Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sulsel » Ditinjau Komisi D, Jalan Provinsi Poros Sa’dan-Batusitanduk Ditarget Selesai Tahun 2024

Ditinjau Komisi D, Jalan Provinsi Poros Sa’dan-Batusitanduk Ditarget Selesai Tahun 2024

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, SA’DAN — Wakil Ketua dan sejumlah anggota Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan meninjau pelaksanaan proyek pembangunan jalan provinsi ruas Rantepao-Sa’dan-Batusitanduk, Jumat, 1 Juli 2022.

Sejumlah anggota Komisi D yang turun meninjau, diantaranya Wakil Ketua Komisi, John Rende Mangontan, Esra Lamban (PDIP), H. Rakhmat Kasjim (Nasdem), M. Taqwa Muller (Golkar), dan Jabbar Idris (PPP).

Turut dalam peninjauan tersebut, Kepala UPT Penyelenggaraan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah Enrekang-Toraja, Cristian Sampebua, ST,MT.

Dalam peninjauan tersebut, anggota Komisi D ingin melihat langsung progress pekerjaan pembangunan jalan poros Rantepao-Sa’dan-Batusitanduk, yang menghubungkan Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Luwu.

Jalan poros Sa’dan-Batusitanduk ini dianggap sebagai alternatif utama bilamana jalur Toraja Utara – Kota Palopo melalui Puncak, mengalami masalah seperti longsor, jalan amblas, atau kendala lainnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sudah memulai pembangunan jalan poros Rantepao-Sa’dan-Batusitanduk ini sejak tahun 2019 yang lalu. Untuk wilayah Toraja Utara, pembangunan (pengaspalan) sudah tuntas dari Rantepao hingga ke Lembang Sangkaropi, Kecamatan Sa’dan.

“Untuk wilayah Toraja Utara, tahun ini, kita lanjutkan lagi dari batas aspal yang sekarang (Lembang Sangkaropi) sampai di perbatasan Luwu sepanjang kurang lebih 4,3 kilometer,” terang Kepala UPT Penyelenggaraan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah Enrekang-Toraja, Cristian Sampebua.

“Anggarannya bersumber dari PHJD dan APBD Provinsi Sulsel tahun 2022,” ujar Cristian lebih lanjut.

Cristian mengatakan, selain di wilayah Toraja Utara, proses pembangunan juga dilaksanakan dari wilayah Kabupaten Luwu menuju ke perbatasan dengan Kabupaten Toraja Utara (Desa Ilanbatu Uru, Kecamatan Walenrang Barat).

“Kalau dari arah Luwu, pekerjaannya sedang dilaksanakan. Ada dua paket pekerjaan dari bawah, yang sumber anggarannya dari DAK (Dana Alokasi Khusus) dan APBD Provinsi Sulawesi Selatan.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulsel, John Rende Mangontan mengatakan tujuan turun ke lapangan adalah untuk melihat langsung progres pekerjaan dan perencanaan penyelesaian pembangunan jalan tersebut.

“Ini kita sudah lihat. Masih ada sekitar 18 kilometer lagi yang harus ditangani. Kita akan terus upayakan anggaran setiap tahun. Dan targetnya tuntas (selesai) tahun 2024,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Selain poros Rantepao-Sa’dan-Batusitanduk, menurut JRM, Komisi D juga mengupayakan anggaran untuk penuntasan pembangunan jembatan Talondo di Kecamatan Gandangbatu Sillanan dan pembangunan jalan poros Pasobbo-Matangli-Masuppu hingga batas kabupaten Pinrang.

Sementara itu, anggota Komisi D dari PDI Perjuangan, Esra Lamban menambahkan bahwa pembangunan jalan poros Rantepao-Sa’dan-Batusintanduk sangat strategis nilainya, terutama dari sisi ekonomi dan pergerakan barang serta jasa.

“Ini poros primadona. Kita harus selesaikan secepatnya untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di Toraja dan Luwu Raya,” turur Esra. (*)

Penulis/Editor: Arthur   

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Korban Penikaman OTK di Yahukimo Tiba di Rumah Duka

    Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Korban Penikaman OTK di Yahukimo Tiba di Rumah Duka

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SALUPUTTI — Tangis histeris keluarga pecah saat mobil ambulance pembawa jenazah Jhonsep Salempang (23) korban pembunuhan orang tak dikenal (OTK) di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo pada Sabtu, 30 Maret 2024, tiba di rumah duka. Jenazah Jhonsep Salempang tiba di rumah duka di Tombang/Ulusalu, Kecamatan Saluputti, Tana Toraja, sekitar pukul 04.30 Wita, Senin, 1 April […]

  • Bus AKDP Harus Masuk Rantepao Sebelum Pukul 06.00 Wita, Truk Ekspedisi Dilarang Bongkar Barang Siang Hari

    Bus AKDP Harus Masuk Rantepao Sebelum Pukul 06.00 Wita, Truk Ekspedisi Dilarang Bongkar Barang Siang Hari

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang kembali menegaskan kebijakannya terkait penertiban waktu aktivitas kendaraan bus angkutan dan bongkar muat barang umum/ekspedisi di wilayah administratif Toraja Utara, khususnya pada ruas-ruas jalan utama di Kota Rantepao yang selama ini menjadi keluhan warga sebagai salah satu penyebab kemacetan karena mengambil badan jalan. Sesuai instruksi langsung Bupati, […]

  • PLN UP3 Palopo dan Anggota DPR RI Eva Rataba Perkuat Edukasi Listrik Aman dan Hemat untuk Masyarakat Toraja

    PLN UP3 Palopo dan Anggota DPR RI Eva Rataba Perkuat Edukasi Listrik Aman dan Hemat untuk Masyarakat Toraja

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Anggota Komisi X DPR RI, Eva Stevany Rataba menyerahkan sertifikat penghargaan sebagai Narasumber kepada Manajer PLN ULP Rantepao, Ferdinina Alpius Tjeleni. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) UP3 Palopo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan bangsa melalui peningkatan literasi ketenagalistrikan. Komitmen tersebut diwujudkan […]

  • 7 Hari Dicari, Anggota TNI yang Diduga Tenggelam di Sungai Maiting Belum Ditemukan

    7 Hari Dicari, Anggota TNI yang Diduga Tenggelam di Sungai Maiting Belum Ditemukan

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Proses pencarian terhadap SERDA Amiruddin, anggota TNI dari Kodim 1414 Tana Toraja, yang diduga tenggelam di Sungai Maiting, Lembang (Desa) Lempo Poton, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara, sudah dilakukan selama tujuh hari. Namun, hingga Selasa, 15 November 2022, SERDA TNI Amiruddin, Babinsa Koramil 1414-03 Rindingallo, belum ditemukan. “Sampai tadi sore belum ditemukan,” tutur […]

  • Departemen Geofisika Unhas Bantah Terlibat dalam Investigasi Seismik Penyebab Getaran dan Dentuman di Sekitar PLTA Malea

    Departemen Geofisika Unhas Bantah Terlibat dalam Investigasi Seismik Penyebab Getaran dan Dentuman di Sekitar PLTA Malea

    • calendar_month Minggu, 4 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Departemen Geofisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin membantah terlibat dalam investigasi sesimik penyebab getaran dan dentuman di sekitar PLTA Malea di Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja. Bantahan sekaligus klarifikasi ini disampaikan Sekretaris Departemen Geofisika FMIPA Universitas Hasanuddin, Erfan Syamsuddin, dalam pesan tertulis ke redaksi kareba-toraja.com, Minggu, 4 Juli […]

  • PT Pegadaian Serahkan Bantuan untuk Korban Tanah Longsor di Tana Toraja

    PT Pegadaian Serahkan Bantuan untuk Korban Tanah Longsor di Tana Toraja

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — PT Pegadaian sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki tanggungjawab sosial dan lingkungan ikut ambil bagian dalam penanganan korban tanah longsor yang terjadi di dua titik di Tana Toraja yakni di Palangka Kecamatan Makale dan Randanbatu Kecamatan Makale Selatan, 13 April 2024 lalu yang menelan korban jiwa 20 orang. […]

expand_less