Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Diaspora » Bupati Mamasa: Jika Ada yang Ganggu Toraja, Orang Mamasa Paling Depan Pasang Badan

Bupati Mamasa: Jika Ada yang Ganggu Toraja, Orang Mamasa Paling Depan Pasang Badan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAMASA — Bupati Mamasa, Ramlan Badawi dengan tegas mengatakan bahwa Mamasa itu tidak terpisahkan dengan Toraja.

Ungkapan ini diucapkan di hadapan ribuan pengunjung Expo Pembangunan Kabupaten Mamasa dalam event “Amazing Mamasa”, Senin, 6 Maret 2023.

“Kalau ada yang berani ganggu Toraja, maka orang Mamasa yang paling depan pasang badan. Begitu pula sebaliknya, kalau ada orang yang ganggu Mamasa, maka orang dari Tana Toraja dan Toraja Utara serta PMTI yang paling depan pasang badan,” ungkap Ramlan Badawi.

Ramlan juga mengungkapkan rasa harunya kepada ketua umum Pengurus Pusat Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PP-PMTI) atas dukungan PMTI terhadap Kabupaten Mamasa.

“Selama saya menjadi Bupati Mamasa, baru kali ini terlaksana event sebesar ini. Bagi saya, ini adalah kado terindah bagi Mamasa dan bagi saya diakhir kepemimpinan sebagai Bupati Mamasa. Orang Mamasa tidak akan melupakannya dan harapan saya ke depannya, antara Toraja dan Mamasa tidak ada sekat lagi. Terima kasih PMTI, Terima kasih Panitia atas event yang spektakuler ini,” tegas Ramlan.

Menanggapi ungkapan Bupati Mamasa, ketua umum PP-PMTI, Mayjen TNI Yulius Selvanus Lumbaa mengatakan PMTI hadir dikabupaten Mamasa untuk membantu dan mendorong Kabupaten Mamasa setara dengan Kabupaten lainnya.

“Warga PMTI banyak yang suskes dan banyak berkiprah di pusat serta banyak yang bekerja di kementrian-kementrian. PMTI siap membantu dan menjembatani Pemda Mamasa untuk mendatangkan program-program pusat ke Kabupaten Mamasa,” ungkap Yulius.

Yulius juga menegaskan pengurus PMTI tidak hanya diisi orang-orang dari Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara tetapi juga diisi dari Kabupaten Mamasa.

“PMTI itu tempat berhimpunnya diaspora Santorayaan, satu etnis Toraja, termasuk orang-orang Mamasa, oleh sebab itu organisasi PMTI tidak adalah di kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara dan Kabupaten Mamasa, yang ada hanya kantor perwakilan,” ujar Yulius.

Setelah membuka Expo Pembangunan, Bupati Mamasa dan PP-PMTI mengunjungi stand-stand expo dan pasar rakyat.
Expo Pembangunan Kabupaten Mamasa dihadiri 17 Kecamatan, pasar rakyat lebih 250 stand. Masing-masing kecamatan memamerkan potensi alam, hasil pertanian, perikanan, budaya, adat serta pariwisata yang ada di kecamatan masing-masing sedangkan pasar rakyat diperuntukkan pelaku UMKM. (*)

Penulis: Desianti/BT
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selain Tongkonan dan Rumah, Uang Rp 67 Juta Juga Ikut Terbakar di Balusu

    Selain Tongkonan dan Rumah, Uang Rp 67 Juta Juga Ikut Terbakar di Balusu

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BALUSU — Selain satu unit Tongkonan dan satu unit rumah panggung, kebakaran yang terjadi di Kadundung, Kelurahan Tagari, Kecamatan Balusu, Toraja Utara, Minggu, 20 Maret 2022, juga membakar uang tunai sebesar Rp 67 juta, yang ada dalam rumah. Tongkonan yang terbakar itu bernama Tongkonan Saungan. Selain uang tunai, ikut terbakar pula satu set sound […]

  • Remaja Masjid Baburrahmah Rembon Salurkan Bantuan untuk Korban Tanah Bergerak di Rano

    Remaja Masjid Baburrahmah Rembon Salurkan Bantuan untuk Korban Tanah Bergerak di Rano

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    Remaja Masjid Baburahmah Rembon Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Alam Tanah Bergerak di Kecamatan Rano. (Foto/Istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Musibah Tanah Bergerak yang terjadi di Dusun Kalo’ Lembang Rano Kecamatan Rano, Kab. Tana Toraja pada 19 April 2025 mengundang simpati banyak kalangan. Salah satunya dari Remaja Masjid Baburrahmah Rembon yang turun langsung menyalurkan […]

  • Pemkab Tana Toraja Siapkan Anggaran Rp 28 Milliar untuk THR, Kapan Cair?

    Pemkab Tana Toraja Siapkan Anggaran Rp 28 Milliar untuk THR, Kapan Cair?

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menyiapkan anggaran sebesar Rp 28 milliar untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Bupati, Wakil Bupati, anggota DPRD dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Jumlah Aparatur Sipil Negara yang akan menerima THR ini sebanyak 5.961 orang. Sedangkan jumlah anggota DPRD Tana Toraja sebanyak 30 orang. Sekretaris Daerah (Sekda) Tana […]

  • FOTO: Karnaval Merdeka Toleransi Kantor Kementerian Agama Tana Toraja

    FOTO: Karnaval Merdeka Toleransi Kantor Kementerian Agama Tana Toraja

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja menggelar kegiatan Karnaval Merdeka Toleransi yang diikuti ribuan warga dari berbagai denominasi agama dan suku yang dipusatkan di Plaza Kolam Makale, Sabtu, 20 Agustus 2022. Karnaval Merdeka Toleransi diawali dengan Deklarasi Komitmen Penguatan Toleransi dan Kebangsaan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg diikuti oleh […]

  • Hingga Akhir Agustus 2026, Proyek Sekolah Rakyat di Tana Toraja Belum Selesai, Aktivitas Belajar Kembali Tertunda

    Hingga Akhir Agustus 2026, Proyek Sekolah Rakyat di Tana Toraja Belum Selesai, Aktivitas Belajar Kembali Tertunda

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Mengkendek Tana Toraja hingga akhir Agustus 2026. (Foto: Arsyad)   KAREBA-TORAJA.COM,MENGKENDEK — Progres proyek pembangunan Sekolah Rakyat dengan anggaran 241,3 Miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025/2026 di Kabupaten Tana Toraja belum juga rampung. Proyek dengan tanggal kontrak 17 November 2025 dengan durasi […]

  • 7 Rumah Terdampak Longsor dan Tanah Bergerak di Rano, Tana Toraja, 2 Diantaranya Ambruk

    7 Rumah Terdampak Longsor dan Tanah Bergerak di Rano, Tana Toraja, 2 Diantaranya Ambruk

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Tana Toraja beberapa hari belakangan ini terus menimbulkan bencana alam, terutama tanah longsor dan pergeseran tahan (tanah bergerak). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja, melaporkan bahwa pada Minggu, 21 November 2021 malam, terjadi tanah longsor dan tanah bergerak di Lembang Rano Tengah, Kecamatan Rano. […]

expand_less