Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Polri Buka Penerimaan Tamtama Brimob dan Polair, Anda Berminat?

Polri Buka Penerimaan Tamtama Brimob dan Polair, Anda Berminat?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka pendaftaran calon anggota Tamtama Polri tahun 2022. Dua posisi yang dibuka, yakni Tamtama Brigade Mobile (Brimob) dan Tamtama Kepolisian Air (Polair).

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 12 hingga 21 September 2022 di semua Polres yang ada di Indonesia.

Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Toraja Utara, Komisaris Polisi (Kompol) Elyazar L. Kiding, mengatakan Kepolisian telah membuka pendaftaran penerimaan TAMTAMA BRIMOB dan TAMTAMA POLAIR Gelombang 1 Tahun 2023.

Elyazar menjelaskan, pendaftaran telah dibuka mulai tanggal 12 hingga 21 September 2022, dengan jumlah peserta sebanyak 1.600 orang, khusus laki-laki.

“Rinciannya, 1.500 orang untuk Tamtama Brimob, dan 100 orang untuk Tamtama Polairud,” jelasnya.

Dijelaskan, Elyazar, untuk pendaftar yang lolos nantinya akan menjalani pendidikan selama 5 bulan. Untuk Tamtama Brimob di Pusdik Brimob Watukosek, Jawa Timur, sedangkan Tamtama Polairud di Pusdik Polairud Pondok Dayung Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Lalu untuk persyaratannya, usia minimal 17 tahun 7 bulan dan usia maksimal 22 tahun pada saat buka pendidikan. Baik Tamtama Brimob maupun Tamtama Polairud merupakan lulusan SMA sederajat.

“Tinggi badan minimal 165 cm serta khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Polda Papua Barat) tinggi badannya minimal 163 cm,” jelas Kompol Elyazar.

Informasi persyaratan dan pendaftaran bisa dilihat melalui website www.penerimaan.polri.go.id atau bisa datang langsung ke bagian SDM Polres Toraja Utara, Polda Sulsel.

Ia menambahkan, dalam penerimaan Tamtama Polri Gelombang I tahun anggaran 2023 menerapkan prinsip yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).

“Ingat, masuk Polri itu gratis dan tidak dipungut biaya. Jangan mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan, tapi percayalah pada kemampuan yang dimiliki oleh diri sendiri,” pungkasnya. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UKI Toraja Dipercaya Kemendikdasmen Fasilitasi 80 Guru SD Lanjut Kuliah S1

    UKI Toraja Dipercaya Kemendikdasmen Fasilitasi 80 Guru SD Lanjut Kuliah S1

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Rektor UKI Toraja Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, SE., M,Si., Ak., CA dengan Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) tentang Pelaksanaan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 Guru Tahun Akademik 2025/2026. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) kembali mendapatkan kepercayaan dari pusat yakni dari […]

  • Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Berkunjung ke Toraja, Termasuk ke Burake

    Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Berkunjung ke Toraja, Termasuk ke Burake

    • calendar_month Minggu, 27 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. KH. Nasaruddin Umar beserta keluarga berkunjung ke Toraja. Mantan Wakil Menteri Agama RI ini berada di Toraja selama dua hari, Sabtu-Minggu, 26-27 Desember 2020. Selama dua hari berada di Toraja, Prof. KH. Nasaruddin Umar didampingi oleh Pengurus GP Ansor Toraja Raya. Ketua PC GP Ansor Toraja […]

  • Dibangun Tahun 2018, Rumah Susun di Toraja Utara Belum Dimanfaatkan Maksimal

    Dibangun Tahun 2018, Rumah Susun di Toraja Utara Belum Dimanfaatkan Maksimal

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TONDON — Rumah susun sewa (Rusunawa) yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Panga, Lembang Tondon, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, belum dimanfaatkan secara maksimal. Dari 70 unit (140 kamar) yang tersedia pada bangunan lima lantai tersebut, baru 40 unit yang terisi. Sisanya masih kosong, bahkan sudah banyak kamar yang rusak. […]

  • STIKes Lakipadada Gelar Capping Day, 109 Mahasiswa Siap Mengabdi di Rumah Sakit

    STIKes Lakipadada Gelar Capping Day, 109 Mahasiswa Siap Mengabdi di Rumah Sakit

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Monika/ IP(CR1)
    • 0Komentar

    Capping Day bagi Mahasiswa STIKes Lakipadada. (Foto: CR1/IP)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — sebanyak 109 Mahasiswa Program Studi Keperawatan dan Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes Lakipadada) mengikuti proses Capping Day, Kamis 17 September 2026 bertempat di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Tana Toraja. Capping day adalah acara seremoni pemasangan topi perawat (cap) atau atribut profesi kepada […]

  • Dapur SPPG Tampo Beroperasi, Siswa di Mengkendek Mulai Nikmati Program MBG

    Dapur SPPG Tampo Beroperasi, Siswa di Mengkendek Mulai Nikmati Program MBG

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Bupati dan sejumlah pejabat memantau langsung penyaluran MBG di SMPN 2 Mengkendek. (Foto:HumasPolresTanaToraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kabar gembira untuk siswa yang ada di Kecamatan Mengkendek Tana Toraja. Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai disalurkan. Penyaluran MBG di Kecamatan Mengkendek digelar Senin 10 November 2025 di SMPN 2 Mengkendek yang terletak di Kelurahan Tampo. […]

  • Diskriminatif, Kepala SMP Negeri di Bonggakaradeng Tana Toraja Diduga Larang Siswa Muslim Pakai Jilbab

    Diskriminatif, Kepala SMP Negeri di Bonggakaradeng Tana Toraja Diduga Larang Siswa Muslim Pakai Jilbab

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Sejumlah siswa muslim di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kecamatan Bonggakaradeng diduga mendapat perlakuan diskriminatif dari Kepala Sekolah. Sebanyak tujuh siswa perempuan muslim di sekolah tersebut mengaku dilarang menggunakan jilbab (penutup aurat bagi perempuan muslim) oleh Kepala Sekolah. Alasannya, karena mayoritas siswa di sekolah tersebut beragaman Kristen. Tak hanya […]

expand_less