Edukasi Integritas di Ruang Publik, Mahasiswa UKI Toraja Pamerkan Karya Poster Anti korupsi Berbasis Kearifan Lokal
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Pameran karya poster anti korupsi mahasiswa UKI Toraja di acara Car Free Day (CFD) Rantepao. (Foto: Multimedia UKI Toraja)
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kuliah Pendidikan Antikorupsi (PAK) Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja menerapkan metode berbeda dalam pelaksanaan ujian akhir semester tahun ini.
Sebanyak 120 mahasiswa program studi Manajemen menggelar pameran 30 poster anti korupsi di Alun-Alun Kota Rantepao, di tengah kegiatan Car Free Day (CFD) Toraja Utara.
Kegiatan yang mengusung metode Project-Based Learning(PjBL) atau pembelajaran berbasis proyek ini bertujuan untuk membawa edukasi integritas langsung ke tengah masyarakat. Selain memuat pesan pencegahan korupsi, karya-karya tersebut juga dikaitkan dengan kearifan lokal Toraja, seperti filosofi Misa’ Kada Dipotuo.
Rangkaian pameran dimulai tepat pukul 08.00 WITA yang diawali dengan doa pembukaan oleh Pendeta Kampus UKI Toraja, Pdt Daud Kaluring, M.Th. Setelah itu, para mahasiswa langsung menempati tempat masing-masing untukmempresentasikan karya mereka kepada masyarakat dan tim penilai.
Seluruh poster yang dipamerkan merupakan karya murni buatan tangan menggunakan media manual seperti cat air, krayon, hingga teknik kolase, tanpa bantuan kecerdasan buatan (AI) maupun cetakan digital.
Penilaian proyek lapangan ini melibatkan tim juri lintas sektor, yakni dari Unit Layanan Bimbingan Konseling (ULBK) UKI Toraja, Campus Ministry, serta satu penilai eksternal. Setiap kelompok diberikan waktu dua menit untuk memaparkan konsep visual dan nilai integritas yang mereka angkat di hadapan para juri.
Dosen pengampu mata kuliah sekaligus Koordinator ULBK UKI Toraja, Iindarda S. Panggalo, M.Psi., Psikolog., menjelaskan bahwa larangan penggunaan AI dalam proyek ini memiliki esensi psikologis yang kuat dalam membentuk karakter mahasiswa.
“Korupsi sering kali bermula dari mentalitas yang menginginkan hasil instan tanpa menghargai proses. Melalui pembuatan poster manual ini, mahasiswa dilatih untuk jujur pada proses, bekerja keras, dan berkolaborasi dalam tim. Membawa karya ini keruang publik juga melatih tanggung jawab sosial mereka sebagai calon manajer masa depan,” ujar Iindarda.
Pameran berjalan dengan tertib dan selesai tepat waktu pada pukul 10.00 WITA. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama per-kelas bersama tim penilai dan dosen pengampu.
Melalui inovasi pembelajaran berbasis proyek ini, UKI Toraja menunjukkan langkah nyata dalam mengintegrasikan kurikulum akademis dengan pembentukan karakter moral yang berdampak bagi masyarakat luas. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende



Saat ini belum ada komentar