Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Pembukaan FSS 2024 Diwarnai Pembaptisan Kudus dengan Air Sungai Sa’dan

Pembukaan FSS 2024 Diwarnai Pembaptisan Kudus dengan Air Sungai Sa’dan

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Kamis, 11 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, SA’DAN — Festival Sungai Sa’dan (FSS) resmi dibuka, Rabu, 10 April 2024. Pembukaan Festival Sungai Sa’dan yang merupakan momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Gereja Toraja itu, dimulai dengan ibadah raya 1, bertempat di Sa’dan Karonanga.

Menariknya, dalam ibadah dilaksanakan pembaptisan kudus puluhan anggota jemaat, langsung menggunakan air Sungai Sa’dan dengan baptis percikan oleh Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt. DR. Alfred Anggui, M.Th.

Dalam sambutannya, Sekretaris Umum BPS Gereja Toraja, Pdt. DR. Christian Tanduk, M.Th menyampaikan bahwa momentum pelaksanaan di lokasi hulu Sungai Sa’dan, bukan tanpa alasan, tetapi menjadi pengingat bagi semua.

“Mari kita kembali ke hulu pelayanan, di dalam pelayanan jemaat, pendidikan, sosial dan berbagai kegiatan masyarakat lainnya. Marilah kita lakukan ini untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan,” jelasnya.

Ketua Panitia HUT ke-77 Gereja Toraja, Dr. Isak Pasulu, mengungkapkan syukur atas pelaksanaan pembukaan, menjadi harapan bagi masyarakat untuk terus menjaga Sungai Sa’dan.

Menurut Isak, Gereja Toraja memberi diri untuk ikut melestarikan dan memberdayakan Sungai Sa’dan dalam momentum perayaan HUT ke 77 tahun 2024 ini.

Festival Sungai Sa’dan ini, lanjut Isak, akan diisi dengan berbagai kegiatan, seperti penanaman ribuan pohon di hulu dan sepanjang daerah aliran sungai Sa’dan, edukasi perlindungan dan pemberdayaan sungai, serta beberapa kegiatan lainnya.

“Festival Sungai Sa’dan akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai hari ini hingga tanggal 13 April 2024,” kata Isak.

Adapun jenis kegiatan yang dilaksanakan, diantaranya Ibadah Raya, Fun Rafting, Lomba Membuat dan Menghias Rakit, Lomba Menggambar dan Mewarnai, Dance on the River, Camping Ceria, Music on The River Side, Coaching Clinic, dan berbagai kegiatan menarik lainnya.

Isak berharap, Festival Sungai Sa’dan ini bisa menjadi pemicu gerakan bersama untuk menjaga, melestarikan, dan memberdayakan Sungai Sa’dan. Pemicu dalam artian bahwa gerakan yang dimulai di Toraja Utara ini bisa diikuti oleh daerah-daerah sepanjang aliras DAS Sa’dan, serta daerah-daerah pemanfaat air Sungai Sa’dan.

“Harapan kita, kampanye ini bisa menggerakkan semua masyarakat di DAS Sa’dan, mulai dari Tana Toraja, Enrekang, Sidrap, Pinrang, dan beberapa daerah lainnya,” tutur Isak Pasulu. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setelah Sasar Pelosok Pinrang, RS Elim Rantepao Kembali Gelar Bakti Sosial di Pelosok Toraja Utara

    Setelah Sasar Pelosok Pinrang, RS Elim Rantepao Kembali Gelar Bakti Sosial di Pelosok Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Tim RS Elim Rantepao kembali menyasar wilayah pelosok Toraja Utara tepatnya di Lembang Baruppu’ Parodo, Kecamatan Baruppu’ Toraja Utara. (foto: dok. istimewah). KAREBA-TORAJA.COM, BARUPPU’ — Rumah Sakit Elim Rantepao terus menggalakkan kegiatan bakti sosial pengobatan gratis yang menyasar wilayah – wilayah pelosok. Setelah sukses menggelar bakti sosial di pelosok Kabupaten Pinrang tepatnya di Desa Lembang […]

  • Tak Ada Lagi Pasien, Pusat Isolasi Mandiri Terpadu Tangmentoe Ditutup Sementara

    Tak Ada Lagi Pasien, Pusat Isolasi Mandiri Terpadu Tangmentoe Ditutup Sementara

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kabar gembira datang dari Pusat Isolasi Terpadu Tangmentoe, milik Gereja Toraja, yang selama ini digunakan sebagai tempat isolasi mandiri pasien Covid-19. Sejak Minggu, 12 September 2021, tidak ada lagi pasien yang menjalani isolasi mandiri di tempat itu. Meski menurut data Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara, per 12 September 2021, masih ada 90 […]

  • 136 Dapur MBG di Sulsel Ditutup Sementara, 2 Diantaranya di Tana Toraja

    136 Dapur MBG di Sulsel Ditutup Sementara, 2 Diantaranya di Tana Toraja

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penghentian operasional sementara (suspend) terhadap 1.256 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 136 unit diantaranya berada di Sulawesi Selatan (Sulsel). Dan dari 136 tersebut, 2 unit diantaranya berada di Kabupaten Tana Toraja. Kebijakan penghentian operasional SPPG ini mulai berlaku 1 April […]

  • Warga Lembang Nanna’ Nanggala, Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan

    Warga Lembang Nanna’ Nanggala, Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Pekerjaan jalan beton dan jembatan secara swadaya oleh Warga Lembang Nanna’ Nanggala Toraja Utara. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Kepedulian terhadap pentingnya infrastruktur yang memadai ditunjukkan oleh masyarakat Dusun Mangli’ Lembang Nanna’ Kecamatan Nanggala Toraja Utara. Akses jalan yang tak kunjung mendapatkan perhatian dari Pemerintah dikerjakan secara swadaya lewat pengecoran jalan beton sepanjang 150 […]

  • OmBas: Pencairan Dana Lembang Harus Ada Rekomendasi dari Pendamping Desa

    OmBas: Pencairan Dana Lembang Harus Ada Rekomendasi dari Pendamping Desa

    • calendar_month Kamis, 29 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengharapkan para pendamping desa (lembang) untuk bekerja benar dan harus menjalin komunikasi intensif dengan para Kepala Lembang. Sebab, peran pendamping desa sangat penting dan strategis, terutama terkait dengan proses pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat yang ada di Lembang. “Untuk Pendamping Lembang (Desa) saya harap komunikasi dengan baik […]

  • 22 Rumah Warga di Lokasi Tanah Longsor Palangka, Makale Bakal Direlokasi

    22 Rumah Warga di Lokasi Tanah Longsor Palangka, Makale Bakal Direlokasi

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 22 rumah warga yang ada di sekitar lokasi tanah longsor di Dusun Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Tana Toraja, bakal direlokasi. Relokasi dilakukan karena kondisi tanah di sekitar lokasi longsor dinilai tidak layak untuk ditempati permukiman. Jumlah rumah yang direncanakan bakal direlokasi tersebut diungkapkan Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung kepada Menteri […]

expand_less