader TIM, dan Sekertaris Dekranasda Tana Toraja Jens Manukallo.

Kepada KAREBA TORAJA, Sabtu, 4 Maret 2023, Sekertaris Dekranasda Tana Toraja, Jens Manukallo menerangkan dalam pameran tersebut digelar pula INACRAFT AWARD 2023 dengan berbagai kategori. “Ada tujuh kategori produk kerajinan yang akan dievaluasi, yaitu keramik, serat alam, tekstil, kayu, batu, logam, dan bahan lainnya. Dari ketujuh kategori tersebut, produk terbaik akan dipilih untuk mendapatkan INACRAFT Award dan special award untuk Emerging Product,” terang Jens.

Dalam proses seleksi Inacraft Award tersebut, dua produk kain Batik Toraja yang lolos dalam kurasi produk berupa Kain Lukis Motif Toraja dan Kain batik Toraja Stensil Tumbuk. Dari kurasi selanjutnya Kain Lukis Motif Toraja masuk ke nominasi Kategori Tekstil.

“Dengan penilaian ketat dari berbagai pihak Tim Penilai INACRAFT Award menetapkan produk Kain Lukis Motif Toraja sebagai Juara II untuk Kategori Tekstil setelah Batik Shibori dari Sidoarjo Jawa Timur. Produk Kain Lukis Motif toraja adalah produk dari UMKM Art. Den dari Kecamatan Gandang Batu Sillanan dengan owner Yarden Tappe,” urai Jens lebih lanjut.

“Kami tak pernah menyangka akan keberhasilan ini, dengan persiapan yang sangat minim dan waktu yang singkat untuk ikut pameran ternyata bisa juga membuahkan hasil yang baik,” katanya.

Menurut Jens, keberhasilan ini berkat kerjasama tim yang solid yang terus mendorong UMKM di Tana Toraja untuk terus menciptakan inovasi baru dalam mengembangkan produknya. “Dan ini tidak terlepas dari bimbingan dan dorongan Tim Promosi Dekranasda yang dimotori oleh Ibu Nuhdaniar yang terus mendampingi UMKM di bidang industri Kain Motif,” tuturnya.

Kepala Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Tana Toraja,  Edward Sakka Allorerung mengungkapkan bahwa UMKM/IKM harus terus berproduksi dengan varian produk yang inovatif dan jangan memikirkan keuntungan dulu, tetapi bagaimana UMKM/IKM menghasikan produk yang terbaiknya, pasti buyer akan datang dengan sendirinya ketika, pastinya  produknya sudah dikenal

“Media promosi digital sudah sangat mendukung, pemasaran oline sudah canggih, pasti produk akan laris manis,” kata Edward. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OPINI: Apakah Kasus DBD di Kabupaten Toraja Utara Dapat Teratasi?

    OPINI: Apakah Kasus DBD di Kabupaten Toraja Utara Dapat Teratasi?

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: Denzha Duma* Kasus demam berdarah di Kabupaten Toraja Utara pertama kali ditemukan pada tahun 2015. Jumlah kasus demam berdarah yang tercacat oleh Dinas Kesehatan Toraja Utara awal January – Juni 2022 terdapat 159 kasus DBD, dimana pada bulan Juni terdapat 61 kasus. Dimana terdapat 2 orang meninggal dunia. Dengan rata-rata pasien berusia anak-anak hingga […]

  • Peduli, BRI Cabang Rantepao Berbagi dengan Warga dan Panti Asuhan

    Peduli, BRI Cabang Rantepao Berbagi dengan Warga dan Panti Asuhan

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pekerja Bank BRI Kantor Cabang Rantepao bersama Ikatan Wanita BRI (IWABRI) Cabang Rantepao melakukan aksi sosial ke jalan untuk membagikan makanan disekitar wilayah Kantor Cabang BRI Rantepao. “Kegiatan ini kita laksanakan pada Jumat, 10 November 2023,” tutur Pimpinan Cabang BRI Rantepao, Sugeng Priyanto kepada KAREBA TORAJA, Senin, 27 November 2023. Sugeng menyebut, […]

  • Ciptakan Toraja Ramah Anak dan Perempuan, ESR dan Biro Bonafide Gelar Workshop Penanganan Kekerasan

    Ciptakan Toraja Ramah Anak dan Perempuan, ESR dan Biro Bonafide Gelar Workshop Penanganan Kekerasan

    • calendar_month Ming, 1 Des 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Nasdem, Eva Stevany Rataba (ESR) bekerjasama dengan Biro Psikologi Bonafide menggelar Workshop Penanganan Kekerasan Pada Perempuan dan Anak di Kampus III UKI Toraja, Rantepao, Sabtu, 30 November 2024. Hadir sebagai narasumber, diantaranya Sitti Annisa Harusi, M.Psi., Psikolog, Ketua Asosiasi Psikologi Forensik Wilayah Sulawesi Selatan sekaligus founder […]

  • Tiga Bulan Gaji TKD dan Aparat Lembang Toraja Utara Belum Dibayarkan

    Tiga Bulan Gaji TKD dan Aparat Lembang Toraja Utara Belum Dibayarkan

    • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sebagian besar dari para tenaga kontrak daerah (TKD) atau honorer ini sudah tidak bekerja lagi di tahun 2022 akibat kebijakan rasionalisasi yang dilakukan Pemkab Toraja Utara. Namun, gaji mereka selama tiga bulan, Oktober-Desember 2021 ternyata belum dibayarkan. KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan warga yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Toraja Utara […]

  • 2 Kali Ditertibkan, Tambang Ilegal di Toraja Utara Terus Beroperasi, Pemkab Tak Berdaya?

    2 Kali Ditertibkan, Tambang Ilegal di Toraja Utara Terus Beroperasi, Pemkab Tak Berdaya?

    • calendar_month Rab, 1 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Rabu, 1 Desember 2021, Dinas Lingkungan Hidup Toraja Utara didampingi Satpol PP kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi tambang galian C di wilayah kabupaten Toraja Utara.   Sidak hari ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Toraja Utara. Dari pantauan jurnalis Kareba Toraja di lapangan, sejumlah […]

  • Kepala Kantor Kementerian Agama Tana Toraja Mengutuk Keras Aksi Pengeboman di Makassar

    Kepala Kantor Kementerian Agama Tana Toraja Mengutuk Keras Aksi Pengeboman di Makassar

    • calendar_month Sen, 29 Mar 2021
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Kantor Kementerian Agama Tana Toraja Drs H. Junaidi Mattu MH mengutuk keras aksi pengeboman yang terjadi di depan Gereja Katedral, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu pagi 28 Maret 2021. Junaidi Mattu menyebut aksi Pengeboman ini adalah tindakan keji yang menodai ketenangan hidup bermasyarakat dan jauh dari ajaran agama. “Kami atas nama […]

expand_less