Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » DPRD Tana Toraja dan Toraja Utara Siap Paripurnakan Dukungan DOB Provinsi Luwu Raya-Toraja

DPRD Tana Toraja dan Toraja Utara Siap Paripurnakan Dukungan DOB Provinsi Luwu Raya-Toraja

  • account_circle Desianti/Art
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara siap melaksanakan sidang paripurna untuk memberika dukungan politik terhadap perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya-Toraja.

Meski begitu, kedua Lembaga wakil rakyat itu akan melakukan komunikasi politik dengan pemerintah daerah, dalam hal ini, Bupati Tana Toraja dan Bupati Toraja Utara.

“Setelah semua Fraksi di DPRD setuju, maka akan dilakukan komunikasi dengan Bupati untuk melaksanakan Sidang Paripurna,” ungkap Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante.

Ungkapan yang hampir serupa juga disampaikan oleh Ketua DPRD Toraja Utara, Hermin Sa’pang Mantandung.

“Selesai ini, kami akan rapat interen, selanjutnya berkomunikasi dengan Bupati, kapan kita akan paripurnakan,” ujar Hermin.

Untuk diketahui, pada Senin, 23 Februari 2026, Panitia Pembentukan Daerah Otonomi Baru Provinsi Luwu Raya-Toraja melakukan pertemuan dengan pimpinan serta fraksi-fraksi yang ada di DPRD Tana Toraja dan Toraja Utara. Panitia membagi diri dalam dua kelompok; satu kelompok yang dipimpin Yohanis Lintin Paembongan (Sekretaris Panitia DOB) bertemu dengan DPRD Tana Toraja, sedangkan kelompok lainnya yang dipimpin Ketua Panitia DOB, Pdt. Musa Salusu bertemu dengan DPRD Toraja Utara.

Selain akan melaksanakan rapat paripurna, DPRD Tana Toraja dan Toraja Utara juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait niat untuk bergabung dengan Luwu Raya membentuk satu provinsi baru tersebut.

“Bersama dengan rekan-rekan dari Panitia Pembentukan DOB Luwu Raya-Toraja, anggota DPRD Tana Toraja juga akan melakukan sosialisasi berkelanjutan, yang juga melibatkan toko masyarakat, pemuda, tokoh perempuan, serta tokoh-tokoh agama,” jelas Kendek Rante lebih lanjut.

Sementara itu, Ketua DPRD Toraja Utara, Hermin S. Matandung menegaskan bahwa sebagai lembaga wakil rakyat, pihaknya mesti menerima semua aspirasi yang berkembang di masyarakat. Termasuk aspirasi mengenai keinginan Toraja bergabung dengan Luwu Raya menjadi satu provinsi baru.

Hermin juga menginformasikan bahwa hasil pertemuan antara Panitia DOB Luwu Raya-Toraja dengan anggota DPRD Toraja Utara, pada prinsipnya hampir semua anggota DPRD Toraja Utara menyetujui dan mendukung aspirasi masyarakat tersebut.

“Tadi semua memberikan masukan, tanggapan, saran, tapi pada prinsipinya, semua “yes” (setuju),” jelas Hermin.

Mendapat angin segar dari DPRD, Ketua Panitia Pembentuan DOB Luwu Raya-Toraja, Pdt, Musa Salusu mengatakan pihaknya sudah memaparkan kajian akademik terkait peluang maupun tantangan provinsi Luwu Raya-Toraja ke DPRD.

Dari hasil pemaparan itu, kata Pdt Musa, semua anggota DPRD Toraja Utara menyetujuinya. “Tinggal mekanisme politik harus dilakukan, bahwa masih harus ada pertemuan dengan Bupati, kemudian diputuskan dalam rapat paripurna,” kata Pdt Musa.

“Tapi sejauh ini, sepanjang pembicaraan kita tadi, tidak anggota DPRD Toraja Utara yang saya dengar menolak,” katanya lebih lanjut. (*)

  • Penulis: Desianti/Art
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terjadi Longsor Baru di Jalan Poros Rantepao-Buntao’ Rantebua, Ratusan Warga Mengungsi

    Terjadi Longsor Baru di Jalan Poros Rantepao-Buntao’ Rantebua, Ratusan Warga Mengungsi

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ — Situasi di Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’, Kabupaten Toraja Utara cukup mengkhawatirkan saat ini. Betapa tidak, belum tuntas dikerjakan 2 titik longsor di jalan poros Rantepao-Buntao’-Rantebua, terjadi longsor baru lagi yang lebih besar. Longsor terbaru yang terjadi sekitar pukul 02.00 Wita, Kamis, 9 Mei 2024 dini hari, menyebabkan badan jalan tertutup total. […]

  • TPG dan Gaji 13 Guru di Tana Toraja Tahun 2025 Sebesar Rp 15 Miliar Belum Terbayarkan, Sekda: Sementara Proses Pencairan

    TPG dan Gaji 13 Guru di Tana Toraja Tahun 2025 Sebesar Rp 15 Miliar Belum Terbayarkan, Sekda: Sementara Proses Pencairan

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 1Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kurang lebih Rp 15 miliar Gaji 13 dan Tunjangan Profesi Guru (TPG) sertifikasi tahun 2025 belum terbayarkan hingga kini. Idealnya, TPG dan Gaji 13 sudah diterima 1.778 orang guru PNS dan PPPK yang sudah memiliki sertifikat sertifikasi pada akhir tahun lalu. Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Toraja, Rudhy Andi Lolo, yang dikonfirmasi pada […]

  • OmBas: Festival Paduan Suara Natal Bagian dari Pembangunan Keimanan, Juga Promosi Wisata

    OmBas: Festival Paduan Suara Natal Bagian dari Pembangunan Keimanan, Juga Promosi Wisata

    • calendar_month Minggu, 19 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menyebut event Festival Paduan Suara Natal (FPSN) tahun 2021 merupakan bentuk pembangunan keimanan sekaligus promosi wisata. Hal ini diungkapkan OmBas, sapaan akrab Yohanis Bassang, saat menutup secara resmi event Festival Paduan Suara Natal tahun 2021 di Lapangan Bakti Rantepao, Sabtu, 18 Desember 2021. “Festival (Paduan Suara Natal) […]

  • Legislator Nasdem Tana Toraja Sesalkan Longgarnya Pemeriksaan di Salubarani

    Legislator Nasdem Tana Toraja Sesalkan Longgarnya Pemeriksaan di Salubarani

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Nasdem, Johanis Lithang Tombi Langi’ menyesalkan sikap lengah Satgas Covid-19 Tana Toraja yang tidak memperketat pemeriksaan di perbatasan Salubarani. Padahal sebelumnya, Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae sudah mengeluarkan Surat Edaran nomor 009/1077/XII/Setda, perihal himbauan agar setiap perantau yang tidak dapat menunda perjalanan ke Toraja untuk wajib […]

  • Lurah Pantan, Makale, Instruksikan RT dan Kepala Lingkungan Tertibkan Hewan Peliharaan yang Berkeliaran

    Lurah Pantan, Makale, Instruksikan RT dan Kepala Lingkungan Tertibkan Hewan Peliharaan yang Berkeliaran

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Lurah Pantan, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Ronald T, SE, MM menginstruksikan kepada Kepala Lingkungan maupun RT untuk melakukan penertiban terhadap hewan ternak atau peliharaan milik warga yang berkeliaran. Instruksi ini disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 301/PTN/Vll/2025 tanggal 17 Juli 2025, tentang hewan ternak yang berkeliaran di wilayah Kelurahan Pantan. Hewan ternak atau […]

  • Terancam Dibongkar, Pedagang Pertokoan Lama Rantepao Lakukan Perlawanan Hukum

    Terancam Dibongkar, Pedagang Pertokoan Lama Rantepao Lakukan Perlawanan Hukum

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Asosiasi Pedagang Toraja Utara (APTU) melakukan perlawanan hukum terhadap upaya pemerintah Kabupaten Toraja Utara yang akan membongkar dan merevitalisasi kawasan pertokoan lama Rantepao. Melalui kuasa hukumnya, Y. Jhody Pama’tan, SH, Asosiasi Pedagang Toraja Utara menggugat pemerintah Kabupaten Toraja Utara di Pengadilan Negeri Makale. Gugatan tersebut didaftarkan ke PN Makale pada 18 Februari […]

expand_less