Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Jalur Pendakian Buntu Karua Bittuang Penuh Sampah, Pendakian Ditutup Sementara

Jalur Pendakian Buntu Karua Bittuang Penuh Sampah, Pendakian Ditutup Sementara

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Sel, 2 Des 2025
  • comment 0 komentar

Kondisi Jalur Pendakian Buntu Karua yang penuh sampah. (Foto: Lembaga Alam Bombongan Toraja)

 


KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Jalur pendakian menuju Buntu Karua yang terletak di Lembang Balla Kecamatan Bittuang penuh dengan sampah.

Hal ini membuktikan kesadaran para pendaki yang berkunjung ke Buntu Karua masih sangat minim untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

Sampah- sampah sepanjang titik peristirahatan atau pos menuju Puncak Buntu Karua ini diungkap oleh beberapa anggota dari Organisasi Lembaga Alam Bombongan Toraja Ranting Bittuang yang melakukan pendakian pada 28-29 November 2025 kemarin.

Pendakian sekaligus bakti sosial ini dilakukan anggota Lembaga Alam Bombongan Toraja sekaligus membawa pulang semua sampah – sampah yang ditinggalkan pendaki di jalur pendakian.

Adrianus Ones salah satu anggota Lembaga Alam Bombongan Toraja yang ikut dalam pendakian mengatakan semua pos menuju Puncak Buntu Karua penuh dengan sampah plastik.

Andrianus meminta pendaki yang berkunjung ke Buntu Karua agar memperhatikan kelestarian alam dengan membawa pulang sampahnya.

Andrianus juga menyoroti sejumlah pendaki yang melakukan pendakian tanpa melapor ke pihak kepolisian atau pemerintah setempat karena hal ini berkaitan dengan keselamatan para pendaki.

Temuan kondisi jalur pendakian Buntu Karua yang penuh sampah ini telah dilaporkan Lembaga Alam Bombongan Toraja ke Camat Bittuang, Kepala Lembang Balla dan Polsek Saluputti dan telah direspon dengan penutupan sementara jalur pendakian mulai 01 Desember 2025 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Penutup ini didasari beberapa hal diantaranya:

1. Rencana Penghijauan Kembali di Kawasan Hutan Buntu Karua

2. Curah hujan yang terlalu tinggi di bulan desember sehingga tidak aman bagi pendaki.

3. Potensi longsor atau pohon tumbang yang bisa membahayakan pendaki.

4. Serta menunggu peresmian jalur umum Pendakian Buntu Karua. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Buruk Diprediksi Hingga Mei 2022, Kepala BPBD Tana Toraja himbau Masyarakat Waspada

    Cuaca Buruk Diprediksi Hingga Mei 2022, Kepala BPBD Tana Toraja himbau Masyarakat Waspada

    • calendar_month Kam, 18 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Toraja, Alfian Andilolo menghimbau masyarakat Tana Toraja untuk waspada terhadap segala bentuk potensi bencana alam. Hal ini ditegaskan Alfian saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor BPBD Tana Toraja, Kamis, 18 November 2021. Alfian mengatakan masyarakat harus waspada dengan fenomena alam La Nina yang […]

  • Bupati Harap Festival Paduan Suara Natal Sukses, Panitia Diminta Bertanggung Jawab

    Bupati Harap Festival Paduan Suara Natal Sukses, Panitia Diminta Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kam, 18 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang berharap gelaran Festival Paduan Suara Natal, yang untuk pertama kalinya digelar di Toraja Utara tahun 2021, bisa berlangsung sukses dan bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu, dia meminta Panitia Pelaksana bisa bekerja maksimal dan penuh tanggung jawab. Harapan dan permintaan ini disampaikan Yohanis Bassang saat memimpin rapat finalisasi […]

  • Pasien Covid-19 di Tana Toraja Meninggal Dunia Saat Isolasi Mandiri

    Pasien Covid-19 di Tana Toraja Meninggal Dunia Saat Isolasi Mandiri

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Masyarakat yang berdomisili di sekitar Pantan, Makale dihebohkan dengan kedatangan Satgas Covid-19 dengan ambulance dan APD lengkap di salah satu rumah warga di Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale, Selasa, 13 Juli 2021 siang. Dari video yang beredar di media sosial sejumlah petugas dengan APD lengkap masuk ke dalam rumah lalu keluar menggotong keranda […]

  • UKI Toraja dan Institut Pertanian Bogor Jalin Kerja Sama Penelitian dan Pengembangan Padi Lokal dan Kopi Toraja

    UKI Toraja dan Institut Pertanian Bogor Jalin Kerja Sama Penelitian dan Pengembangan Padi Lokal dan Kopi Toraja

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Rektor UKI Toraja Prof Dr Oktovianus Pasoloran, SE M.Si, Ak.CA didampingi Kepala Bagian Kerja Sama Dr. Roni La’biran, M.Pd. setelah Penandatanganan Kerja Sama dengan IPB University. (Foto/TimMultimediaUKIToraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) dan Institut Pertanian Bogor (IPB University) secara resmi menjalin kerja sama strategis dalam rangka mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi […]

  • BREAKING NEWS: Siswa STM Meninggal Laka Lantas di Alang-Alang

    BREAKING NEWS: Siswa STM Meninggal Laka Lantas di Alang-Alang

    • calendar_month Sen, 15 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, ALANG-ALANG — Seorang remaja, yang diduga siswa STM (SMK) Kristen Tagari Rantepao, diduga meninggal dunia dilindas truk di jalan poros Rantepao-Makale, tepatnya di Alang-Alang (depan warung bakso), sekitar pukul 12.30 Wita, Senin, 15 November 2021. Jurnalis kareba-toraja.com, Yunus Lexi, yang saat ini berada di tempat kejadian perkara (TKP) melaporkan, remaja laki-laki yang terlibat kecelakaan […]

  • 7 Hari Menghilang, Warga Mappak Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Terseret Arus Sungai

    7 Hari Menghilang, Warga Mappak Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Terseret Arus Sungai

    • calendar_month Kam, 18 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAPPAK — Warga Lembang Miallo, Kecamatan Mappak, Tana Toraja, Bongga, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Rabu, 17 November 2021. Bongga ditemukan di wilayah Desa Misakada, Kabupaten Pinrang, setelah 7 hari dinyatakan hilang. Almarhum Bongga diduga terseret arus sungai Miallo, pada Rabu, 10 November 2021 lalu, saat hendak menyebrang sungai untuk memberi makan ternak peliharaannya. […]

expand_less