Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Jembatan Gantung Karassik Roboh, Pemda Diminta Tertibkan Aktivitas Penambangan Pasir di Tapparan

Jembatan Gantung Karassik Roboh, Pemda Diminta Tertibkan Aktivitas Penambangan Pasir di Tapparan

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Sejumlah warga Lembang Tapparan Utara, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja meminta pemerintah Kabupaten Tana Toraja melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan pasir di daerah aliras sungai Ma’ting.

Pasalnya, aktivitas penambangan pasir yang dilakukan perorangan maupun kelompok masyarakat tersebut sudah mengarah ke pengrusakan lingkungan dan menyebabkan abrasi sungai.

Dampak dari abrasi sungai tersebut terlihat pada kasus robohnya jembatan gantung Karassik yang menghubungkan Tapparan Utara dengan Rantetayo pada Jumat, 16 Februari 2024 malam.

“Pemda harus segera tertibkan aktivitas penambangan pasir ini, karena sudah sangat mengkhawatirkan dan berdampak pada robohnya tiang penyangga jembatan gantung Karassik,” tegas Ettin, tokoh pemuda setempat.

Dia menyebut, jika penambangan pasir itu memiliki izin, mestinya pemerintah melakukan pengawasan melekat dan terus menerus sehingga tidak menyebabkan kerusakan lingkungan dan merugikan masyarakat lain. Tetapi jika tidak memiliki izin, aktivitas penambangan pasir itu harus segera ditertibkan.

“Susah kita bicara di sini Pak. Karena yang lakukan penambangan, selain warga dari luar, juga ada warga di sini. Jadi, pemerintah harus menjadi penengah dalam hal ini,” ujar Ettin lebih lanjut.

YP, tokoh masyarakat lainnya, juga mengatakan bahwa selain sungai yang dirusak, aktivitas penambangan pasir juga menyebabkan jalan poros Tapparan-Rantetayo-Makale menjadi cepat rusak. Penyebabnya diduga karena setiap hari jalan itu dilewati truk-truk pengangkut pasir bertonase besar.

“Diperbaiki, tapi tidak lama rusak lagi. Karena truk-truk besar yang muat pasir itu selalu lewat tiap hari,” tandas YP.

Jembatan gantung Karassik yang terletak di Dusun Ukka’, Lembang Tapparan Utara, Kecamatan Rantetayo, ambruk dan rusak pada Jumat, 16 Februari 2024 malam.

Akibat robohnya jembatan gantung ini, mobilitas warga, terutama anak sekolah menjadi terganggu. Mereka harus menempuh jalur yang lebih jauh untuk pergi atau pulang sekolah.

“Jembatan gantung ini boleh dikatakan sebagai akses utama bagi anak sekolah dan masyarakat dari Tapparan Utara ke Rantetayo. Karena kalau lewat jalan raya jaraknya cukup jauh. Itu sebabnya kami minta pemerintah segera memperhatikan hal ini,” tutur Yulius, warga lainnya.

Robohnya jembatan gantung Karassik ini memang terjadi saat volume air sungai naik akibat hujan. Namun, penyebab utamanya diduga karena adanya abrasi yang disebabkan karena aktivitas penambangan pasir di sekitar jembatan gantung itu.

Terlihat di sekitar jembatan ada mesin-mesin pengeruk pasir yang nyaris ikut terbawa air. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi Pembangunan Jaringan Air Bersih, Kejari Tana Toraja Tetapkan 2 Tersangka

    Dugaan Korupsi Pembangunan Jaringan Air Bersih, Kejari Tana Toraja Tetapkan 2 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kejaksaan Negeri Tana Toraja sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Pengembangan Sarana Jaringan Air Bersih di Lembang Batualu Selatan, Kecamatan Sangalla’ Selatan, Tana Toraja Tahun Anggaran 2022. Proyek Perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan itu yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,1 miliar itu bersumber […]

  • UKI Paulus Buka Peluang Studi Lanjut Bagi Dosen dengan Beasiswa Pendidikan Indonesia

    UKI Paulus Buka Peluang Studi Lanjut Bagi Dosen dengan Beasiswa Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Rektor UKI Paulus, Prof. Dr. Agus Salim, SH, MH, mendorong para dosen di lingkup UKI Paulus untuk melakukan studi lanjut ke jenjang S2 dan S3 melalui Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). BPI merupakan beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI bagi dosen-dosen di seluruh Indonesia untuk melanjutkan studi pada […]

  • Resmi Dilantik, Ketua PMKRI Toraja: Dunia Pendidikan Kita Mengalami Shock Berat

    Resmi Dilantik, Ketua PMKRI Toraja: Dunia Pendidikan Kita Mengalami Shock Berat

    • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Suprianto Randa Bunga’ resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja Sanctus Paulus, periode 2020/2021, Jumat, 29 Januari 2021. Suprianto Randa Bunga’ langsung dilantik oleh Ketua Pengurus Pusat PMKRI, Benediktus Papa di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja. Benidiktus Papa adalah Ketua PP […]

  • Polisi dan Dinas PUTR Evakuasi Batu Besar yang Halangi Jalan di Makale

    Polisi dan Dinas PUTR Evakuasi Batu Besar yang Halangi Jalan di Makale

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepolisian Resor Tana Toraja berkoodinasi dengan Dinas PUTR Tana Toraja merespon cepat bencana alam yang terjadi di jalan poros Rembon, Kelurahan Kamali Pentalluan, Kecamatan Makale, Selasa, 27 Agustus 2024. Beberapa buah batu besar jatuh dari perbukitan dan menutupi sebagian badan jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Batu besar itu […]

  • Mulai Juli, Upah Tenaga Honorer di Toraja Utara Dinaikkan Menjadi Rp 1 Juta

    Mulai Juli, Upah Tenaga Honorer di Toraja Utara Dinaikkan Menjadi Rp 1 Juta

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Upah tenaga honorer atau kontrak daerah di Kabupaten Toraja Utara akan dinaikkan menjadi Rp 1 juta per bulan dari sebelumnya Rp 650 ribu. Kenaikan upah tenaga honorer ini diungkapkan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang pada Sidang Paripurna DPRD Toraja Utara dengan agenda Laporan Hasil Reses Masa Sidang I tahun 2020/2021, Selasa, 18 […]

  • Satu Unit Mobil Terbakar di SPBU Alang-Alang, Toraja Utara

    Satu Unit Mobil Terbakar di SPBU Alang-Alang, Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Sebuah minibus Toyota Kijang terbakar di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Alang-Alang, yang terletak di jalan poros Makale-Rantepao, Lembang Sangbua, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara. Kebakaran minibus Toyota Kijang Krista warna silver dengan nomor polisi DD 1340 KA tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 Wita, Selasa, 5 Januari 2021. Tampang, saksi mata, […]

expand_less