Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » PDGKI Gelar Seminar Gizi “Diet Tepat Kontrol Gula Darah” di RS Elim Rantepao

PDGKI Gelar Seminar Gizi “Diet Tepat Kontrol Gula Darah” di RS Elim Rantepao

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
  • comment 0 komentar

Seminar kesehatan yang digelar RS Elim Rantepao di Aula Pertemuan RS Elim Rantepao, Senin 14 Oktober 2024. (foto: dok. istimewah).


KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — RS Elim Rantepao kembali menggelar seminar kesehatan yang digelar di Aula Pertemuan RS Elim Rantepao, Senin 14 Oktober 2024.

Seminar kali ini difasilitasi oleh Perhimpunan Dokter Spesial Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Cabang Sulawesi Selatan.

Seminar Awam berupa “Penyuluhan Diet Tepat Kontrol Gula Darah” dan “Demo Menu Sehat” digelar PDGKI kerjasama dengan Program Pendidikan Spesial Dokter Gizi Klinik Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia dan Universitas Diponegoro bersama RS Elim Rantepao.

Program ini merupakan program pengabdian masyarakat PDGKI Cabang Selatan yang berkecimpung dalam pendidikan dan penanganan masalah – masalah Gizi baik di Rumah Sakit dan di masyarakat.

Direktur RS Elim Rantepao dr. Adrian Benedict Wijaya dalam sambutannya sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mendapatkan pengetahuan – pengetahuan seputar masalah Gizi” urai Direktur RS Elim Rantepao dr. Adrian Benedict Wijaya

dr. Adrian Benedict Wijaya berharap kegiatan – kegiatan seperti ini tidak hanya di adakan 1 kali saja tapi tetap berkelanjutan.

Peserta seminar awam “Penyuluhan Diet Tepat Kontrol Gula Darah” dan “Demo Menu Sehat” ini sebanyak 60 orang yang terdiri dari pasien penderita diabetes, keluarga pasien dan tenaga kesehatan RS Elim Rantepao.

Adapun narasumber diantaranya dr. Wilma Dian Marannu Toding, Sp.GK, M.Kes (dokter spesialis gizi di RS Elim Rantepao) dan Dr. Nur Ainun Rani, Sp.GK (K) (Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Cabang Sulsel).

Dalam pemaparan narasumber, peserta mendapatkan materi mulai dari bahaya Diabetes Melitus (DM) yang tidak terkontrol yang bisa berdampak pada komplikasi kronis dalam waktu lama.

Peserta juga mendapatkan pengetahuan tentang pola sehat dengan metode 3J (Jumlah Makanan yang sesuai kebutuhan Kalori, Jadwal Makan dan Jenis Makanan). (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus Kabupaten PELTI Tana Toraja Matangkan Struktur Pengurus dan Program Kerja

    Pengurus Kabupaten PELTI Tana Toraja Matangkan Struktur Pengurus dan Program Kerja

    • calendar_month Ming, 14 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Tana Toraja menggelar rapat pengurus, Sabtu, 14 November 2021 di Arion Cafe Mandetek. Rapat Pengurus ini digelar dalam rangka mematangkan struktur pengurus dan program kerja Pengkab Pelti Tana Toraja ke depan.   Ketua Pengkab Pelti Tana Toraja, Berthy Mangontan, mengatakan rapat yang digelar […]

  • Dosen UKI Toraja Terlibat Riset Nasional Bersama AMAN: Dokumentasi Dampak Perubahan Iklim di Wilayah Adat

    Dosen UKI Toraja Terlibat Riset Nasional Bersama AMAN: Dokumentasi Dampak Perubahan Iklim di Wilayah Adat

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Tim Riset UKI Toraja, Lantana Dioren Rumpa, S.Kom., MT dan Prajman Evansi Pasambo, S.Hut., MP memaparkan hasil riset bertema Indigenous Led Research on Loss and Damage for Climate Change. (Foto/Istimewa)     KAREBA-TORAJA.COM, BOGOR — Dosen Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) terlibat dalam riset skala nasional bertema Indigenous Led Research on Loss and Damage […]

  • KABAR DUKA: Kepala Lembang Uluway Meninggal Dunia

    KABAR DUKA: Kepala Lembang Uluway Meninggal Dunia

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Duka menyelimuti warga Lembang Uluway, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja. Pimpinan di Lembang (Desa) tersebut, Y. Parassa Paembonan dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 23 Desember 2025. Kepala Lembang yang dikenal ramah di mata warga ini meninggal dunia di kediamannya sekitar pukul 11.00 Wita. Susanti, salah satu kerabatnya, menuturkan bahwa selama beberapa hari […]

  • Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Warga di Rindingbatu, Kesu’

    Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Warga di Rindingbatu, Kesu’

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan warga terapung di aliran Sungai Sa’dan, tepatnya di Pao, Lembang Rindingbatu, Kecamatan Kesu’ (belakang Hotel Rantepao Lodge), Toraja Utara, Minggu, 3 Oktober 2021 pagi. Mayat bayi tanpa busana itu pertama kali ditemukan seorang warga bernama Matius Maju, sekitar pukul 07.30 Wita, saat dirinya sedang mencari kayu di […]

  • 26 Tahun Diabaikan dan Sempat Viral, Warga dan Perantau Gotong-royong Perbaiki Jalan Poros Batualu-Patengko

    26 Tahun Diabaikan dan Sempat Viral, Warga dan Perantau Gotong-royong Perbaiki Jalan Poros Batualu-Patengko

    • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ SELATAN — Jalan poros penghubung tiga kecamatan dan akses bandar udara, Batualu-Patengko, sempat viral di media beberapa waktu lalu. Jalan poros ini viral karena warga setempat menanam pisang dan menebar ikan lele di lokasi yang rusak dan tergenang air. Aksi warga ini dipicu oleh rasa kecewa karena sudah 26 tahun, jalan poros ini […]

  • 125 Ukiran Toraja Kantongi Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal dari KemenkumHAM

    125 Ukiran Toraja Kantongi Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal dari KemenkumHAM

    • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 125 jenis dan motif ukiran Toraja mendapat Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) Republik Indonesia. Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dikeluarkan sesuai dengan Pasal 38 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Karya-karya cipta dalam bentuk ukiran ini sudah […]

expand_less