oleh

Jumlah Pencari Kerja di Tana Toraja Capai 8.437 Orang

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam kurun waktu dua setengah tahun, sejak Januari 2020 hingga Juni 2022 sebanyak 8.437 pencari kerja aktif tercatat di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tana Toraja.

Data sebanyak ini diambil dari jumlah pencari kerja yang mengurus surat keterangan pencari kerja (Kartu Kuning) di kantor tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tana Toraja, Tupa Batara Randa yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Sabtu, 27 Agustus 2022, mengatakan dari jumlah sebanyak 8.437 ini terdiri atas laki-laki sebanyak 4.099 (48,58%) dan perempuan sebanyak 4.338 (51,41 %).

Tupa’ menyebut, setiap pencari kerja yang mengambil kartu kuning akan dilakukan monitoring via telpon untuk mengetahui seberapa besar serapan lapangan kerja.

Baca Juga  Selasa Besok, Debat Publik Terakhir Pilkada Tana Toraja Digelar, Nonton di Rumah Saja

“Seperti diketahui dalam kurun waktu 2021, dari total 3.544 pencari kerja yang mengambil kartu kuning di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, yang terserap hanya sekitar 723 orang, sementara 2.821 belum terserap atau belum mendapatkan pekerjaan berdasarkan permohonan kartu kuning,” urai Tupa’ Batara Randa.

Meski begitu, Tupa juga menampik data serapan lapangan kerja ini tidak 100 persen ril karena banyak pencari kerja tidak memberikan jawaban saat petugas monitoring menanyakan apaka sudah bekerja atau belum.

Tupa Batara Randa, juga mengatakan sebagian besar pencari kerja yang mengambil surat keterangan di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi adalah pencari kerja tujuan Morowali.

Seperti data pada Juni 2022, dari 295 orang pencari kerja, 46 orang diantaranya berhasil terserap sementara 249 belum terserap.

Baca Juga  Kerbau Dipasok Lewat “Jalan Tikus”, Jumlah Kasus PMK di Tana Toraja Kembali Meningkat

Dari 46 yang terserap itu, 31 diantaranya terserap dan bekerja di Morowali Sulawesi Tengah sementara 15 orang lainnya tersebar di tempat lain mulai dari Papua, Konawe Sulawesi Tenggara, Kalimantan, Makassar dan di Toraja. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar