Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Tak Dihiraukan Pemerintah, Passemba Toraya Cari Duit Sendiri untuk Bangun Sarana Olah Raga

Tak Dihiraukan Pemerintah, Passemba Toraya Cari Duit Sendiri untuk Bangun Sarana Olah Raga

  • account_circle Cr1/NDL
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Puluhan anggota Komunitas Passemba Toraya melakukan aksi penggalangan dana di Kota Makale, Kamis, 5 Maret 2026. Penggalangan dana di jalanan ini merupakan salah satu cara komunitas ini mencari uang untuk membangun sarana olahraga.

Mereka berdiri di jalan raya sambil menyodorkan kardus bertuliskan “Aksi Sosial Passemba Toraya, Bersatu Untuk Prestasi Olaraga dan Pembangunan Fasilitas” kepada pengendara yang melintas.

Winda, salah satu yang terlibat dalam aksi tersebut menyebut aksi penggalangan dana di jalan tersebut akan berlangsung hingga hari Sabtu, 7 Maret 2026.

Sementara itu, Leader Passemba Toraya, Indra Batara Randa mengaku bahwa aksi penggalangan dana mandiri tersebut dilakukan, setelah sebelumnya upaya-upaya melalui jalur pemerintah nihil.

“Kami sudah ajukan proposal ke Pemda dan audiensi ke DPRD untuk jalur pemerintahan tapi hasilnya nihil,” ungkap Indra Batara Randa.

Menurut Indra, penggalangan dana dilakukan untuk pembangunan fasilitas olahraga di Kelurahan Tengan, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja.

Indra Batara, yang juga merupakan anggota Polri ini menyampaikan bahwa  tahapan pembangunan fasilitas olahraga tersebut baru rampung sekitar 40 persen, yakni pemasangan pondasi, pemerataan lahan, dan tribun.

“Keberlanjutan bangunan diperkirakan masih membutuhkan biaya sekitar Rp200 juta,” kata Indra.

Menurut Indra, pembangunan sarana olah raga ini, selain untuk digunakan para anggota Passemba Toraya juga menjadi tempat bagi generasi muda Toraja mengembangkan minat dan bakat, serta menyalurkan energi positif melalui olah raga.

Menurut Indra, salah satu cara untuk menghindari anak muda dari bahaya narkoba adalah dengan berolah raga serta melakukan kegiatan-kegiatan positif.

Dia menyebut, selain pencarian dana dengan aksi penggalangan dana di jalan, selama ini  tim Passemba Toraya juga melakukan penggalangan dana melalui event-event kejuaraan yang digelar Passemba Toraya.

Saat ini komunitas olaraga yang fokus pada olahraga bela diri tersebut telah beranggotakan sekitar 1.000 anggota, yang sebagian besar merupakan anak usia sekolah. (*)

  • Penulis: Cr1/NDL
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen UKI Toraja Mendapatkan Pengakuan Internasional Melalui Joint Research

    Dosen UKI Toraja Mendapatkan Pengakuan Internasional Melalui Joint Research

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Judith Ratu Tandi Arrang, seorang dosen dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja telah meraih pengakuan internasional melalui kerja sama penelitian terkait hak masyarakat adat dan akses tanah di wilayah Toraja dengan judul “Legal Recognition of Adat Law Communities and Land Access in the Torajan Region of Sulawesi”. Penelitian yang sangat relevan ini […]

  • Perantau Toraja yang Ditembak KKB di Ilaga, Papua, Meninggal Dunia

    Perantau Toraja yang Ditembak KKB di Ilaga, Papua, Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PUNCAK — Warga sipil asal Toraja yang ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kios Yesey Mersey, Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Selasa, 9 April 2024, menghembuskan nafas terakhir di RSUD Ilaga. Warga sipil yang merupakan perantau asal Toraja Utara, bernama Yohanis Padallingan, akrab disapa Pampang itu meninggal dunia beberapa jam usai ditembak. Sempat […]

  • Segera Dibangun Infrastruktur Pendukung Objek Wisata Megalit Kalimbuang Bori’

    Segera Dibangun Infrastruktur Pendukung Objek Wisata Megalit Kalimbuang Bori’

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO —  Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Toraja Utara akan segera membangun infrastruktur pemukiman mendukung perkembangan objek wisata komplek megalit Kalimbuang Bori’ di Kecamatan Sesean dan objek wisata alam Tirotiku di Kecamatan Kapala Pitu. Rencana pembangunan infrastruktur permukiman untuk mendukung keberadaan kedua objek wisata ini dipaparkan oleh tim perencana dan pejabat pembuat komitmen […]

  • Jelang Toraja Carnaval, Panitia Gelar Workshop Fashion Desainer, Hadirkan Pemateri Nasional

    Jelang Toraja Carnaval, Panitia Gelar Workshop Fashion Desainer, Hadirkan Pemateri Nasional

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Salah item kegiatan dalam gelaran Toraja Carnaval session 2, yang dijadwalkan berlangsung di eks Bandara Rantetayo, 6-8 Juli 2023, adalah Festival Desain Busana Toraja dan Fashion Show. Untuk mempermantap persiapan dalam rangka gelaran event Toraja Carnaval 2023 tersebut, Panitia Bidang Fashion Show menggelar Workshop Fashion Desain dengan mendatang pembicara nasional, Itja Ahmad, […]

  • Jembatan Gantung Karassik Roboh, Pemda Diminta Tertibkan Aktivitas Penambangan Pasir di Tapparan

    Jembatan Gantung Karassik Roboh, Pemda Diminta Tertibkan Aktivitas Penambangan Pasir di Tapparan

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Sejumlah warga Lembang Tapparan Utara, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja meminta pemerintah Kabupaten Tana Toraja melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan pasir di daerah aliras sungai Ma’ting. Pasalnya, aktivitas penambangan pasir yang dilakukan perorangan maupun kelompok masyarakat tersebut sudah mengarah ke pengrusakan lingkungan dan menyebabkan abrasi sungai. Dampak dari abrasi sungai tersebut terlihat […]

  • Ruas Jalan Sa’dan-Batusitanduk Kembali Dikerjakan, Anggarannya Rp 35,6 Miliar

    Ruas Jalan Sa’dan-Batusitanduk Kembali Dikerjakan, Anggarannya Rp 35,6 Miliar

    • calendar_month Minggu, 15 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai mengerjakan pembangunan jalan poros antar kabupaten, ruas Rantepao-Sa’dan-Batusitanduk. Ruas jalan ini menghubungkan Kabupaten Toraja Utara dengan Kabupaten Luwu. Siaran pers yang diterima kareba-toraja.com, menyebutkan pengerjaan ini terbagai dalam dua paket, dengan total anggaran sebesar Rp 35,6 miliar dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2022. Ruas jalan provinsi […]

expand_less