Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Operasi Pasar Pangan Murah Pemkab Toraja Utara Diserbu Warga, Bupati: Semua Bisa Membeli

Operasi Pasar Pangan Murah Pemkab Toraja Utara Diserbu Warga, Bupati: Semua Bisa Membeli

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ratusan warga berdesakan dalam antrian untuk membeli beras dengan harga murah dalam Operasi Pasar yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Toraja Utara di Lapangan Bakti Rantepao, Rabu, 6 April 2024.

Harga beras yang dijual pada Operasi Pasar tersebut yakni Rp 10.600 per kilogram. Setiap warga yang mendaftar bisa membeli beras dalam kemasan 5 kilogram maksimal dua bungkus atau 10 kilogram.

Sedangkan harga besar medium (beras Bugis dalam istilah Toraja) di pasaran saat ini dijual dengan harga Rp 16.000 hingga Rp 16.500 per kilogram.

“Lumayanlah Pak, bisa hemat Rp 4.000 per kilo. Kalau 10 kilo kan bisa hemat Rp 40 ribu to?” ungkap Ma’ Kia, salah satu warga yang ikut dalam antrian.

Harga beras saat ini, menurut Lia, rekan Ma’ Kia, memang sangat berat bagi masyarakat. Sebab, sebelumnya mereka bisa membeli beras medium dengan harga Rp 10.000 hingga Rp 11.000 per kilogram.

“Itumi, makanya tadi kita datang cepat-cepat ke sini. Takutnya tidak dapat,” kata Lia.

Ratusan warga berdesakan dalam antrian untuk membeli beras dengan harga murah dalam Operasi Pasar yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Toraja Utara di Lapangan Bakti Rantepao, Rabu, 6 April 2024. (AAP/Kareba Toraja)

Selain beras, Operasi Pasar bertajuk “Gerakan Pangan Murah” yang digelar serentak di semua Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan tersebut, juga menjual minyak goring, gula pasir, telur ayam ras, dan beberapa produk pangan lainnya.

Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, menyebut Gerakan Pangan Murah ini digelar atas kerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, dan Bulog.

“Tujuannya adalah stabilisasi pasokan dan harga pangan. Apalagi menjelang hari raya keagamaan, seperti Ramadhan dan Idul Fitr,” terang Yohanis Bassang.

Bupati yang akrab disapa Ombas itu, menegaskan bahwa ketersediaan beras di Kabupaten Toraja Utara, cukup dan tidak terjadi kelangkaan. Stok di Bulog juga cukup untuk lima bulan ke depan.

“Untuk kita di Toraja Utara tidak ada kelangkaan. Stok beras yang disiapkan oleh Bulog menurut saya, cukup hingga 5 bulan ke depan. Jadi untuk menghadapi momentum hari raya keagamaan, kita tidak khawatir,” kata Ombas.

Dia berharap, bulan Juni hingga Juli, para petani di Toraja sudah mulai panen, sehingga ketersediaan pangan tidak perlu dikhawatirkan.

Operasi Pasar Pangan Murah ini, menurut Ombas, akan dilaksanakan sebanyak 4 kali di Kabupaten Toraja Utara. Yang pertama di Kecamatan Sopai, dua kali di Kecamatan Rantepao, dan satu kali di Kecamatan Tallunglipu, yang dijadwalkan pada tanggal 8 Maret 2024.

“Untuk yang kerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi rencananya empat kali. Tapi saya sudah instruksikan Dinas Ketahanan Pangan kita untuk terus memantau pasar, kalau ada kelangkaan, kita akan laksanakan operasi pasar lagi,” katanya.

Operasi Pasar ini, kata Ombas, diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat. “Tidak hanya untuk orang miskin, biar orang kaya kalau tidak ada berasnya bagaimana? Jadi untuk semua lapisan masyarakat,” tegasnya.

Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang bersama sejumlah Kepala OPD mengikuti zoom meeting dengan Pj Gubernur Sulsel terkait Operasi Pasar Pangan Murah di Rantepao, Toraja Utara. (AAP/Kareba Toraja).

Dalam Operasi Pasar Pangan Murah ini, Bulog Palopo menyiapkan 40 ton beras untuk dijual kepada masyarakat dengan harga murah. Rinciannya, Kecamatan Rantepao 20 ton, Kecamatan Tallunglipu 10 ton, dan Kecamatan Sopai 10 ton.

Sebelum penyerahan beras secara simbolis oleh Bupati Toraja Utara, diawali dengan zoom meeting bersama Pj Gubernur Sulsel dan Forkompimda dengan seluruh Bupati dan Walikota se-Sulsel. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didukung 10 Parpol, Pasangan Dedy – Andrew Resmi Mendaftar di KPU Toraja Utara

    Didukung 10 Parpol, Pasangan Dedy – Andrew Resmi Mendaftar di KPU Toraja Utara

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong dan Andrew Silambi resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara, Kamis, 29 Agustus 2024. Saat mendaftar di KPUD Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong dan Andrew Silambi diusul oleh 6 partai politik yang memiliki kursi di DPRD Toraja […]

  • Pencarian Dihentikan, Kodim 1414 Tana Toraja dan Keluarga Serda Amir Tabur Bunga di Sungai Maiting

    Pencarian Dihentikan, Kodim 1414 Tana Toraja dan Keluarga Serda Amir Tabur Bunga di Sungai Maiting

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Pencarian terhadap anggota TNI dari Kodim 1414 Tana Toraja bernama SERDA TNI Amiruddin, yang diduga tenggelam dan terseret arus Sungai Maiting di Pangala’, Rindingallo, Toraja Utara, dihentikan sejak Kamis, 24 November 2022. Pencarian dihentikan karena sudah seminggu pencarian oleh Tim SAR Gabungan lalu dilanjutkan dengan seminggu pencarian oleh internal TNI, korban tenggelam […]

  • Hendak Jual Narkoba ke Toraja Utara, 2 Warga Palopo Dibekuk Polisi

    Hendak Jual Narkoba ke Toraja Utara, 2 Warga Palopo Dibekuk Polisi

    • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua warga Kota Palopo, masing-masing HH, 19 tahun dan MIJ, 21 tahun ditangkap Satuan Reserse Narkotika Polres Toraja Utara, Jumat, 9 Juli 2021. Keduanya ditangkap di tempat berbeda. HH alias H, warga Jalan Landau, Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, ditangkap di Lembang Tandung Nanggala saat dalam perjalanan membawa narkotika jenis […]

  • Jadi Inspektur Upacara Apel Besar Gerakan Pramuka, Ketua DPRD Tana Toraja Sampaikan Pesan Cegah Perundungan

    Jadi Inspektur Upacara Apel Besar Gerakan Pramuka, Ketua DPRD Tana Toraja Sampaikan Pesan Cegah Perundungan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Ketua DPRD Tana Toraja Drs. Kendek Rante jadi Inspektur Upacara Apel Besar Hari Pramuka Ke-64. (Foto/Diskominfo)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64 sekaligus Apel Besar Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Tana Toraja digelar di Lapangan To’bone, Kelurahan Rante, Kecamatan Makale, Senin 18 Agustus 2025. Ketua DPRD Tana Toraja, Drs. Kendek Rante, bertindak sebagai […]

  • VIDEO: Ricuh Rebutan Karcis Vaksin Covid-19 di Tana Toraja

    VIDEO: Ricuh Rebutan Karcis Vaksin Covid-19 di Tana Toraja

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kericuhan, bahkan nyaris adu jotos terjadi antar warga saat mengantri untuk mendapatkan karcis vaksin Covid-19 di RS Fatimah Makale, Tana Toraja, Jumat, 9 Juni 2021 pagi. Sejumlah saksi mata menyebut, kericuhan itu dipicu oleh ulah beberapa warga yang berebut untuk mendapatkan karcis vaksin Covid-19, yang dilaksanakan di rumah sakit tersebut. “Faksin yang […]

  • Pegawai Dinas Kehutanan Meninggal Ditimpa Pohon di Tondon Siba’ta

    Pegawai Dinas Kehutanan Meninggal Ditimpa Pohon di Tondon Siba’ta

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TONDON — YTR alias Papa Tasya, pegawai Dinas Kehutanan Sulsel, yang berdinas di Toraja Utara, meninggal dunia ditimpa pohon, Selasa, 25 Mei 2021. Informasi yang diperoleh kareba-toraja.com, menyebutkan pada Selasa, 25 Mei 2021 siang, Almarhum bersama beberapa warga bergotong-royong menarik sebatang pohon bungain (cemara) yang ditebang oleh seorang tukang chainsaw (senso) di Siba’ta, Lembang […]

expand_less