Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Toraja Utara » 2022 Pemkab Toraja Utara Hibahkan Sarana Peribadatan Senilai Rp 4,4 Miliar

2022 Pemkab Toraja Utara Hibahkan Sarana Peribadatan Senilai Rp 4,4 Miliar

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menggelontorkan anggaran sebesar Rp 4.446.944.000 dari APBD tahun 2022 untuk membangun tujuh sarana peribadatan;  Kristen dan Katolik.

Tujuh sarana peribadatan itu, diantaranya 3 Pastori Gereja Toraja, 2 gedung Gereja Toraja, dan 2 Pastoran Gereja Katolik yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Toraja Utara.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Toraja Utara, Paulus Tandung menjelaskan bahwa tujuh sarana peribadatan tersebut dibangun pemerintah kemudian dihibahkan kepada pengurus gereje setempat.

“Yang dihibahkan bukan dalam bentu uang, tapi bangunan yang sudah jadi dan kita hibahkan kepada pengurus gereja setempat,” ungkap Paulus kepada kareba-toraja.com, beberapa waktu lalu.

Ketujuh sarana peribadatan tersebut, lanjut Paulus, sudah diresmikan dan diserahkan oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang.

Ketujuh bangunan fasilitas peribadatan yang dihibahkan tersebut, masing-masing:

  1. Gedung Gereja Toraja Jemaat Buntu Lobo’, di Kecamatan Sesean, yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp 849.004.000,-
  2. Gedung Gereja Toraja Jemaat Sion Panglulukan di Kecamatan Rantebua, dibangun dengan anggaran sebesar Rp721.907.000,-
  3. Gedung Pastori Gereja Toraja Jemaat Matande di Kecamatan Buntupepasan, dibangun dengan anggaran sebesar Rp 516.823.000,-
  4. Gedung Pastori Gereja Toraja Jemaat Tambuttana di Kecamatan Sanggalangi’ yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp 512.534.000,-
  5. Gedung Pastori Gereja Toraja Jemaat Pangala’ di Kecamatam Dende Piongan Napo, dibangun dengan anggaran sebesar Rp 518.350.000,-
  6. Gedung Pastoran Gereja Katolik Paroki Deri Stasi Santa Maria Bunda Karmel Tondok Ratte di Kecamatan Rindingallo dengan anggaran sebesar Rp 669.019.000,-
  7. Gedung Pastoran Gereja Katolik Paroki St. Petrus Nanggala Stasi Santa Theresia Lilikira di Kecamatan Nanggala, dengan anggaran sebesar Rp 659.307.000.

Informasi yang diperoleh kareba-toraja.com, tahun 2023, tidak ada lagi alokasi anggaran hibah untuk sarana peribadatan. Namun informasi ini belum terverifikasi. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Buka Puasa Bersama, BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Manfaat Program Jaminan Sosial ke Driver Draiv di Rantepao

    Lewat Buka Puasa Bersama, BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Manfaat Program Jaminan Sosial ke Driver Draiv di Rantepao

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Sosialisasi Manfaat Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan ke Driver Draiv. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO —- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Toraja menggelar kegiatan sosialisasi manfaat program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama para driver ojek online (ojol) Platform Draiv di Rantepao, Toraja Utara, Jumat 06 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk […]

  • Mahasiswa UKI Toraja Lolos Gita Bahana Nusantara 2026, Akan Tampil di Istana Negara pada Perayaan HUT Ke-81 RI

    Mahasiswa UKI Toraja Lolos Gita Bahana Nusantara 2026, Akan Tampil di Istana Negara pada Perayaan HUT Ke-81 RI

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Oktavia, Mahasiswa Prodi Filsafat Keilahian, Fakultas Teologi UKI Toraja lolos GBN 2026. (Foto: Multimedia UKI Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Oktavia, Mahasiswa Prodi Filsafat Keilahian, Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja berhasil lolos Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 pada kategori Tenor. Keberhasilan ini mengantarkan Oktavia menjadi salah satu perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengikuti […]

  • Sejumlah Imam Keuskupan Agung Makassar Rayakan 25 Tahun Imamat

    Sejumlah Imam Keuskupan Agung Makassar Rayakan 25 Tahun Imamat

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Sejumlah imam (pastor) di Keuskupan Agung Makassar (KAMS) merayakan pesta perak 25 tahun karya imamat di dua tempat berbeda, yakni di Makassar dan Rantepao, Toraja Utara. Di Makassar, perayaam pesta perak 25 tahun imamat tiga orang pastor dilaksanakan di Seminari Petrus Claver Makassar. Ketiga imam tersebut, masing-masing Pastor Albert Arina, Pastor Marinus […]

  • KPU Tetapkan Theo – Zadrak Pemenang Pilkada Tana Toraja tahun 2020

    KPU Tetapkan Theo – Zadrak Pemenang Pilkada Tana Toraja tahun 2020

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Toraja menetapkan pasangan nomor urut 1, Theofilus Allorerung dan Zadrak Tombe sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Tana Toraja tahun 2020. Keputusan ini diambil setelah KPU Kabupaten Tana Toraja menyelesaikan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Toraja tingkat Kabupaten, […]

  • Tiang Listrik Timpa Mobil yang Sedang Melintas di Makale, Tana Toraja

    Tiang Listrik Timpa Mobil yang Sedang Melintas di Makale, Tana Toraja

    • calendar_month Sabtu, 24 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah minibus Toyota Innova terjadi di jalan poros Makale-Rantepao, tepatnya di depan Hotel Puri Artha Makale, Tana Toraja, Sabtu, 24 Desember 2022 sore. Minibus Toyota Innova warna metalik tersebut menabrak tiang telepon dan tiang listrik yang ada di sisi jalan. Akibatnya, tiang listrik yang ditabrak itu tumbang. Sedangkan […]

  • OPINI: Kodifikasi Hukum Adat dalam KUHP Baru; Menjaga Living Law Tana Toraja Tanpa Mengorbankan Kepastian Hukum

    OPINI: Kodifikasi Hukum Adat dalam KUHP Baru; Menjaga Living Law Tana Toraja Tanpa Mengorbankan Kepastian Hukum

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    Membaca ruang pengakuan hukum adat dalam KUHP Nasional dan batas kriminalisasi adat melalui PP Nomor 55 Tahun 2025  Oleh: Anselmus A.R. Masiku Sejak KUHP Nasional berlaku, hukum adat memperoleh ruang yang lebih nyata dalam sistem hukum pidana Indonesia. Bagi masyarakat Toraja, perubahan ini membuka kesempatan untuk menguatkan hukum yang hidup dalam masyarakat, tetapi sekaligus menuntut […]

expand_less