Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BPJS Kesehatan » Bertahun-Tahun Jalani Pengobatan Jantung di RSUD Lakipadada, Slamet Mengaku Sangat Terbantu Program JKN

Bertahun-Tahun Jalani Pengobatan Jantung di RSUD Lakipadada, Slamet Mengaku Sangat Terbantu Program JKN

  • account_circle Arsyad Parende/Rls
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Slamet Rianto (31) saat mengakses layanan kesehatan di RSUD Lakipadada Makale. (Foto: Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Slamet Rianto (31) telah berjuang melawan penyakit jantung yang dideritanya sejak masih kecil. Meski harus rutin menjalani pemeriksaan kesehatan, pria asal Makale, Kabupaten Tana Toraja tersebut tetap berusaha menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa.

Baginya, kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sangat membantu dalam proses pengobatan yang dijalaninya hingga saat ini.

Ditemui saat menunggu giliran pemeriksaan bersama sang ibu di depan Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah Lakipadada, Slamet menceritakan bahwa dirinya sudah lama memanfaatkan Program JKN untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dulu dirinya terdaftar sebagai peserta tanggungan orang tua, namun kini ia telah melanjutkan kepesertaan sebagai peserta mandiri agar tetap bisa melanjutkan pengobatan mengingat penyakit jantung membutuhkan pengobatan jangka panjang.

“Saya sudah sakit jantung sejak kecil, jadi memang harus rutin kontrol. Dulu masih ditanggung orang tua, sekarang saya lanjut sebagai peserta mandiri. Syukur sekali karena biaya berobat bisa ditanggung JKN. Kalau tidak ada JKN mungkin berat juga kalau harus bayar pengobatan rutin,” ungkap Slamet.

Sebelum datang memeriksakan diri, Slamet mengaku sempat merasakan nyeri di bagian belakang. Tidak hanya itu, jari-jari tangannya juga mengalami pembengkakan. Kondisi tersebut membuat dirinya memutuskan untuk periksa ke dokter. Menurutnya, gejala seperti itu memang beberapa kali dirasakan akibat penyakit yang dideritanya.

“Semalam saya sempat merasa sakit di bagian belakang sebelah kiri, lalu jari-jari juga bengkak. Karena sudah biasa kontrol, jadi saya langsung datang berobat supaya bisa segera ditangani dokter,” katanya.

Slamet menyatakan, menderita penyakit kronis bukanlah hal yang mudah, apalagi penyakit tersebut sudah dideritanya sejak usia kecil. Namun ia berusaha tetap semangat dan menjaga kesehatannya dengan rutin kontrol sesuai anjuran dokter. Ia juga merasa tenang karena selama menjalani pengobatan tidak perlu terlalu khawatir terhadap biaya obat.

Program JKN sangat membantu dirinya dalam memperoleh pemeriksaan dan pengobatan secara berkelanjutan.

“Saya merasa sangat terbantu dengan hadirnya Program JKN karena kalau kontrol atau berobat jadi lebih ringan. Menurut saya, JKN ini sangat membantu masyarakat, apalagi untuk orang-orang yang punya penyakit kronis dan harus rutin berobat seperti saya. Kalau dihitung-hitung, iuran yang dibayarkan sebenarnya sangat terjangkau dibandingkan dengan pelayanan dan biaya pengobatan yang didapatkan di rumah sakit. Karena itu saya berharap masyarakat tetap menjaga kepesertaannya aktif, sebab kita tidak pernah tahu kapan akan membutuhkan pelayanan kesehatan,” tutupnya. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende/Rls
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Crisis Centre Gereja Toraja Bantu Siapkan Peti Jenazah untuk Korban Longsor Buntao’ dan Siapkan Dapur Umum

    Crisis Centre Gereja Toraja Bantu Siapkan Peti Jenazah untuk Korban Longsor Buntao’ dan Siapkan Dapur Umum

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ — Lembaga Crisis Centre Gereja Toraja (CCGT) kembali hadir dan membantu dalam bencana alam yang menimpa masyarakat Toraja. Setelah sebelumnya membantu 13 peti jenazah untuk korban tanah longsor di Palangka, Kecamatan Makale, Tana Toraja, CCGT kembali hadir di Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’, Toraja Utara, Jumat, 26 April 2024. Dalam bencana alam tanah longsor […]

  • Polres Tana Toraja Disebut “Lepas” 4 Terduga Pelaku Penyalahgunaan Solar Subsidi

    Polres Tana Toraja Disebut “Lepas” 4 Terduga Pelaku Penyalahgunaan Solar Subsidi

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Empat terduga pelaku penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar yang ditangkap Satreskrim Polres Tana Toraja pada Sabtu, 21 Februari 2026 yang lalu, dikabarkan dilepaskan oleh polisi. Padahal keempat orang sopir ini tertangkap tangan saat mengisi solar menggunakan tangka rakitan dan pompa di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) […]

  • Truk Terseret ke Jurang dan Tertimbun Longsor di Lempo Poton, Toraja Utara

    Truk Terseret ke Jurang dan Tertimbun Longsor di Lempo Poton, Toraja Utara

    • calendar_month Sel, 9 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Sebuah mobil jenis truk enam roda terseret dan tertimbun longsor di jalan poros Lembang Lempo Poton, Kecamatan Rindingallo dengan Lembang Landorundun, Kecamatan Sesean Suloara, Toraja Utara, Senin, 8 Maret 2021. Sopir dan kendektur truk tersebut dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius. Namun, hingga Selasa, 9 Maret 2021, truk tersebut belum dievakuasi. […]

  • Pilkada Aman, Kapolres Tana Toraja Apresiasi Kinerja Aparat Keamanan

    Pilkada Aman, Kapolres Tana Toraja Apresiasi Kinerja Aparat Keamanan

    • calendar_month Sen, 14 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tana Toraja AKBP Sarly Sollu, memberikan apresiasi kepada seluruh personil Polres Tana Toraja dan aparat keamanan lainnya yang telah menunjukkan dedikasi yang kuat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mengamankan jalannya Pilkada Tana Toraja 2020. Hal ini di ungkapkan AKBP Sarly Sollu, saat memimpin apel pagi di halaman […]

  • 21 Orang Meninggal Dunia, Total 407 Kasus Positif Covid-19 di Toraja Utara

    21 Orang Meninggal Dunia, Total 407 Kasus Positif Covid-19 di Toraja Utara

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hingga Senin, 18 Januari 2021, Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Kabupaten Toraja  mencatat 21 warga Toraja Utara meninggal dunia dan dimakamkan dengan protokol Covid-19. Data ini dihitung sejak kasus positif Covid-19 diumumkan pertama kali di Kabupaten Toraja Utara pada 31 Mei 2020. Sedangkan total jumlah warga yang dinyatakan positif terpapar virus […]

  • Banyak Bencana Alam, PLN Makale Siapkan Nomor Kontak Pengaduan

    Banyak Bencana Alam, PLN Makale Siapkan Nomor Kontak Pengaduan

    • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tingginya intensitas hujan dan angin kencang yang melanda wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara beberapa waktu terakhir  berdampak pada tingginya kejadian bencana alam, seperti tanah longsor, banjir, dan pohon tumbang. Kejadian bencana alam ini juga memicu gangguan jaringan listrik di beberapa wilayah dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. PLN Makale menyiapkan nomor kontak […]

expand_less