Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Diaspora » Begini Cerita Lengkap Nelson Sarira, Warga Toraja yang Selamat dari Pembantaian KKB di Puncak, Papua

Begini Cerita Lengkap Nelson Sarira, Warga Toraja yang Selamat dari Pembantaian KKB di Puncak, Papua

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, SA’DAN — Tangis keluarga tak terbendung saat Nelson Sarira, 21 tahun,  tiba di halaman rumahnya di Tongkonan Bamba, Lembang Sangkaropi, Kecamatan Sa’dan, Toraja Utara, Selasa, 15 Maret 2022 pagi.

Nelson adalah satu-satunya yang selamat dari pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Jenggeran, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu, 2 Maret 2022 silam. Dia pulang ke Toraja setelah kurang lebih dua pekan menjalani perawatan dan pemulihan psikologi di Timika, Papua.

Tiba di Rantepao, Nelson Sarira dijemput keluarga menggunakan mobil hilux merah yang telah dipasangi spanduk bertuliskan “Selamat Datang Pejuang Telekomunikasi”.

Tiba di halaman Tongkonan, Nelson Sarira disambut dengan pelukan, isak tangis, dan haru dari kedua orang tua, saudara, dan rumpun keluarga Tongkonan.

Keluarga besar melakukan ucapan syukur bersama atas keselamatan sekaligus kedatangan Nelson di kampung

Nelson Sarira sempat berbincang santai bersama sejumlah wartawan yang telah menunggunya sejak pagi. Dalam perbincangan itu, terurai cerita lengkap saat kejadian hingga dirinya selamat.

Ia bercerita sudah hampir setahun kerja di Papua, setelah pada tahun 2021 mengikuti kakaknya kerja di Puncak dan diajak bekerja memasang tower program pemerintah pusat di pedalaman Papua.

Nelson menyebut nama rekan kerjanya yang tewas dibantai KKB, yaitu Bona asal Palu yang mengajarinya cara bekerja menggunakan alat dan memasang CCTV di tower yang sudah hampir rampung itu

Bukan hanya itu, Almarhum Bona yang beristrikan orang Toraja itu juga mengajari Nelson cara menggunakan CCTV dipasang di tower saat situasi darurat dan hendak meminta pertolongan.

“Pesan bagi keluarga Bona yang sudah tiada, agar keluarganya diberi kekuatan, ketabahan dalam menghadapi situasi sulit ini,” ucap Nelson sambil meneteskan air mata mengingat rekannya Bona.

Terkait bisikan di telinga Nelson Sarira yang sempat viral di media sosial saat bersembunyi dua malam dibawah jurang 300 meter itu, Ia mengakui mengikuti kata-kata bisikan itu dan akhirnya bisa selamat.

“Karena saya takut sekali, tidak ada jalan lain selain terjun ke bawah jurang yang kurang pohon, saya bersembunyi dan seperti ada yang membisik, saya mendengar suara di telinga,” ungkapnya.

Suara di telinga Nelson menuntunnya untuk naik ke atas Puncak, tempatnya tinggal bersama delapan rekannya yang sudah tewas dibunuh dan dibantai secara brutal oleh KKB.

“Suara itu bilang kamu harus naik keatas, sembunyi di situ dan diam. Sampai berapa jam saya memikirkan akhirnya saya ikuti dan bisa hidup sampai saat ini, saya bisa selamat dari maut,” pungkas Nelson.

Saat tiba di Kota Makassar pukul 11.00 Wita, Senin,  14 Maret 2022 kemarin, Nelson mengaku senang sekali karena akan bertemu Bapak, Ibu, dan saudaranya serta semua rumpun keluarga di Sangkaropi.

“Tiba di kampung saya kembali semangat melihat wajah-wajah keluarga, terima kasih sudah disambut,” tutupnya.

Tiba di kampung halamannya di Sa’dan, Toraja Utara, Nelson Sarira disambut isak tangis segenap keluarga dan kerabat. (foto: AP/Kareba Toraja).

Saat ini Nelson sedang dalam pengobatan dan pendampingan keluarganya di kampung halaman, karena masih merasakan sakit di tubuhnya terutama bagian kaki dan tangan.

Satu-satunya yang Selamat

Nelson Sarira, salah satu karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) asal Toraja, selamat dari pembantaian oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Jenggeran, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu, 2 Maret 2022.

Nelson Sarira berhasil dievakuasi aparat keamanan dari lokasi kejadian menggunakan helikopter pada Sabtu, 5 Maret 2022 ke Timika, Papua.

Nelson Sarira merupakan salah satu dari sembilan pekerja tower telepon PT Palapa Timur Telematika (PTT), yang sedang melakukan pekerjaan perbaikan fasilitas Based Transciever System (BTS) di Kampung Jenggeran, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak. Saat sedang berada di Camp, para karyawan ini diserang oleh kelompok kriminal bersenjata, menggunakan parang, kapak, panah, dan barang tajam lainnya.

Delapan dari sembilan pekerja tersebut tewas di tempat dan hingga saat ini jenazahnya belum dievakuasi. Kedelapan korban tewas, diantaranya Billy Garibaldi (Karyawan PTT), Renal Tegasye Tentua (Karyawan PTT) Bona Simanullang (Karyawan PTT), dan Gogon atau Bebi Tabuni (Masyarakat lokal pemandu). Kemudian, Jamaluddin (Karyawan kontraktor), Syahril Nurdiansyah (Karyawan kontraktor), Ibo (Karyawan kontraktor), dan Eko Septiansyah (Karyawan kontraktor). Peristiwa pembantaian itu terjadi pada Rabu, 2 Maret 2022.

Tiga Hari Sendirian

Berdasarkan cerita Nelson kepada aparat keamanan sesaat setelah tiba di Timika, pelaku pembantaian berjumlah sekitar 10 orang. Mereka membawa berbagai alat tajam dan langsung menyerang para pekerja di camp.

Ketika pembantaian terjadi, Nelson yang melihatnya langsung lari bersembunyi serta mengamankan diri. Setelah situasi cukup tenang dan tidak terdengar lagi teriakan dari para pelaku, Nelson kembali ke camp dan melihat teman-temannya sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Nelson kemudian memberitahukan kejadian itu kepada perusahaan melalui kamera CCTV yang ada di lokasi BTS. Aparat keamanan yang mendapat laporan berupaya melakukan evakuasi. Namun cuaca buruk dan situasi keamanan yang tak menentu, sehingga Nelson baru bisa dievakuasi setelah tiga hari pasca kejadian.

Saat ini, Nelson Sarira sudah berada di Timika, Papua. Kondisi psikologisnya masih labil sehingga belum bisa bercerita banyak. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terancam 4 Tahun Penjara, 5 Penjudi Sabung Ayam di Tana Toraja Segera Disidang

    Terancam 4 Tahun Penjara, 5 Penjudi Sabung Ayam di Tana Toraja Segera Disidang

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Penyidik Kepolisian Resor Tana Toraja menyerahkan lima tersangka tindak kriminal perjudian sabung ayam beserta barang bukti ke Jaksa Penuntun Umum (JPU) Kejari Makale, Selasa, 17 Mei 2022. Kelima tersangka tersebut, masing-masing JT (40 tahun), BB (53 tahun), RR (43 tahun), JB (36 tahun), dan MM (38 tahun). Kelima tersangka ini, menurut Kasat […]

  • Penyuluh Agama Kristen di Tana Toraja Akan Membantu Edukasi Pencegahan Bunuh Diri

    Penyuluh Agama Kristen di Tana Toraja Akan Membantu Edukasi Pencegahan Bunuh Diri

    • calendar_month Minggu, 23 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 112 Penyuluh Agama Kristen Non PNS mengikuti kegiatan konsultasi dan penandatanganan kontrak kerja, Sabtu, 22 Mei 2021 di Aula Kantor Kementerian Agama Tana Toraja. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan konsultasi penyuluh Agama Kristen, diantaranya Pdt. DR. Ismail Banneringgi, Pdt. Y. Massudi Lolongan, dr. Kristanty Arung, M. Kes, S. P.Kj, dan moderator […]

  • Dua Senjata Api, Parang, dan Narkoba Dimusnahkan Kejaksaan di Toraja Utara

    Dua Senjata Api, Parang, dan Narkoba Dimusnahkan Kejaksaan di Toraja Utara

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua unit senjata api, parang, narkoba, dan sejumlah barang bukti kejahatan lainnya dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Cabang Tana Toraja di Rantepao, Kamis, 14 April 2022. Barang bukti yang dimusnahkan itu berasal dari 29 perkara tindak pidana narkotika, pembunuhan, dan tindak pidana lainnya. Pemusnahan ini berdasarkan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap. […]

  • Perwira dan Personil Polres Toraja Utara Tes Urine Mendadak, Ini Hasilnya

    Perwira dan Personil Polres Toraja Utara Tes Urine Mendadak, Ini Hasilnya

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara melaksanakan tes urine mendadak kepada para perwira, Kapolsek, personil Satuan Narkoba, dan personil lainnya, Senin, 2 Februari 2026. Selain para perwira dan personil yang berjumlah 65 orang, Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto A.W, serta Wakapolres, juga ikut menjalani tes urine. Tes urine dilakukan sesaat setelah pelaksanakan kegiatan […]

  • Khidmatnya Perayaan Natal Oikumene Keluarga Besar Pengadilan Negeri Makale

    Khidmatnya Perayaan Natal Oikumene Keluarga Besar Pengadilan Negeri Makale

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Keluarga Besar Pengadilan Negeri Makale Kelas IB merayakan Natal Oikumene di Hotel Metro Permai Makale, Selasa, 12 Desember 2023. Perayaan Natal Keluarga Besar PN Makale ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeq, Kajari Tana Toraja, Wakapolres, Karutan Makale, Kecabjari Rantepao dan Kepala BNN Tana Toraja serta Wakil Pengadilan negeri Palopo, […]

  • Jamin Keamanan dan Keselamatan, Bandar Udara Toraja Gelar Rapat Komite Rencana Darurat Bandara

    Jamin Keamanan dan Keselamatan, Bandar Udara Toraja Gelar Rapat Komite Rencana Darurat Bandara

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Dalam rangka memberikan jaminan keamanan dan keselamatan di Bandar Udara Toraja, Kementerian Perhubungan melalui Otoritas Bandara Makassar dan Bandar Udara Toraja menggelar rapat Komite Dokumen Airport Emerigency Plan. Rapat Dokumen Airport Emerigency Plan atau Rencana Darurat Bandara ini digelar di Aula Kantor Bandar Udara Toraja, Jumat, 7 Januari 2022. Kegiatan dihadiri oleh […]

expand_less