Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Diaspora » IKAT Bali Kawal Kasus Dugaan Penganiayaan Karyawati Klinik Asal Toraja

IKAT Bali Kawal Kasus Dugaan Penganiayaan Karyawati Klinik Asal Toraja

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, BADUNG — Kabar tentang dugaan tindak kekerasan yang dialami seorang karyawati klinik asal Toraja di Badung, Bali, mendapat perhatian serius dari pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Bali.

Kasus yang telah dilaporkan ke Polres Badung, Bali, tersebut dikawal oleh Pengurus IKAT Bali dengan mempertanyakan perkembangan penanganan langsung ke Unit PPA Polres Badung.

“Kami sudah pertanyakan kasus ini langsung ke Polres Badung. Sempat ketemu dengan Pak Made Gina, Kanit  I Tindak Pidana Umum Polres Badung. Juga Ibu Ibu Cita yang buat BAP-nya,” ungkap Yohanis Modhie Rombe, Ketua IKAT Bali, dalam pesan tertulis ke KAREBA TORAJA, Rabu, 21 Januari 2026.

Yohanis menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Dengan begitu, dia berharap kasus yang sama tidak terulang lagi di masa mendatang.

“Ya, kami akan kawal terus kasus ini,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Ikatan Keluarga Toraja Nusantara (IKATNus), Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kalalembang mengungkapkan bahwa ada satu kasus dugaan penganiayaan yang menimpa warga asal Tallunglipu, Toraja Utara di Badung, Bali.

Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kalalembang yang merupakan anggota Komisi III DPR RI, dari Fraksi Demokrat tersebut, menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan oleh hukum. Itu sebabnya, Polres Badung, Polda Bali, diminta agar mengusut kasus ini secara tuntas.

“Tidak ada satu pun majikan yang dibenarkan main hakim sendiri. Ini negara hukum, bukan negara kekuasaan. Siapa pun pelakunya harus bertanggung jawab secara hukum. Korban adalah seorang perempuan muda yang datang ke perantauan untuk bekerja secara terhormat, bukan untuk diperlakukan dengan kekerasan, dipukul, dan dicakar seolah-olah tidak memiliki martabat,” tegas Frederik Kalalembang.

Diketahui, korban tindak kekerasan itu adalah seorang perempuan muda berinisial GHK (24) asal Tallunglipu, Toraja Utara, Sulsel. Korban bekerja pada sebuah klinik kesehatan di Badung, Bali sebagai karyawati magang. Sebelumnya, korban menempuh pendidikan sarjana kesehatan di Makassar dan melamar pekerjaan itu secara daring (online).

Korban GHK diduga mengalami perlakuan kasar dari majikannya, termasuk pemukulan dan cakaran di bagian wajah. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melaju Kencang, Jumlah Warga Positif Covid-19 di Tana Toraja Capai 569 Orang, 11 Meninggal Dunia

    Melaju Kencang, Jumlah Warga Positif Covid-19 di Tana Toraja Capai 569 Orang, 11 Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Tana Toraja semakin tak terkendali. Kasusnya melaju kencang, terutama dalam dua pekan terakhir. Bahkan ada satu hari terjadi 44 kasus, yang menjadi rekor tertinggi kasus harian. Data yang diperoleh kareba-toraja.com, hingga Senin, 18 Januari 2021, jumlah warga yang didiagnosa positif terpapar virus Corona sudah mencapai 569 […]

  • Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Tana Toraja Salurkan Ratusan Paket Bansos untuk Masyarakat

    Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Tana Toraja Salurkan Ratusan Paket Bansos untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    Kapolres Tana Toraja AKBP Budi Hermawan memimpin penyaluran Paket Bantuan Sosial untuk Masyarakat. (Foto: Humas Polres Tana Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80, Polres Tana Toraja salurkan ratusan paket bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran banso tersebut berlangsung di halaman Mapolres Tana Toraja, Senin 22 […]

  • Setelah Ritual Ma’Pesung, Pohon Beringin Berusia 450 Tahun yang Tumbang di Tarongko, Dievakuasi

    Setelah Ritual Ma’Pesung, Pohon Beringin Berusia 450 Tahun yang Tumbang di Tarongko, Dievakuasi

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Setelah lima hari, sejak tumbang pada Minggu, 27 Maret 2022 petang, pohon Beringin (Barana’) tua yang tumbang dan menghalangi jalan poros Tarongko, akhirnya dievakuasi pada Jumat, 1 April 2022. Proses evakuasi batang, dahan, ranting dan daun pohon dilakukan personil BPBD Tana Toraja setelah ritual Ma’Pesung digelar masyarakat setempat. Pendeta Aluk Todolo, yang […]

  • Jangan Bawa Politik Praktis ke Dalam Gereja!

    Jangan Bawa Politik Praktis ke Dalam Gereja!

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Bupati Toraja Utara, yang juga Penasehat Panitia Sidang Sinode Am (SSA) XXV Gereja Toraja, Yohanis Bassang mengingatkan kepada para peserta sidang sinode agar tidak membawa praktek politik praktis ke dalam gereja. Gereja, kata dia, harus jauh dari politik dan mencari pemimpin dengan cara yang bijaksana. Dia juga berharap forum SSA ini bisa […]

  • Ledakan Besar, Diduga Bom, Terjadi di Gereja Katedral Makassar

    Ledakan Besar, Diduga Bom, Terjadi di Gereja Katedral Makassar

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Sebuah ledakan besar, yang diduga bom, terjadi di halaman Gereja Katedral, Jalan Kartini, Makassar, Minggu, 28 Maret 2021 pagi. Ledakan itu terjadi bertepatan dengan perayaan Minggu Palma yang dilaksanakan oleh umat Katolik setempat. Informasi yang diperoleh kareba-toraja.com, menyebutkan ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 10.26 Wita, saat umat sedang merayakan Minggu Palma di […]

  • PKBGT Jemaat Gandangbatu Bersama Warga Swadaya Talud Jalan Provinsi yang Amblas

    PKBGT Jemaat Gandangbatu Bersama Warga Swadaya Talud Jalan Provinsi yang Amblas

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kondisi Pekerjaan Talud yang dikerja secara swadaya PKBGT dan Warga Lembang Gandangbatu. (Foto:Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Kesadaran masyarakat Lembang Gandangbatu tentang pentingnya perbaikan infrastruktur demi kelancaran dan keselamatan lalu lintas kembali ditunjukkan lewat kegiatan swadaya. Melalui Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) Jemaat Gandangbatu bersama warga Lembang Gandangbatu melakukan swadaya pekerjaan perbaikan salah […]

expand_less