Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Diaspora » Warga Berharap Event “Magical Toraja” Dilaksanakan Tiap Tahun

Warga Berharap Event “Magical Toraja” Dilaksanakan Tiap Tahun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 25 Agu 2022

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Konsep Street Festival dikolaborasikan dengan atraksi budaya serta marching band merupakan hal baru yang ditampilkan dalam event “Magical Toraja” yang digelar Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) di Rantepao, Kamis, 25 Agustus 2022.

Itu sebabnya, banyak sekali warga yang berjubel di sepanjang jalan yang dilalui para peserta. Mulai dari Lapangan Bakti hingga ke Malangngo’, jalur dua, sampai di depan Kantor DPRD dan Polres, lalu kembali lagi ke Lapangan Bakti.

Banyak pengemudi yang menggerutu karena lalu lintas yang macet di beberapa ruas jalan. Namun lebih banyak warga yang bergembira dan riang menyaksikan parade para peserta sepanjang jalan.

Selain keragaman atraksi yang ditampilkan, event ini pun memakan waktu yang cukup lama, dari pagi hingga menjelang malam.

Karena spektakuler dan uniknya, sehingga banyak warga yang meminta agar event yang baru pertama kali digelar oleh PMTI ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Jadi kalender tahunan wisata.

“Supaya orang di luar maupun wisatawan tahu bahwa kalau di akhir Agustus tiap tahun itu ada street festival di Toraja. Tidak soal, mau di Rantepao atau Makale pelaksanaannya, yang penting jadwalnya tetap,” tutur Dewi, salah satu warga Rantepao.

“Memang unik ini tawwa, sehingga banyak orang yang penasaran. Apalagi itu peragaan busananya itu lho,” sambung Randi, teman Dewi.

Pesan yang sama juga disampaikan Mama Irlan, warga Palopo, yang sengaja datang untuk menonton acara ini. “Pagi-pagi tadi start dari bawah (Palopo). Lihat infonya di medsos. Saya piker, pasti asyik dan keren ini. Makanya datang,” ujar Mama Irlan yang ditemui di Kandian Dulang, pusat Kota Rantepao.

Antusiasme warga terhadap perhelatan event Magical Toraja ini memang luar biasa. Pantauan kareba-toraja.com, sepanjang jalan, banyak warga dan penonton yang mengabadikan peragaan busana melalui kamera ponsel. Tak sedikit pula yang berfoto bersama para model yang memperagakan busana. Sebagian ada yang memotret anak-anaknya atau temannya dengan model.

“Senang. Pastilah. Jarang ada kegiatan seperti ini. Anak-anak ingin berfoto dengan yang pakai tanduk-tanduk besar itu. Jadi saya juga ikutan foto, hahahaha…,” seru Anjelin, penonton.

Tidak hanya warga, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang juga mengharapkan hal yang sama. Sebagai tuan rumah, Yohanis Bassang menyambut baik kegiatan ini dan menyebut event ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat Toraja Utara.

“Terima kasih PMTI. Terima kasih telah membawa rezeki untuk Toraja. Kami menyambut baik dengan senang hati, karena kegiatan luar biasa seperti ini dapat menggerakan ekonomi di sini,” kata Yohanis Bassang.

Bassang juga menegaskan pemerintah daerah dibawah kepemimpinannya siap menjadi tuan rumah dan membantu event-event yang dilaksanakan di Toraja Utara.

“Kami sangat siap menyambut, masyarakat Toraja Utara penuh dengan ramah tamah, silahkan berkunjung ke Toraja Utara,” kata Bassang.

Dihadiri Banyak Pejabat

Event promosi wisata bertajuk “Magical Toraja” digagas oleh Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemprov Sulsel, serta Pemkab Tana Toraja, Toraja Utara, dan Mamasa.

Event yang berlangsung kurang lebih dua minggu ini resmi dibuka pada Kamis, 25 Agustus 2022 di Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara. Event dibuka secara bersama oleh Ketua Umum PMTI, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa, bersama Kapolda Sulsel, perwakilan Menteri Pariwisata, perwakilan Gubernur Sulsel, Danrem 141 Todopuli, Bupati Toraja Utara, Wakil Bupati Tana Toraja, dan Wakil Bupati Mamasa.

Ketua Umum PMTI, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran semua peserta dan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam event Magical Toraja, yang digelar di Tana Toraja dan Toraja Utara.

“Kegiatan yang pertama kali kita lakukan atas inisiasi dari diaspora Toraja yang ada di perantauan. Tujuan kita ingin membangkitkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif bersama-sama dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” tutur Yulius.

Pembukaan event Magical Toraja di Lapangan Bakti Rantepao.

Event spektakuler Magical Toraja ini memang seperti mengandung daya magis bagi begitu banyak pejabat untuk menghadirinya.

Terlihat Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana didampingi Ketua Bhayangkari Sulsel, Shinta Nana Sudjana, Komandan Resort Militer (Danrem) 141 Toddopuli, Brigjen Djashar Djamil, Kepala Dinas Kominfo Sulsel, Amson Padolo dan Konsulat Jenderal (Konjen) Australia, Bronwyn Robbins.

Turut hadir Walikota Makassar, Ramadhan Pomanto, Bupati Luwu H. Basmin Mattayang, Wabup Mamasa Marthinus Tiranda, Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo beserta beberapa anggota DPRD Kota Makassar, beberapa anggota DPRD Sulsel, juga Forkopimda Tana Toraja dan Toraja Utara.

Tak ketinggalan para Pengurus Pusat PMTI, Pengurus Provinsi, serta Pengurus Kabupaten/Kota. (*)

Penulis: Desianti/Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • VIDEO: Hening Cipta untuk Pejuang dan Korban Covid-19 Polres Toraja Utara

    VIDEO: Hening Cipta untuk Pejuang dan Korban Covid-19 Polres Toraja Utara

    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara dan jajaran melakukan kegiatan hening cipta untuk para pejuang dan korban Covid-19 di beberapa lokasi di Toraja Utara, Sabtu, 10 Juli 2021. Kegiatan Hening Cipta Indonesia ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan Hening Cipta Indonesia di wilayah hukum Polres Toraja Utara dilaksanakan dengan memberi himbauan […]

  • Pemprov Sulsel Anggarkan Kembali Biaya Pembangunan Jembatan “Kembar” Malango’ Tahun 2023

    Pemprov Sulsel Anggarkan Kembali Biaya Pembangunan Jembatan “Kembar” Malango’ Tahun 2023

    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    “Itu dapil dan konstituen saya. Harus tetap saya perjuangkan, meski sampai saat ini proses pembebasan lahan, yang jadi domain Pemda Toraaj Utara, belum tuntas. Tahun depan kita anggarkan kembali.” — John Rende Mangontan, Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulsel. KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Meski hampir dipastikan pembangunannya batal dilaksanakan tahun ini, namun pemerintah dan DPRD […]

  • Ratusan Warga Dapat Pelayanan Kesehatan Gratis dari Timkes Yubileum 85 Tahun BPKT di Paroki Kristus Raja Nonongan

    Ratusan Warga Dapat Pelayanan Kesehatan Gratis dari Timkes Yubileum 85 Tahun BPKT di Paroki Kristus Raja Nonongan

    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Untuk keenam kalinya, Tim Kesehatan Panitia Yubileum 85 Tahun Baptis Petama Katolik di Toraja (BPKT) menggelar bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis di pusat Paroki Kristus Raja Nonongan, Kecamatan Sopai, Toraja Utara, Minggu, 19 Maret 2023. Karena jenis pelayanan yang dibuka cukup banyak sehingga beberapa jenis layanan lainnya seperti Sunatan massal dan […]

  • KNPI Juga Gaungkan DOB Kotamadya Rantepao dan Universitas Pongtiku

    KNPI Juga Gaungkan DOB Kotamadya Rantepao dan Universitas Pongtiku

    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Selain Toraja Barat Daya, wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kotamadya Rantepao juga mulai mengemuka. Untuk DOB Kotamadya Rantepao, selain sudah terbentuk kepanitiaan yang diketuai Nober Rante Siama’ (juga Ketua DPRD Toraja Utara), beberapa organisasi kemasyarakatan pun menyetujui, sekaligus bersama-sama berjuang mewujudkannya. Salah satu organisasi yang mendukung DOB Kotamadya Rantepao adalah Komite […]

  • Jalan Poros Simbuang-Mappak Kian Memprihatinkan, Mantan Ketua PP PMKRI Angkat Bicara

    Jalan Poros Simbuang-Mappak Kian Memprihatinkan, Mantan Ketua PP PMKRI Angkat Bicara

    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kecamatan Simbuang dan Mappak; dua kecamatan yang letaknya paling jauh dari Ibu Kota Kabupaten Tana Toraja, seolah tidak pernah tuntas dibicarakan, terutama di bidang infrastruktur jalan. Dua kecamatan yang boleh dikata masih terisolir oleh karena kondisi infrastruktur yang buruk. Sudah 77 tahun Indonesia merdeka, namun dua kecamatan ini seolah belum merdeka dari […]

  • Pelaku Percabulan Terhadap Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur di Bittuang Harus Dihukum Berat

    Pelaku Percabulan Terhadap Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur di Bittuang Harus Dihukum Berat

    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerhati masalah peremuan dan anak, Ivonny Mapaliey meminta aparat penegak hukum memberikan hukuman maksimal sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 tahun 2002 terhadap pelaku percabulan terhadap anak tiri yang masih di bawah umur di Bittuang, Tana Toraja. “Harus dihukum seberat-beratnya sehingga ada efek jera, baik terhadap pelaku maupun orang lain agar tidak […]

expand_less