Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Adat dan Budaya » Dicuekin Pengadilan Makale, Mahasiswa dan Keluarga Tongkonan Ka’pun Mengadu ke DPRD

Dicuekin Pengadilan Makale, Mahasiswa dan Keluarga Tongkonan Ka’pun Mengadu ke DPRD

  • account_circle Arsyad/Monik
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mahasiswa dan Keluarga Tongkonan Ka’pun audiensi dengan Pimpinan dan Anggota DPRD yang juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja. (Foto:Monik-Karebatoraja)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Setelah menggelar unjuk rasa di Kantor Pengadilan Negeri Makale, 01 Oktober 2025 lalu, Mahasiswa dan Keluarga Tongkonan Ka’pun melanjutkan aksinya di Kantor DPRD Tana Toraja, Kamis 02 Oktober 2025.

Aksi lanjutan di DPRD Tana Toraja ini adalah respon atas jawaban dan penerimaan yang kurang memuaskan yang diterima mahasiswa dan keluarga Tongkonan Ka’pun  saat menggelar unjuk rasa di Kantor PN Makale.

Bagaimana tidak, pihak PN Makale dalam hal ini Panitera dan Juru bicara PN Makale justru meninggalkan massa aksi saat sedang berdialog dan massa aksi hendak menunjukkan beberapa bukti ke pihak PN Makale yang dinilai tidak konsisten dengan keputusannya.

Demo dalam rangka mengawal sidang perlawanan yang diajukan pihak Tongkonan Ka’pun ini semakin menyulut emosi massa aksi saat massa aksi mengetahui bahwa sidang kembali diundur ke tanggal 16 Oktober 2025.

Ditengah ketidakpastian sidang yang diundur, massa aksi justru menerima surat pemberitahuan pelaksanaan eksekusi yang dijadwalkan tanggal 08 Oktober 2025 yang membuat massa aksi semakin emosi.

Bahkan mahasiswa dan keluarga Tongkonan Ka’pun yang bertahan hingga pukul 21.00 WITA malam harus pulang dengan kecewa setelah pihak PN Makale tidak lagi mau menemui massa aksi.

Bahkan diduga panitera PN Makale keluar dengan cara mengelabuhi pengunjuk rasa yakni keluar dari Kantor PN Makale dengan bantuan kendaraan Kepolisian.

Aksi unjuk rasa lanjutan yang digelar di Kantor DPRD Tana Toraja bertujuan untuk meminta dukungan dari Pemerintah Daerah agar Tongkonan Ka’pun tidak dieksekusi.

Setelah menyampaikan orasi didepan Kantor DPRD Tana Toraja, massa aksi diterima Pimpinan DPRD bersama Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tana Toraja.

Rapat ini dihadiri Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg, Wakil Bupati Erianto L. Paudanan, Ketua DPRD Tana Toraja Kendek Rante, Wakapolres Tana Toraja Kompol A. Madenanri, Forkopimda, serta sejumlah anggota DPRD.

Ketua DPRD Tana Toraja Kendek Rante merespon aspirasi massa aksi dan menyanpaikan akan segera berkoordinasi kepada pihak terkait untuk mencari solusi terbaik atas masalah ini.

Sementara itu Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg juga merespon dan menyampaikan bahwa dirinya juga merasakan apa yang menjadi keresahan massa aksi.

Zadrak menyampaikan jika pihaknya sedang menyusun agenda “Kombongan” yang bisa dihadir berbagai pihak termasuk diaspora.

“Sebelumnya kami juga sudah mendorong ramperda mengenai adat. Saya mohon dukungan semua pihak agar bisa berjalan lancar. Terus terang, saya sangat sedih melihat situasi saat ini, tetapi inilah hukum,” kata Zadrak.

Sementara itu, Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto L. Paudanan, menegaskan bahwa Pemerintah Daerah tidak memiliki kewenangan mencampuri putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

“Kami turut prihatin dengan kondisi saat ini, jika kami punya kewenangan untuk mendobrak, pasti sudah kami lakukan, tetapi hukum dan kekuasaan tidak boleh dicampuradukkan, eksekutif dan legislatif tidak bisa mengintervensi.” Tutur Erianto L. Paundanan.

Erianto menyebut bahwa pihaknya sudah pernah memanggil kedua belah pihak untuk membicarakan adanya kemungkinan jalur damai namun yang hadir hanya termohon eksekusi. (*)

  • Penulis: Arsyad/Monik
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masih Banyak Warga Toraja Tidak Percaya Adanya Virus Corona

    Masih Banyak Warga Toraja Tidak Percaya Adanya Virus Corona

    • calendar_month Sabtu, 2 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jumlah warga yang terinfeksi virus Corona (Covid-19) di Indonesia per Sabtu, 2 Januari 2021 mencapai 758.473 orang, terhitung sejak diumumkan pertama kali pada 2 Maret 2020. Di Tana Toraja, sejak kasus pertama diumumkan pada 16 April 2020, hingga 2 Januari 2021, Satgas Covid-19 mencatat sudah 217warga dinyatakan positif terpapar virus Corona berdasarkan […]

  • Mahasiswa KKN Tematik UKI Paulus di Lembang Andulan Buat Berbagai Produk  Tenun

    Mahasiswa KKN Tematik UKI Paulus di Lembang Andulan Buat Berbagai Produk Tenun

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SA’DAN — Sejumlah mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar yang melakukan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Lembang/Desa Andulan, Kecamatan Sa’dan, Toraja Utara, menghasilkan sejumlah inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat. Para mahasiswa berhasil membuat karya inovatif berupa tas sepu, tas laptop, dan tote bag dengan perpaduan kain tenun yang terkenal dari Lembang […]

  • Selain Beri Santunan, Mensos Risma Janjikan Relokasi Rumah Korban Longsor di Tana Toraja

    Selain Beri Santunan, Mensos Risma Janjikan Relokasi Rumah Korban Longsor di Tana Toraja

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Tri Rismaharini berkunjung ke lokasi bencana alam tanah longsor di Dusun Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Rabu, 27 April 2024. Dalam kunjungan itu, Tri Rismaharini bertemu dengan keluarga korban serta warga yang terdampak tanah longsor, yang terjadi pada Sabtu, 13 April 2024 itu. Selain memberikan […]

  • Dampak Perda Kelembagaan Baru, Istri Mantan Bupati Tana Toraja Non Job

    Dampak Perda Kelembagaan Baru, Istri Mantan Bupati Tana Toraja Non Job

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rospita Napa, istri mantan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae tidak mendapat jabatan atau non job. Mantan Kepala Dinas Pariwisata ini tidak ikut dilantik atau dikukuhkan pada acara Pengukuhan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Senin, 6 Februari 2023. Rospita Napa Biringkanae […]

  • Wabup Tana Toraja Hadiri Peresmian Kantor DPC Gerindra Tana Toraja

    Wabup Tana Toraja Hadiri Peresmian Kantor DPC Gerindra Tana Toraja

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeq menghadiri peresmian kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Tana Toraja, Kamis, 11 Maret 2021. Kantor DPC Partai Gerindra Tana Toraja yang baru diresmikan itu terletak di Kelurahan Tondon Mamullu, Kecamatan Makale, Tana Toraja. Selain Zadrak, peresmian ini dihadiri yang dihadiri Ketua DPC Partai Gerindra Tana Toraja, […]

  • Resmi! Siswi SMAN 2 Toraja Utara Agatha Sapan Kallolangi Lolos Paskibraka Nasional

    Resmi! Siswi SMAN 2 Toraja Utara Agatha Sapan Kallolangi Lolos Paskibraka Nasional

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Siswi SMAN 2 Toraja Utara, Agatha Sapan Kallolangi, dinyatakan resmi terpilih sebagai  anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional tahun 2024. Kepastian ini diketahui berdasarkan surat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan yang diterbitkan di Jakarta 21 Juni 2024. Dalam surat yang ditujukan kepada Panitia Seleksi Paskibraka tingkat […]

expand_less