Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Hendak Buka Prodi Pariwisata, UKI Toraja Rekrut Dosen

Hendak Buka Prodi Pariwisata, UKI Toraja Rekrut Dosen

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 31 Jul 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja akan membuka Program Studi (Prodi) Pariwisata. Untuk memenuhi syarat membuka Prodi Pariwisata itu, kini pihak UKI Toraja tengah merekrut tenaga dosen.

Wakil Rektor IV UKI Toraja, Pdt Hans Lura, yang dikonfirmasi kareba-toraja.com, Sabtu, 31 Juli 2021, mengatakan dosen yang dibutuhkan UKI Toraja, yakni berkualifikasi Magister (S2) dibidang Ilmu Pariwisata. Tenaga tersebut memiliki Ijazah S1 dan S2 Pariwisata (linear) dan tidak terdaftar sebagai dosen tetap pada salah satu perguruan tinggi.

“Kepada putra/putri Toraja yang memenuhi kualifikasi tersebut mengajukan permohonan kepada Rektor UKI Toraja, atau menghubungi ketua Panitia Pembukaan Program Studi Pariwisata UKI Toraja Fakultas Ekonomi, an. Isak Pasulu, Telp./ WA 08124236281, atau Mey Enggana Telp/Wa 085230012597,” jelas Pdt Hans.

Dia menyebut, pembukaan Prodi Pariwisata ini merupakan respon UKI Toraja terhadap kerinduan masyarakat dan Pemda ke dua kabupaten bahwa UKI Toraja juga sebagai mintra terdepan dalam mendukung program memajukan pariwisata di Toraja bahkan bertekad mewujudkan indiatri pariwisata di Toraja dimana keterlibatan aktif masyarakat dan dunia pendidikan (khususnya) UKI Toraja berupaya memahami kehadirannya di tengah masyarakat Toraja.

“Ketika Ibu Kota Negara pindah ke Kalimantan Timur beberapa tahun mendatang sesuai dengan tekad dan program pemerintah pusat yang didengungkan Presiden Jokowi, maka pembukaan Prodi Pariwisata di UKI Toraja merupakan bentuk responsif menangkap momentum bahwa Toraja perlu dipersiapkan sebagai alternatif utama destinasi pariwisata,” terang Pdt Hans.

Pdt Hans menyebut, dengan adanya Prodi Pariwisata di UKI Toraja, maka bisa mendukung kajian-kajian pengembangan layanan traveling dan seluruh segmen pariwisata terkait. Juga mengembangkan inovasi destinasi wisata selain budaya yang menjadi andalan selama ini.

“Bisa juga ke eduwisata, ekowisata, religiwisata, sport wisata, dan lain-lain,” katanya.

Pariwisata, lanjut Pdt Hans, merupakan sektor yang akan berperan dalam peningkatan ekonomi kreatif, maka dengan rencana pembukaan Prodi Pariwisata di UKI Toraja, itu artinya UKI Toraja turut mendorong tumbuh dan berkembangnya ekonomi kreatif.

“Pimpinan UKI Toraja mendorong tim yang diberi mandat untuk mengurus Prodi baru tersebut agar bisa bekerja cepat dan selalu menyampaikan progresnya,” pungkas Pdt Hans. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati: Toraja Highland Festival Adalah Awal Kebangkitan Pariwisata

    Bupati: Toraja Highland Festival Adalah Awal Kebangkitan Pariwisata

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang memberikan apresiasi tinggi terhadap gelaran event promosi wisata, Toraja Highland Festival (THF) 2021. Dia menyebut, event ini bisa menjadi pemicu dan awal kembangkitan pariwisata Toraja Utara. “Ini (THF) awal dari kebangkitan kita menggerakkan pariwisata daerah Toraja Utara setelah pandemi Covid-19 melanda,” ungkap Yohanis Bassang, di sela-sela peninjauan […]

  • Dampak Perda Kelembagaan Baru, Istri Mantan Bupati Tana Toraja Non Job

    Dampak Perda Kelembagaan Baru, Istri Mantan Bupati Tana Toraja Non Job

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rospita Napa, istri mantan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae tidak mendapat jabatan atau non job. Mantan Kepala Dinas Pariwisata ini tidak ikut dilantik atau dikukuhkan pada acara Pengukuhan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Senin, 6 Februari 2023. Rospita Napa Biringkanae […]

  • Berlaku Hari ini, Warga Tana Toraja Wajib Pilah Sampah Organik, Anorganik dan Residu, Ada Sanksi Bagi yang Melanggar

    Berlaku Hari ini, Warga Tana Toraja Wajib Pilah Sampah Organik, Anorganik dan Residu, Ada Sanksi Bagi yang Melanggar

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Bupati Tana Toraja dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup saat memantau pengolahan sampah di Instalasi Pengolahan Sampah Terpadu (IPST) di TPA Tana Malia. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM,MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja mulai menerapkan aturan baru pengelolaan sampah sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan serta mengurangi volume sampah yang masuk di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tana Malia […]

  • Kedua Kalinya, LKPD Pemkab Tana Toraja Diberi Opini WTP dari BPK

    Kedua Kalinya, LKPD Pemkab Tana Toraja Diberi Opini WTP dari BPK

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tana Toraja tahun 2024 kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan. Ini opini WTP kedua kalinya secara berturut-turut, yang diawali saat Kabupaten Tana Toraja dipimpin Theofilus Allorerung dan Zadrak Tombeg. Sebelumnya, Kabupaten Tana Toraja selalu mendapat predikat Wajar […]

  • “Silopak Papa Tallang” ala Panitia 110 Tahun IMT Melalui Program Bedah Rumah

    “Silopak Papa Tallang” ala Panitia 110 Tahun IMT Melalui Program Bedah Rumah

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — “Silopak Papa Tallang” dalam filosofi Toraja berarti menggandengkan dua atau lebih bambu sehingga memilik fungsi seperti atap pada rumah adat Toraja. Istilah “Silopak Papa Tallang” ini pernah digunakan Pemda Tana Toraja era Nico-Victor dalam merealisasikan program pembangunan daerah dimana saat itu Pemda Tana Toraja menggandengkan (Ma’pasilopak) dua sumber anggaran berbedah yakni APBD […]

  • Virus Demam Afrika pada Babi Sudah Masuk Toraja, Apa yang Harus Kita Lakukan?

    Virus Demam Afrika pada Babi Sudah Masuk Toraja, Apa yang Harus Kita Lakukan?

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Penyakit yang disebabkan oleh virus paling mematikan pada babi, yakni African Swine Fever (ASF) atau Demam Afrika sudah masuk ke Tana Toraja dan Toraja Utara. African Swine Fever (ASF) merupakan penyakit pada babi yang disebabkan oleh virus ASF (ASFV) dari famili Asfarviridae. Penyakit ini menimbulkan berbagai pendarahan organ internal pada babi domestik maupun […]

expand_less