oleh

Tampung Delegasi GMKI Papua, JRM: Mereka Saudara Saya

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota DPRD Provinsi Sulsel, yang juga mantan Ketua IKT Provinsi Papua, John Rende Mangontan menampung seratusan anggota Gerakan Mahasiswa Kristen (GMKI) asal Papua, yang datang ke Toraja untuk menghadiri serta mengikuti Kongres ke-38 GMKI, yang berlangsung di Tana Toraja, 22-30 November 2022.

Selama kurang lebih sepekan berada di Toraja, delegasi GMKI Papua yang berasal dari 16 Cabang menginap di kediaman pribadi John Rende Mangontan di Kalaa, Mengkendek, Tana Toraja.

JRM, sapaan akrab John Rende Mangontan mengatakan dirinya membuka pintu untuk menampung delegasi Papua, karena hubungan historikal dan kekerabatan yang sangat kental. Sebab, sebelum menjadi anggota DPRD Sulsel, dirinya pernah tinggal dan bergaul dengan masyarakat Papua selama kurang lebih 32 tahun.

Baca Juga  Ada Pegawai Positif Covid-19, Pengadilan Negeri Makale Ditutup 5 Hari

“32 tahun saya hidup dengan saudara-saudara di Papua sehingga rasa cinta sama Papua tidak bisa disembunyikan lagi,” kata JRM, Rabu, 23 November 2022.

Setelah Tana Toraja menjadi tuan rumah kegiatan Kongres ke-38 GMKI, JRM mengaku dirinya langsung menawarkan agar rumahnya menampung delegasi dari Papua. Dirinya mengaku hendak melayani delegasi Papua dengan baik dan maksimal.

Jumlah peserta kongres GMKI dari Papua yg merupakan Wilayah XII yang tersebar 16 cabang GMKI se-tanah Papua. Ada sekitar seratusan orang yang ditampung keluarga JRM selama kongres berlangsung.

“Keluarga tampung di rumah dengan penuh suka cita dan kami layani baik, siapkan mobil operasional, makan, serta tempat tinggalnya selama pelaksanaan kongres,” kata JRM.

Baca Juga  Senam Massal Jantung Sehat oleh Perempuan Indonesia Maju di Kolam Makale Berlangsung Meriah

Menurut JRM, dirinya harus memberi kenyamanan kepada delegasi dari Papua agar nanti kembali ke Papua akan banyak bercerita bahwa Toraja itu luar biasa, baik alam yang indah, iklim yang sejuk, serta org Toraja menyambut dan melayani kita dengan penuh rasa kekeluargaan dan suka cita. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar