Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bencana Alam » Warga Buakayu Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah dan Stakeholder Buka Akses Jalan yang Tertutup Longsor

Warga Buakayu Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah dan Stakeholder Buka Akses Jalan yang Tertutup Longsor

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tokoh Masyarakat Buakayu Helka Rerung Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah dan Stakeholder Buka Akses jalan yang tertutup longsor. (Foto-Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Gerak Cepat Pemerintah dan unsur terkait yang berkolaborasi membuka akses jalan poros Makale – Bonggakaradeng yang tertutup longsor dan banjir bandang, Rabu 16 April 2025 diapresiasi oleh masyarakat.

Apresiasi disampaikan oleh Helka Rerung, Salah satu putra daerah dari Lembang Buakayu Kecamatan Bonggakardeng.

Kepada wartawan KAREBA TORAJA, Kamis Sore 17 April 2025, Helka Rerung menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, Anggota DPRD Tana Toraja dari Dapil 3, TNI , Polri dan semua unsur terkait yang bahu membahu sehingga jalan yang mengisolasi Kecamatan Bonggakaradeng, Kecamatan Rano, Simbuang dan Mappak dapat dibuka aksesnya.

Helka mengaku sejak Rabu sore saat informasi longsor menimpa satu unit truk yang membawa rombongan wisatawan dari Ollon muncul di media sosial saat itu juga dirinya berkomunikasi dengan keluarga di Buakayu agar membantu dan memfasilitasi kebutuhan para korban dengan baik.

“Kebetulan para korban ini dievakuasi dan istirahat sementara di rumah orang tua saya di Buakayu, jadi saya hubungi keluarga agar difasilitasi dengan baik” kata Helka yang sebelumnya sebagai Hakim Pengadilan Negeri (PN) Makale sebelum pindah tugas ke PN Palopo.

“Saya baru saja berkomunikasi dengan Bapak Wakil Bupati Tana Toraja Erianto L.Paundanan yang sedang berada di lokasi kejadian didampingi Wakapolres, Camat Bonggakaradeng dan Anggota Dewan Agustinus Patinggi dan Ardi Bombing dan masyarakat yang telah melakukan gerak cepat bersama tim menghadirkan alat berat sehingga jalur Makale – Bonggakaradeng cepat normal kembali” urai Helka lebih lanjut.

Helka mengaku sangat luar bisa perhatian Pemerintah setempat dan melalui media ini saya mewakili warga setempat mengucapkan banyak terima kasih untuk baliau-beliau.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bonggakaradeng, Rabu siang hm17 April 2025 mengakibatkan sejumlah titik di Kecamatan Bonggakaradeng tertimbun longsor dan banjir.

Longsor mengakibatkan satu rumah warga rusak berat, rumah ibadah dan satu truk yang membawa 29 penumpang rombongan eisatawan asal Bittuang yang baru kembali dari Ollon tersapu longsor.

Meski semua penumpang selamat, namun 3 diantaranya mengalami luka berat dan belasan lainnya luka ringan.

Dua alat berat yang diturunkan untuk melakukan pembersihan material longsor yang bekerja sejak Kamis pagi hingga sore hari 17 April 2025 berhasil membuka akses jalan untuk sementara meskipun cuaca masih belum stabil dan masih terjadi hujan. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Pemberantasan Judi di Toraja, PMKRI Pertanyakan Sikap Pemerintah

    Soal Pemberantasan Judi di Toraja, PMKRI Pertanyakan Sikap Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja menyatakan perjudian di Toraja hari ini bukan lagi sekadar isu moralitas individu yang tergelincir, melainkan telah menjadi kanker sosial yang menggerogoti sendi-sendi persaudaraan. Bagaimana tidak, hal ini telah sampai pada titik yang mengkhawatirkan; memicu konflik horizontal dan merobek tatanan masyarakat yang selama ini dikenal […]

  • 7 Rumah Terdampak Longsor dan Tanah Bergerak di Rano, Tana Toraja, 2 Diantaranya Ambruk

    7 Rumah Terdampak Longsor dan Tanah Bergerak di Rano, Tana Toraja, 2 Diantaranya Ambruk

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Tana Toraja beberapa hari belakangan ini terus menimbulkan bencana alam, terutama tanah longsor dan pergeseran tahan (tanah bergerak). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja, melaporkan bahwa pada Minggu, 21 November 2021 malam, terjadi tanah longsor dan tanah bergerak di Lembang Rano Tengah, Kecamatan Rano. […]

  • Hari Pertama Antrean Ganjil-Genap, SPBU Minanga Layani Kendaraan Tanpa Nopol dan Pengisian Kendaraan Berulang

    Hari Pertama Antrean Ganjil-Genap, SPBU Minanga Layani Kendaraan Tanpa Nopol dan Pengisian Kendaraan Berulang

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle CR/IPY
    • 0Komentar

    Petugas SPBU Minanga layani kendaran tanpa Nopol mengisi BBM Subsidi. (Foto: CR/IPY)   KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja berhasil mengurai kepadatan antrean BBM di sejumlah SPBU di Tana Toraja dengan penerapan sistem antrean Ganjil-Genap. Di sejumlah SPBU di Tana Toraja, tidak terlihat antrian panjang kendaraan terutama kendaraan roda empat. Pengawasan petugas gabungan dari […]

  • Treasury Well-being Program sebagai Solusi Masalah Kesejahteraan Mental Pegawai DJPB

    Treasury Well-being Program sebagai Solusi Masalah Kesejahteraan Mental Pegawai DJPB

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: Pasca Valiant Tandiabang* Salah satu kebijakan Kementerian Keuangan yang cukup mendapatkan banyak perhatian baik dari pihak internal maupun eksternal adalah Negative Growth Policy. Negative Growth Policy merupakan kebijakan perekrutan pegawai yang lebih sedikit dibandingkan pegawai yang pensiun. Kebijakan ini tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Keuangan yang mulai diterapkan sejak Tahun 2020. Negative growth policy […]

  • Diserang “Seba” Liar, Warga Lemo Menduruk, Tana Toraja Derita Luka Serius

    Diserang “Seba” Liar, Warga Lemo Menduruk, Tana Toraja Derita Luka Serius

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MALIMBONG BALEPE’ — Seorang warga Lembang Lemon Menduruk, Kecamatan Malimbong Balepe’, Tana Toraja bernama Luter Taruk (50 tahun) jadi korban serangan monyet (seba) liar, Selasa, 11 Juni 2024 pagi. Akibatnya, betis kanan Luter mengalami robek dan luka serius. Kronologi seba liar ini menyerang bermula saat korban hendak masuk ke dalam rumah dan tiba-tiba monyet […]

  • SOSOK: Tamin, Penyuluh Agama Islam KUA Gandangbatu Sillanan yang Berdakwah Sambil Bertani

    SOSOK: Tamin, Penyuluh Agama Islam KUA Gandangbatu Sillanan yang Berdakwah Sambil Bertani

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tamin, 40 tahun, adalah seorang Penyuluh Agama Islam Non PNS (PAINO) pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Gandangbatu Sillanan. Tugasnya adalah membina jamaah Masjid Jabal Nur Sangbua dan Masjid Babussalam Pa’gasingan di Lembang Kaduaja, Kecamatan Gandangbatu Sillanan. Dalam menyampaikan dakwahnya, Tamin tidak selalu berada didalam masjid atau di forum-forum resmi. Tetapi saat sedang berada di kebun […]

expand_less