Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » Passemba’ Toraya Mala’bi’ Cup III Resmi Digelar, Peserta Terjauh dari Maluku

Passemba’ Toraya Mala’bi’ Cup III Resmi Digelar, Peserta Terjauh dari Maluku

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 11 Des 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Turnamen Taekwondo berskala nasional Passemba’ Toraya Maelo Cup III (PTMC) 2022 resmi dibuka, Sabtu, 10 Desember 2022.

Pembukaan PTMC 2022 diawali dengan defile peserta PTMC yang datang dari berbagai daerah di Indonesia yang dipadukan dengan atraksi seni budaya Toraja dan drumband.

Peserta terjauh pada gelaran ketiga event Taekwondo Passemba’ Toraya ini berasal dari Provinsi Maluku dan Morowali Provinsi Sulawesi Tengah. Peserta lainnya berasal dari berbagai Kabupaten yang ada di Sulsel.

Ketua Panitia Pelaksanaan PTMC 2022, yang juga anggota DPRD Provinsi Sulsel, Jhon Rende Mangontan mengaku senang dan bangga atas terselenggaranya satu lagi event skala nasional di Tana Toraja.

JRM sapaan akrab Jhon Rende Mangontan, menyebut filosopi  Passemba’ Toraya untuk olahraga Taekwondo diambil dari istilah atraksi seni ketangkasan masyarakat Toraja yang sudah dilakoni secara turun temurun sejak jaman dahulu.

“Hal inilah yang membuat olahraga Taekwondo ini saat ini sangat digandrungi di Toraja bahkan anggotanya sudah sangat banyak mencapai ribuan orang,” kata JRM.

Lebih lanjut dikatakan, untuk gelaran PTMC Ke-3 ini Panitia mengakui masih banyak kelemahan dan kekurangan, termasuk dari segi pembiayaan murni usaha Panitia, sehingga ke depannya untuk mensukseskan kegiatan ini harus ada sinergi dengan pemerintah.

Namun begitu JRM tidak menampik kalau kelemahan itu bukan sepenuhnya kesalahan pemerintah namun karena kegiatan ini memang tidak terencana secara matang dimana secara aturan penggunaan anggaran negara dalam kegiatan seperti harus diajukan minimal setahun sebelum pelaksanaan sehingga kegiatan harus direncanakan jauh sebelum itu juga.

“Selamat datang bagi semua peserta, selamat bertanding, junjung tinggi sportifitas dan tak lupa nikmatilah keindahan dan kesejukan serta keramahan masyarakat dan budaya Toraja,” lanjut JRM.

“Kegiatan ini digelar tak lepas dari upaya kita semua bagaimana menjadikan Toraja sebagai daerah tujuan wisata, pendidikan, ekonomi dan sport tourism,” tutup JRM.

Sementara itu, Sekda Tana Toraja, Sulaiman Malia yang hadir dalam pembukaan mewakili Pemda Tana Toraja menyampaikan apresiasi yang tinggi atas nama Pemerintah atas terselenggaranya PTMC ini yang merupaka rangkaian dari event promosi wisata Lovely December 2022.

“Ini adalah turnamen Taekwondo namun begitu indahnya dikemas kedalam bahasa kearifan lokal Toraja yaitu Passemba’ Toraya,” ujar Sulaiman.

Passemba’Toraya ini, kata dia, adalah bahasa kearifan yang merupakan salah satu kekayaan budaya tak benda yang dimiliki Toraja.

“Harus diakui bahwa memang budaya Toraja adalah perekat bangsa sehingga toleransi umat beragama di Toraja begitu kuat sehingga tidak ada keraguan untuk menggelar event-event skala nasional di Toraja,” kata Sulaiman.

“Kita berharap semua orang yang datang ke Toraja bisa kembali ke kampungnya dengan membawa cerita yang bisa membantu promosi tentang keindahan alam, kearifan lokal, budaya dan keramaham masyarakat Toraja. Selamat bertanding, junjung tinggi sportifitas dan tetap mengutamakan persatuan dan persaudaraan,” pungkas Sulaiman. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses Evakuasi Sulit, Polisi Tandu Korban Pohon Tumbang di Bittuang Sejauh 4 Kilometer

    Akses Evakuasi Sulit, Polisi Tandu Korban Pohon Tumbang di Bittuang Sejauh 4 Kilometer

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Proses evaluasi dua korban bencana alam pohon tumbang yang terjadi di tengah hutan pinus di Lembang Sandana, Kecamatan Bittuang, berlangsung dramatis. Petugas Kepolisian butuh waktu empat jam untuk sampai di tempat kejadian perkara. Demikian pula, dibantu warga, polisi harus menandu korban dengan berjalan kaki sejauh 4 km dari tengah hutan ke titik […]

  • Terpilih Ketua Pengkab PELTI Tana Toraja, Ini Program Kerja Richard Edwin Bosoeki

    Terpilih Ketua Pengkab PELTI Tana Toraja, Ini Program Kerja Richard Edwin Bosoeki

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (PELTI) Tana Toraja menggelar Musyawarah Daerah (Musda), Jumat, 16 Juni 2023 bertempat di ruang rapat Arion Caffee Makale, Tana Toraja. Musda PELTI Tana Toraja ini menunjuk Ketua Pengadilan Negeri Makale, Richard Edwin Bosoeki sebagai Ketua Pengkab PELTI Tana Toraja Periode 2023-2028. Richard Edwin Bosoeki […]

  • Tabrakan Ninja vs Jupiter MX di Makale, 2 Meninggal, 2 Kritis

    Tabrakan Ninja vs Jupiter MX di Makale, 2 Meninggal, 2 Kritis

    • calendar_month Ming, 5 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban jiwa kembali terjadi di jalan poros Makale-Mengkendek, Minggu, 5 Juni 2022. Dua unit sepeda motor bertabrakan di Botang, KM 3 Mengkendek, sekitar pukul 20.00 Wita. Akibat tabrakan tersebut, dua pengendara sepeda motor dikabarkan meninggal dunia di tempat. Dua lainnya dalam kondisi kritis dan sudah dilarikan ke […]

  • Tanda Persaudaraan, Warga Muslim Arak “Lettoan” Berisi Kambing di Acara Mangrara Gereja Katolik Rantetayo

    Tanda Persaudaraan, Warga Muslim Arak “Lettoan” Berisi Kambing di Acara Mangrara Gereja Katolik Rantetayo

    • calendar_month Kam, 3 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Ada kejadian unik pada acara Mangrara (Syukuran Rumah/Bangunan dalam adat Toraja) Gereja Katolik Paroki  Santo Paulus Rantetayo, Kecamatan Rantetayo, Kamis, 3 Februari 2022. Jika biasanya Lettoan (tanda persaudaraan yang dibawa oleh sekelompok masyarakat ke acara Mangrara berupa miniatur rumah adat Toraja) diisi dengan babi, namun pada acara Mangrara Gereja Katolik di Rantetayo […]

  • Usai Seminar, Dokter Boyke Berikan Vaksin Kanker Serviks di Tana Toraja

    Usai Seminar, Dokter Boyke Berikan Vaksin Kanker Serviks di Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dokter, aktor, dan seksologi ternama Indonesia, dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS, tampil sebagai pembicara utama pada Seminar Kesehatan bertajuk “Kupas Tuntas Seks Bebas, Kanker Serviks, dan Kesehatan Wanita” di Hotel Pantan Makale, Tana Toraja, Minggu, 31 Juli 2022. Selain menjadi narasumber utama, dokter Boyke juga memberikan vaksin kanker serviks dosis pertama […]

  • Warga Berharap Event “Magical Toraja” Dilaksanakan Tiap Tahun

    Warga Berharap Event “Magical Toraja” Dilaksanakan Tiap Tahun

    • calendar_month Kam, 25 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Konsep Street Festival dikolaborasikan dengan atraksi budaya serta marching band merupakan hal baru yang ditampilkan dalam event “Magical Toraja” yang digelar Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) di Rantepao, Kamis, 25 Agustus 2022. Itu sebabnya, banyak sekali warga yang berjubel di sepanjang jalan yang dilalui para peserta. Mulai dari Lapangan Bakti hingga ke […]

expand_less