Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dapat Proper Merah dari Kementerian LHK, Begini Jawaban PT Malea Energy

Dapat Proper Merah dari Kementerian LHK, Begini Jawaban PT Malea Energy

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dua perusahaan yang berkedudukan di Tana Toraja dan Toraja Utara, yakni PT Malea Energy yang bergerak di bidang PLTA (Malea) dan PT Toarco Jaya yang bergerak di bidang pengelolaan kopi mendapat Proper Merah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI tahun 2021-2022.

PROPER adalah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. PROPER merupakan satu bentuk kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan pengelolaan lingkungan hidup perusahaan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan.

Ada beberapa kriteria yang dilakukan dalam penilaian proper lingkungan oleh Kementerian LHK. Mulai dari pengendalian pencemaran air, pemeliharaan sumber air, pengendalian pencemaran udara, pengelolaan limbah B3 dan non B3, sampai pengendalian kerusakan lahan.

PROPER merah adalah untuk usaha yang upaya pengelolaan lingkungan hidupnya dilakukan dengan tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dua perusahaan asal Toraja beserta 16 perusahaan lainnya di Sulawesi Selatan mendapat Proper Merah berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor SK.1299/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2022 tentang Hasil Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2021-2022.

BERITA TERKAIT: Dua Perusahaan dari Toraja Dapat Peringkat Merah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Menjawab penilaian itu, Pimpinan PT Malea Energy (operator PLTA Malea), Victor Datuan Batara, menyatakan wajar bila Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberi rapor merah kepada perusahaan yang dipimpinnya. Sebab, perusahaan yang beralamat di Makale Selatan itu baru resmi beroperasi pada Juni 2021.

“Kami baru beroperasi Juni 2021. Sehingga tidak mungkin dalam waktu 1,5 tahun hasil dari penghijauan atau penaatan lingkungan hidup langsung kelihatan hasilnya. Papi pasti memerlukan waktu,” terang Victor Datuan Batara kepada Arsyad Parende dari kareba-toraja.com, Selasa, 10 Januari 2023.

Menurut mantan Wakil Bupati Tana Toraja ini, menata kembali lingkungan hidup yang berubah karena adanya kegiatan PLTA tidak semudah membalikkan telapak tangan dalam waktu yang sangat singkat. Hal itu membutuhkan waktu yang cukup.

“Jadi hemat saya, hal yang mustahil seperti semudah membalikkan telapak tangan dalam waktu yang sangat singkat hasil penataan lingkungan hidup, termasuk penghijauan, akan langsung kelihatan hasilnya, akan tetapi  memerlukan waktu minimal 4-5 tahun kedepan,” kata Victor.

Victor menegaskan bahwa pihak PT Malea Energy sudah memprogramkan bahwa pada tahun 2023 ini penghijauan akan diperluas ke area sepanjang daeah aliran sungai (DAS) Sa’dan.

“Kami sudah programkan dalam tahun 2023 ini penghijauan akan kami perluas ke area sepanjang DAS Sa’dang,” tutur Victor.

Mengenai pengelolaan limbah B3 dan endapan, jelas Victor, pihak PT Malea Energy sudah melakukannya dengan sangat baik dan beroperasi efektif.

“Setiap sebulan sekali, kendaraan khusus didatangkan dari Makassar untuk mengangkut limbah B3 untuk dibawa ke Makassar,” katanya. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legislator Golkar, Agustinus Patinggi, Pantau Langsung Pembersihan Material Longsor di Rano

    Legislator Golkar, Agustinus Patinggi, Pantau Langsung Pembersihan Material Longsor di Rano

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Partai Golkar, Agustinus Patinggi memantau pembersihan material longsor di jalan penghubung Tana Toraja- Enrekang tepatnya di poros Batutu- Pongkamisi’, Sabtu, 3 Desember 2022. Akses jalan yang tertutup longsor sejak bulan Oktober 2022 ini baru dibersihkan dam dibuka aksesnya setelah Anggota DPRD Agustinus Patinggi berkoordinasi dengan BPBD […]

  • Gara-gara Nonton Film Dewasa, Pria di Toraja Utara Setubuhi Anak Kandung Berulang Kali

    Gara-gara Nonton Film Dewasa, Pria di Toraja Utara Setubuhi Anak Kandung Berulang Kali

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    TEP (44) pria asal Lilikira’ Kecamatan Balusu saat diamankan Tim Resmob Polres Toraja Utara. (foto: dok. istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, BALUSU’ — Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Kepolisian Resor Toraja Utara Polda Sulsel mengamankan pria 44 tahun berinisial TEP yang diduga telah berulang kali menyetubuhi anak kandungnya, di Kecamatan Balusu, Toraja Utara. Pria […]

  • Desember, Turnamen Taekwondo Skala Nasional Digelar di Tana Toraja

    Desember, Turnamen Taekwondo Skala Nasional Digelar di Tana Toraja

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Turnamen Taekwondo berskala nasional akan digelar di Makale, Tana Toraja, awal Desember mendatang. Event yang menjadi bagian dari Lovely December 2022 itu ditargetkan diikuti lebih dari 1500 atlet dari seluruh Indonesia. Kejuaraan skala nasional ini diberi tajuk Passemba’ Toraya Mala’bi Championship (PTMC). Ada dua kategori pertandingan, yakni kategori poomsae dan kategori kyorugi. […]

  • Korban Pemb*n*han KKB Papua, Ariston Kamma’ Dijadwalkan Diterbangkan ke Toraja Hari Ini

    Korban Pemb*n*han KKB Papua, Ariston Kamma’ Dijadwalkan Diterbangkan ke Toraja Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MERAUKE — Jenazah Ariston Kamma’, korban pemb*n*han yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, berhasil dievakuasi dan tiba di Tanah Merah, Boven Digoel, 10 April 2025 sore. Untuk diketahui, Almarhum Riston Kamma’ yang akrab disapa Papa Anis, merupakan warga Kelurahan Tantanan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, yang […]

  • Mengenal Yuliana Liu’, dari Tenun Simbuang Kuliahkan 2 Anak Sekaligus

    Mengenal Yuliana Liu’, dari Tenun Simbuang Kuliahkan 2 Anak Sekaligus

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Arsyad/Regina Julieta/ Didit
    • 0Komentar

    Yuliana Liu’ sedang menenun pada lomba tenun di acara Pesona Tenun dan Pekan Budaya Tana Toraja 2025. (Foto: Tim Kareba)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Yuliana Liu’ Lahir di Simbuang 45 tahun lalu tepatnya 6 September 1980. Yuliana ada warga Lembang Sangpeparikan Kecamatan Mappak Tana Toraja yang merupakan Kecamatan terjauh dari Tana Toraja dengan infrastruktur yang […]

  • Pemuda Katolik Toraja Minta Politisi Tidak Gunakan Politik Identitas di Pilkada

    Pemuda Katolik Toraja Minta Politisi Tidak Gunakan Politik Identitas di Pilkada

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja meminta semua pihak, terutama elemen-elemen yang terkait politik tidak menggunakan politik identitas dalam Pilkada serentak tahun 2024. Karena jika hal itu dilakukan menyisahkan residu politik yang menyebabkan kerukunan masyarakat Toraja terganggu, bahkan terkoyak, akibat Pilkada. “Itu adalah harga yang  sangat mahal dan tidak sepadan untuk dikorbankan […]

expand_less