Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Hadirkan Pembicara dari Universitas Texas, Inkubator Bisnis Banne UKI Toraja Gelar Seminar Wirausaha

Hadirkan Pembicara dari Universitas Texas, Inkubator Bisnis Banne UKI Toraja Gelar Seminar Wirausaha

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Lesley Robinson, M.S, Direktur Kendra Scott Women’s Leadership Institute, Universitas Texas, Austin, Amerika Serikat, hadir sebagai pembicara dalam Seminar Kewirausahaan yang digelar oleh Pengurus Inkubator Bisnis Banne UKI Toraja.

Lembaga yang terbentuk sejak dua tahun lalu ini menggagas seminar kewirausahaan guna memperluas wawasan mahasiswa terkait cara membangun sebuah usaha agar bisa menjadi wirausaha muda.

Seminar digelar di  Aula Kampus 1 UKI Toraja, Kamis 04 Agustus 2022. Seminar Kewirausahaan tersebut mengangkat tema: “Membentuk Jiwa Kewirausahaan yang Berkarakter Kompetitif dan Inovatif di Era Milenial”.

Seminar kewirausahaan ini dibuka oleh Pdt. Hans Lura, S.Th., M.Si sebagai Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Publikasi dan Kerjasama mewakili Rektor UKI Toraja.

Dalam sambutannya, Pdt. Hans Lura S. Th. M. Si mengatakan Seminar ini merupakan suatu kegiatan yang edukatif untuk menambah wawasan mahasiswa berwirausaha terkait hal apa yang harus dilakukan ketika membuka usaha dan bagaimana pengembangannya agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

“Ini juga jargonnya Pak Jokowi supaya start up itu dibudayakan sampai ke dunia perguruan tinggi. Jadi Tridharma itu tidak hanya berbasis pada output outcome tapi sampai kepada benetif. Makanya langsung ada materi seminar kewirausahaan yang pembicaraannya dari Amerika juga dari Unhas,” kata Pdt. Hans Lura.

Hans Lura berharap, dengan adanya inkubator bisnis ini bisa menjadi pintu masuk mahasiswa untuk membudayakan berbisnis dan menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan mahasiswa UKI Toraja.

Selain Lesley Robinson, M.S, selaku Direktur Kendra Scott Women’s Leadership Institute, Universitas Texas, Austin, Amerika Serikat, juga hadir Narasumber lain yakni Dr. Ir. Mardiana Ethrawaty Fachri, M.Si selaku koordinator Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) Wilayah Sulawesi, Kalimantan, dan Papua.

Lesley Robinson dalam pemaparannya lebih menegaskan pentingnya mahasiswa mengembangkan diri untuk berubah dalam delapan point kritikal.

Sementara, Mardiana Ethrawaty menyebut pariwisata menjadi pintu masuk di Toraja untuk mengembangkan peluang bisnis bagi mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Inkubator Bisnis Banne UKI Toraja, Jumiarti Andilolo, M.Si menyebut tujuan Inkubator ini untuk menginkubasi Mahasiswa terutama usahanya agar bisa dikomersialkan dan bisa terbentuk enterpreneur muda khususnya mahasiswa UKI Toraja.

“Jadi nanti jika Mahasiswa sudah selesai itu akan terbuka lapangan pekerjaan yang lebih luas sehingga tidak banyak yang menganggur karena mereka sudah memiliki usaha sendiri semenjak mereka berstatus mahasiswa,” tutur Jumiarti Andilolo.

Seminar Kewirausahaan ini dihadiri sedikitnya 200 orang, terdiri dari Panitia, perwakilan Mahasiswa dari semua jurusan, dan para Dosen UKI Toraja. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OPINI: Memahami Dimensi Filosofis Profesi Kedokteran

    OPINI: Memahami Dimensi Filosofis Profesi Kedokteran

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. dr. Ampera Matippanna, MH  TENTUNYA tidak ada orang yang akan membantah pernyataan yang menyatakan bahwa  bahwa dokter adalah sebuah profesi yang sangat mulia (officium nobile). Mulianya profesi kedokteran berhubungan dengan pelaksanaan  tugas profesi  yang selalu mengedepankankan pertimbangan keselamatan pasien  sebagai prioritas utama[1]. Hal tersebut dilandasi oleh suatu asas  atau pemikiran yang dianut dalam […]

  • FOTO: Lahan Bekas Pertokoan Lama Rantepao Kini Jadi “Taman Baliho” dan Kumuh

    FOTO: Lahan Bekas Pertokoan Lama Rantepao Kini Jadi “Taman Baliho” dan Kumuh

    • calendar_month Sel, 1 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara belum memanfaatkan lahan bekas pertokoan lama yang terletak di tengah Kota Rantepao. Saat ini dan beberapa waktu sebelumnya, lahan ini digunakan orang untuk mendirikan baliho. Di bagian belakangnya mulai nampak kumuh dengan tenda pedagang kaki lima. Komplek pertokoan lama Rantepao dirobohkan pemerintah pada Selasa, 2 Maret 2021 di […]

  • 7 Bulan Tinggalkan Tugas Jadi Alasan Satu Anggota Polres Tana Toraja Dipecat

    7 Bulan Tinggalkan Tugas Jadi Alasan Satu Anggota Polres Tana Toraja Dipecat

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) secara in absentia terhadap Bripka Muh. Arfah Syamsuddin. (Foto: HumasPolresTanaToraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bripka Muh. Arfah Syamsuddin, jabatan terakhir sebagai Ba Sium Polres Tana Toraja akhirnya diberhentikan tidak dengan hormat dari anggota Polri. Bripka Muh. Arfah dipecat setelah meninggalkan tugas tanpa izin selama 7 bulan. Kasi Propam Polres […]

  • Penyuluh Agama Islam di Mengkendek Ini Rutin Bagi Bibit Tanaman ke Jamaah Setelah Pengajian

    Penyuluh Agama Islam di Mengkendek Ini Rutin Bagi Bibit Tanaman ke Jamaah Setelah Pengajian

    • calendar_month Sab, 26 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Ismail Marzuki, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kantor Kementerian Agama Tana Toraja yang bertugas pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mengkendek punya cara unik dan tak biasa saat melakukan tugas pembinaan atau penyuluhan di masyarakat. Tak seperti penyuluh-penyuluh agama pada umumnya yang hanya fokus pada tugas pelayanan, Ismail Marzuki punya cara unik […]

  • Pastor Asal Papua dan Toraja Pimpin Misa Pemberkatan Rumah Adat Arfak dan Toraja  di Manokwari

    Pastor Asal Papua dan Toraja Pimpin Misa Pemberkatan Rumah Adat Arfak dan Toraja di Manokwari

    • calendar_month Ming, 8 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesan persatuan, kasih, persaudaraan, dan inkulturasi disampaikan dua Pastor (Papua: Pater), dari empat orang Pastor yang memimpin misa pemberkatan rumah adat suku Arfak, “Mod Aku Aksa” (dikenal dengan sebutan kaki seribu) dan rumah adat suku Toraja yang dibangun berdampingan di Bukit Soribo, Distrik Manokwari Barat, Kota Manokwari, Sabtu, 7 Mei 2022. KAREBA-TORAJA.COM, MANOKWARI — Pastor […]

  • Tanda Persaudaraan, Warga Muslim Arak “Lettoan” Berisi Kambing di Acara Mangrara Gereja Katolik Rantetayo

    Tanda Persaudaraan, Warga Muslim Arak “Lettoan” Berisi Kambing di Acara Mangrara Gereja Katolik Rantetayo

    • calendar_month Kam, 3 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Ada kejadian unik pada acara Mangrara (Syukuran Rumah/Bangunan dalam adat Toraja) Gereja Katolik Paroki  Santo Paulus Rantetayo, Kecamatan Rantetayo, Kamis, 3 Februari 2022. Jika biasanya Lettoan (tanda persaudaraan yang dibawa oleh sekelompok masyarakat ke acara Mangrara berupa miniatur rumah adat Toraja) diisi dengan babi, namun pada acara Mangrara Gereja Katolik di Rantetayo […]

expand_less