Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Helmatiana Manfaatkan Fitur Antrean Online Aplikasi Mobile JKN untuk Pengobatan Saraf Sang Ibu

Helmatiana Manfaatkan Fitur Antrean Online Aplikasi Mobile JKN untuk Pengobatan Saraf Sang Ibu

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Minggu, 29 Okt 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan zaman membuat teknologi semakin canggih pula. Tidak terkecuali dengan BPJS Kesehatan yang terus berinovasi untuk memberikan kemudahan bagi peserta JKN. Hadirnya Aplikasi Mobile JKN sejak dirilis pertama pada tahun 2016 lalu sudah banyak memberikan manfaat bagi penggunanya. Salah satunya adalah Helmatiana Tandirogang (21), seorang anak muda asal Kurra, Tana Toraja.

“Kalau Aplikasi Mobile JKN itu sangat membantu, biasanya saya menggunakan fitur itu untuk mengambil antrean secara  online saat memeriksakan ibu ke poli saraf di Rumah Sakit Lakipadada. Sudah tidak usah capek–capek lagi untuk antre, sekarang dengan Aplikasi Mobile JKN semua makin mudah. Biasanya kalau sudah mendaftar antrean online , saat di rumah sakit kami tidak perlu lagi menunggu lama,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengakui memang banyak belum mengetahui fitur lain di Aplikasi Mobile JKN selain fitur pendaftaran online . Tim Jamkesnews mencoba mengenalkan beberapa fitur lain yang sudah tersedia seperti fitur skrining riwayat kesehatan, ubah fasilitas kesehatan, cek tagihan iuran, rehab iuran bagi mereka yang mempunyai tunggakan iuran, hingga kartu digital. Dirinya terlihat antusias dan langsung mencoba beberapa fitur di Aplikasi Mobile JKN.

“Terima kasih sebelumnya sudah diberikan infromasi tentang aplikasi ini. Sebelumnya memang tidak pernah coba fitur lainnya selain daftar antrean online  dan cek kartu digital. Ternyata sangat mudah, saya juga bisa menganti fasilitas kesehatan ayah saya yang sebelumnya di Puskesmas Makale, saya rubah ke Puskesmas Kurra,” imbuhnya.

Ia dan keluarga sudah lama terdaftar dalam Program JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas satu dan sudah sering menggunakan kartu JKN untuk berobat, terakhir kali ia sendiri menggunakannya untuk berobat ke poli THT.

“Kebetulan kami sudah terdaftar sebagai peserta JKN sejak papa bekerja sebagai PNS, dan kami juga sering memanfaatkannya untuk berobat, seperti seminggu yang lalu saya berobat ke poli THT dan juga memanfaatkan antrean online. Dulu harus menghabiskan waktu seharian untuk berobat di rumah sakit karena antrean yang lama, sekarang cukup hitungan jam kami sudah bisa pulang, karena tidak perlu mengantre terlalu lama, semua lebih cepat dan efisien,” ungkapnya.

Hemaltiana juga mengungkapkan bahwa bahwa tidak ada kendala selama ia dan keluarga mengakses layanan di fasilitas kesehatan.

“Kemarin ibu dirawat di Rumah Sakit Lakipadada dan kami naik kelas ke VIP, jadi memang ada selisih sedikit untuk biayanya. Biaya itu tentu lebih murah karena sebagian sudah dibantu pembayarannya oleh Program JKN. Jika tidak naik kelas tentu biayanya semua gratis ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Pelayanan yang kami terima juga bagus dan cepat, semua obat–obatan yang diberikan juga bagus. Saat ini kami masih rutin kontrol untuk penyakit saraf ibu,” katannya.

Helmatiana berharap kedepannya agar BPJS Kesehatan terus mengembangkan Aplikasi Mobile JKN untuk mempermudah peserta. Ia berpendapat jika masyarakat di zaman era modern sangat membutuhkan aplikasi yang dapat menjangkau semuanya, termasuk dalam hal pelayanan kesehatan. Tidak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah membantu proses penyembuhan ibunya.

“Harapanya untuk BPJS Kesehatan semoga semakin ditambah untuk fitur yang terdapat pada Aplikasi Mobile JKN, sehingga memudahkan orang untuk cepat berobat. Semakin banyak yang terbantu dengan adannya aplikasi ini terutama bagi mereka yang mungkin terkendala waktu jikalau harus antre. Terima kasih BPJS Kesehatan sudah bantu ibu saya untuk mendapatkan pengobatan sakit saraf,” tutupnya. (*)

Penulis: Arsyad Parende/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panitia Tahbisan Diakonat dan Imamat KAMS Ucapkan Terima Kasih kepada Pemkab Toraja Utara

    Panitia Tahbisan Diakonat dan Imamat KAMS Ucapkan Terima Kasih kepada Pemkab Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Panitia Tahbisan Diakonat dan Imamat Keuskupan Agung Makassar (KAMS) mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Bupati dan Pemkab Toraja Utara atas dukungan yang diberikan dalam menyukseskan acara itu. “Ini acara gerejawi yang melibatkan umat dari tiga Provinsi; Sulsel, Sulbar, dan Sultra dan berjalan dengan baik, sukses. Tentunya kesuksesan ini tidak lepas dari […]

  • PDGKI Gelar Seminar Gizi “Diet Tepat Kontrol Gula Darah” di RS Elim Rantepao

    PDGKI Gelar Seminar Gizi “Diet Tepat Kontrol Gula Darah” di RS Elim Rantepao

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Seminar kesehatan yang digelar RS Elim Rantepao di Aula Pertemuan RS Elim Rantepao, Senin 14 Oktober 2024. (foto: dok. istimewah). KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — RS Elim Rantepao kembali menggelar seminar kesehatan yang digelar di Aula Pertemuan RS Elim Rantepao, Senin 14 Oktober 2024. Seminar kali ini difasilitasi oleh Perhimpunan Dokter Spesial Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Cabang […]

  • Kasus Pencurian Gereja Kembali Terjadi, Gereja Toraja Jemaat Gloria Ke’pe’ Mengkendek Dibobol Maling

    Kasus Pencurian Gereja Kembali Terjadi, Gereja Toraja Jemaat Gloria Ke’pe’ Mengkendek Dibobol Maling

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Personil Kepolisian dari Polres Tana Toraja melakukan olah TKP di Gereja Toraja Jemaat Gloria Ke’pe’ Lembang Ke’pe’ Tinoring Kecamatan Mengkendek. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Kasus Pencurian di Rumah Ibadah kembali terjadi. Kali ini Gereja Toraja Jemaat Gloria Ke’pe’ Lembang Ke’pe’ Tinoring Kecamatan Mengkendek dibobol maling. Bravo selaku Majelis Gereja Toraja Jemaat Gloria Ke’pe’ yang […]

  • Sudah Dua Orang Toraja yang Jadi Korban Gempa Mamuju, Sulbar

    Sudah Dua Orang Toraja yang Jadi Korban Gempa Mamuju, Sulbar

    • calendar_month Minggu, 17 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAMUJU — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama TNI, Polri, Tim SAR, BPBD setempat, serta relawan terus melakukan upaya pencarian terhadap korban meninggal dunia atau luka-luka dari reruntuhan bangunan yang rusak akibat gempa 6,2 SR yang terjadi pada Jumat, 15 Januari 2021 dinihari. Berdasarkan data Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga […]

  • Begini Kronologi Longsor yang Menimbun 8 Warga di Buntao’, Toraja Utara

    Begini Kronologi Longsor yang Menimbun 8 Warga di Buntao’, Toraja Utara

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ — Sebanyak 8 orang warga tertimbun material tanah longsor di jalan poros Rantepao-Buntao’, tepatnya di Salu Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’, Toraja Utara, Jumat, 26 April 2024 pagi. Warga yang tertimbun tersebut berasal dari Dusun Batua’, Lembang Leatung Matallo, Kecamatan Sangalla’ Utara, Tana Toraja. Dari 8 orang warga yang tertimbun tersebut, 2 […]

  • Jumlah Pencari Kerja di Tana Toraja Capai 8.437 Orang

    Jumlah Pencari Kerja di Tana Toraja Capai 8.437 Orang

    • calendar_month Minggu, 28 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam kurun waktu dua setengah tahun, sejak Januari 2020 hingga Juni 2022 sebanyak 8.437 pencari kerja aktif tercatat di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tana Toraja. Data sebanyak ini diambil dari jumlah pencari kerja yang mengurus surat keterangan pencari kerja (Kartu Kuning) di kantor tersebut. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan […]

expand_less