Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Lombok Katokkon Bisa Tumbuh di Wadah Air Lho, Ini Buktinya

Lombok Katokkon Bisa Tumbuh di Wadah Air Lho, Ini Buktinya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Lombok atau cabai Katokkon ternyata bisa hidup dan berbuah pada media tanam air. Jika sebelumnya kita hanya mengenal media tanam tanah, kini tanaman merupakan salah satu sumber daya genetika spesifik lokal dari Toraja itu bisa ditanam dalam wadah yang hanya berisi air.

Ujicoba dan pengembangan Katokkon Water Culture Hidroponic ini sudah dilakukan oleh staf ahli Fakultas Pertanian Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, Evan di laboratorium Fakultas Pertanian UKI Toraja.

Hasilnya, cabai atau lada Katokkon bisa tumbuh subur dan menghasilkan buah yang banyak.

“Wadahnya saya pakai bucket, bisa juga ember tanpa menggunakan tanah. Wadah tanamnya hanya air dan nutrisi,” ungkap Evan, usai memperkenalkan produk baru ini pada pameran dalam rangka Dies Natalis ke 30 Fakultas Pertanian Universtitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja di Kampus I Makale, Senin, 20 Juni 2022.

Evan meyakinkan masyarakat bahwa lada Katokkon bisa tumbuh dan berbuah pada media tanam air. Meski begitu, dia tidak memungkiri bahwa masih banyak masyarakat yang tidak percaya karena selama ini hanya menggunakan media tanam tanah.

“Tapi nggak apa-apa. Output penelitian yang saya buat ini supaya bisa mengedukasi masyarakat Toraja bahwa bukan cuma melalui kultur tanah, kita bisa menanam, tapi juga air,” ungkap Alumni AICAT Arava, Israel tersebut.

Metode menanam Katokkon pada wadah dan media tanam air ini, kata Evan, sangat cocok bagi masyarakat tinggal di perkotaan, yang tidak memiliki lahan yang luas.

“Kalau ada warga Toraja yang tinggal di perkotaan dan tidak memiliki lahan yang cukup dan dia rindu atau ingin konsumsi Lombok Katokkon, metode ini bisa diterapkan,” katanya.

Selain mudah ditanam dan dipelihara, metode tanam Katokkon dalam wadah portable ini juga memudahkan orang untuk membawa serta tanamannya jika pindah tempat tinggal atau kost.

Evan mengembangkan tanaman cabai Katokkon dalam wadah tanam air di laboratorium Fakultas Pertanian UKI Toraja. (Foto: dok. pribadi Evan)

Sebelumnya, usai pulang berguru ke Israel, Evan juga pernah dan hingga saat ini mengembangkan tanaman Paprika.

Paprika merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Selatan, tepatnya di Meksiko. Mempunyai rasa yang manis dan sedikit pedas dengan warna yang bervariasi, merah, kuning, hijau, dan orange. Buah tanaman ini sering digunakan sebagai campuran salad, pizza, dan beberapa macam makanan lainnya. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Ludes Terbakar, Lansia 65 Tahun Alami Luka Bakar

    Rumah Ludes Terbakar, Lansia 65 Tahun Alami Luka Bakar

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Nasib naas dialami seorang wanita lanjut usia (lansia) bernama Gama (65), warga Dusun Kangdo, Lembang Rumandan, Kecamatan Rano, Tana Toraja. Pada Minggu, 23 Juli 2023 siang, rumah miliknya ludes dilalap api. Tak hanya itu, Gama juga menderita luka bakar saat hendak menyelamatkan barang-barang miliknya. Gama mengalami luka bakar cukup serius pada bagian […]

  • Resmi Beroperasi, Bupati Tinjau Gedung RSUD Pongtiku yang Baru di Marante

    Resmi Beroperasi, Bupati Tinjau Gedung RSUD Pongtiku yang Baru di Marante

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TONDON — Gedung baru RSUD Pongtiku di Marante, Jalan Poros Rantepao-Palopo, Kecamatan Tondon, resmi beroperasi. Meski begitu, pengoperasian dilakukan secara bertahap, sambil menunggu pemindahan peralatan dari Gedung lama di Buntu Mepaken. Pengoperasian gedung baru ini mulai berjalan sejak 1 Maret 2026. Jenis pelayanan yang sudah dilakukan di sana, yakni rawaj jalan IGD dan Poliklinik […]

  • Pemerintah Abai, Warga Bokin Kerjakan Sendiri Jalannya dengan Swadaya

    Pemerintah Abai, Warga Bokin Kerjakan Sendiri Jalannya dengan Swadaya

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEBUA — Untuk kesekian kalinya, warga Kelurahan Bokin, Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara mengerjakan sendiri jalan poros di wilayah mereka secara swadaya. Hal ini dilakukan karena tidak diperhatikan pemerintah. Terbaru, pada Sabtu, 26 Maret 2022, warga Dusun Turunan, Kelurahan Bokin, Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara, kembali melakukan gotong-royong mengerjakan rabat beton jalan poros, yang […]

  • Dianggap Pemalakan, Restribusi Potong Hewan di Toraja Tuai Sorotan

    Dianggap Pemalakan, Restribusi Potong Hewan di Toraja Tuai Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemungutan retribusi potong hewan pada upacara adat Rambu Solo’ dan Rambu Tuka di Toraja disorot. Pasalnya, pungutan itu dianggap sebagai pemalakan terhadap keluarga yang sedang berduka. Sorotan ini disampaikan praktisi hukum senior, yang juga Wakil Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Bidang Politik dan Hukum, Pither Singkali, SH, MH, kepada sejumlah […]

  • Anggota DPR RI Terpilih, Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Tana Toraja

    Anggota DPR RI Terpilih, Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Tana Toraja

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bencana tanah longsor yang terjadi di dua tempat di Kabupaten Tana Toraja, yakni di Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale dan Pangra’ta’ Lembang Randanbatu, Kecamatan Makale Selatan,Sabtu, 13 April 2024 yang menelan korban jiwa 20 orang dan korban luka 4 orang, menjadi keprihatinan  Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang. Tokoh masyarakat Toraja yang juga […]

  • Seorang Remaja di Sangalla’ Utara Dianiaya Menggunakan Pecahan Kaca yang Dimasukkan ke Mulut

    Seorang Remaja di Sangalla’ Utara Dianiaya Menggunakan Pecahan Kaca yang Dimasukkan ke Mulut

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ UTARA — Usia dua pelakunya terbilang masih belia. Namun tindakan penganiayaan yang mereka lakukan tergolong cukup sadis. Memasukkan pecahan kaca ke dalam mulut korbannya. Pengeroyokan terhadap anak dibawah umur berinisial JZ, 17 tahun, itu terjadi di Lembang Leatung, Kecamatan Sangalla’ Utara, Minggu, 3 Juli 2022 sekitar pukul 20.00 Wita. Penganiayaan dilakukan oleh dua […]

expand_less