Reses di Toraja Utara, Yosia Rinto Dorong Pelestarian Cagar Budaya dan Pemberdayaan Warga Sekitar Londa
- account_circle Desianti/Rls
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Nasdem, Yosia Rinto Kadang, melaksanakan kegiatan reses masa sidang di Lembang (Desa) Sangbua, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara, Rabu, 18 Februari 2026. (AP/Kareba Toraja)
KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Nasdem, Yosia Rinto Kadang, melaksanakan kegiatan reses masa sidang di Lembang (Desa) Sangbua, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara, Rabu, 18 Februari 2026.
Dalam dialog bersama tokoh adat, pengelola objek wisata, dan masyarakat setempat, Yosia menyoroti pentingnya pelestarian cagar budaya sekaligus penguatan pemberdayaan masyarakat di sekitar objek wisata Londa.
Menurutnya, Londa sebagai situs pemakaman adat yang ikonik memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi yang harus dijaga keberlanjutannya.
“Pelestarian cagar budaya harus menjadi prioritas bersama. Namun, di saat yang sama, masyarakat sekitar objek wisata perlu diberdayakan agar merasakan dampak ekonomi yang adil dan berkelanjutan,” ujar mantan Wakil Bupati Toraja Utara itu.
Warga menyampaikan sejumlah aspirasi, antara lain kebutuhan peningkatan kapasitas SDM pariwisata, dukungan bagi UMKM lokal (kerajinan, kuliner, dan pemandu wisata), penataan kawasan, serta penguatan regulasi agar aktivitas wisata tidak merusak nilai adat dan lingkungan.
Menanggapi hal itu, Yosia berkomitmen mendorong program pelatihan, akses permodalan, dan sinergi lintas perangkat daerah di tingkat provinsi.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga adat, dan komunitas lokal dalam menjaga keaslian situs Londa, sekaligus meningkatkan kualitas layanan wisata berbasis kearifan lokal.
“Wisata budaya yang kuat adalah yang menempatkan masyarakat sebagai subjek, bukan sekadar objek,” tegasnya.
Kegiatan reses ini menjadi sarana penyerapan aspirasi konstituen untuk memastikan kebijakan pembangunan daerah berjalan seimbang, melindungi warisan budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi wisata unggulan Toraja. (*)
- Penulis: Desianti/Rls
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar