Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » FORGAN Toraja Siap Menangkan Ganjar Pranowo-Erick Thohir di Pilpres 2024

FORGAN Toraja Siap Menangkan Ganjar Pranowo-Erick Thohir di Pilpres 2024

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 6 Jun 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Puluhan warga Toraja yang tergabung dalam Forum Relawan Ganjar (FORGAN) mendeklarasikan pasangan Ganjar Pranowo – Erick Thohir sebagai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, periode 2024 – 2029, di Kedai Maballo Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Jumat, 3 Juni 2022.

Deklarasi FORGAN Toraja tersebut digagas oleh Saktian dan Altap. FORGAN atau Forum Relawan Ganjar adalah salahsatu relawan yang bertekad memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia .

Kordinator Relawan FORGAN Toraja, John Kadang, SE, MM, menyatakan para relawan bertekad untuk memenangkan Ganjar-Erick demia masa depan negara, agar dipimpin oleh orang- orang yang memang punya kepedulian, pro rakyat, serta tegas mempertahankan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Kita bersatu dalam FORGAN untuk satu visi dan misi dalam memperjuangkan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2024 . Karena itu saya yakin dan percaya kita yang hadir hari ini adalah terompet di masyarakat mulai hari ini dan sampai tahun 2024 mendatang,” tegas John Kadang.

Deklarasi tersebut, juga dihadiri oleh politisi senior PDI Perjuangan, Jacobus K. Mayong Padang. Meski begitu, Bung Kobu’, sapaan akrab Jacobus K. Mayong Padang, menyatakan dirinya hadir sebagai pribadi dan sahabat Ganjar Pranowo, bukan atas nama partai.

Bung Kobu’ menyebut, FORGAN hadir karena kepedulian terhadap kondiri negara saat ini, yang meskipun sudah berupaya dengan sekuat tenaga untuk diperbaiki tapi masih banyak kekurangan. “Orang bilang kita anti korupsi, tapi korupsi jalan terus. Orang boleh bilang birokrasi ditata dengan baik, tapi birokrasi masih tetap amburadul, termasuk di Toraja Utara ini, birokrasi masih amburadul,” tegasnya.

Menurut Bung Kobu’, Presiden Jokowi sudah menjalankan pemerintahan selama ini dengan baik. Hal itu harus diteruskan oleh orang yang memiliki kepribadian dan visi yang sama.

“Ibarat orang sakit, Pak Jokowi sudah merawat dengan baik, tapi kan penyakit yang komplek ini tidak mungkin diselesaikan dalam waktu yang singkat. Berat sekali. Makanya, saya juga sampaikan bahwa banyak hal yang dilakukan tapi belum sampai pada titik yang boleh dikatakan pulih betul,” tutur mantan anggota DPR RI dari PDI Perjuangan ini.

Karena negara kita belum pulih betul, lanjut Bung Kobu’, dibutuhkan orang yang telaten untuk melanjutkan perawatan .”Kenapa kita butuh orang yang telaten untuk melanjutkan perawatan, karena penyakit ini kalau diobati sedikit dan tidak berlanjut pengobatannya itu dengan baik dia akan kambuh dan menjadi ganas persis kangker. Kanker itu kalau diganggu sedikit dan tidak berlanjut pengobatannya apa semua dia akan menjadi ganas. Begitu juga dengan Republik ini,” katanya.

Masih kata Bung Kobu’, terkait tudingan pencitraan berlebihan yang ditujukan ke Ganjar Pranowo, dia menyatakan masyarakat sudah bisa membaca, mana kegiatan yang di buat-buat untuk pencitraan dan mana kegiatan yang memang sesungguhnya. “Dan itu bisa dilihat sama Ganjar Pranowo keseriusan dalam membangun dan mengemban jabatan yang diberikan dia kepadanya, saya kira dia betul-betul orang yang sangat serius,” urai Bung Kobu’.

Menurut dia, meski sampai saat ini belum ada penentuan dari partai-partai untuk menentukan siapa yang akan didukung, namun tidak ada salahnya sebagai warga negara yang baik, bertanggung jawab, dan ingin melihat bangsa dan negaranya ini baik, tidak ada salahnya mendeklarasikan diri untuk mendukung Ganjar Pranowo.

“Dan itu sudah terjadi dimana-mana. Relawan yang mendukung Ganjar lebih banyak dari Relawan Jokowi. Banyak sekali orang yang dengan sukarela mau membaktikan dirinya untuk mendukung Ganjar Pranowo ,” pungkas Bung Kobu’.

Untuk diketahui, Koordinator Forum Relawan Ganjar (FORGAN) Nasional adalah Aidil Fitri, SH, dan Deklarasi Forgan Toraja digagas oleh Saktian dan AlTap. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Perkara Lapangan Gembira Rantepao, Jubir PN Makale: Tidak Ada Eksekusi Riil Terhadap Aset Pemerintah

    Terkait Perkara Lapangan Gembira Rantepao, Jubir PN Makale: Tidak Ada Eksekusi Riil Terhadap Aset Pemerintah

    • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Juru Bicara (Jubir), yang juga Hakim Pengadilan Negeri (PN) Makale, Helka Rerung menegaskan berdasarkan Buku Pedoman Eksekusi dan berdasarkan ketentuan pasal 50 UU Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, tidak ada eksekusi riil terhadap aset pemerintah. Hal itu ditegaskan Helka Rerung menjawab pertanyaan jurnalis kareba-toraja.com, terkait eksekusi objek perkara Lapangan Gembira […]

  • Tarik Ulur Nasib Perpanjangan Kontrak PT Vale; Bersanding, Bukan Bertanding Mencari Solusi

    Tarik Ulur Nasib Perpanjangan Kontrak PT Vale; Bersanding, Bukan Bertanding Mencari Solusi

    • calendar_month Sen, 12 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: John Rende Mangontan (Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan 2019-2024) BELUM lama kita mendengar senandung “kemesraan” antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dengan PT Vale Indonesia (dulu bernama PT INCO). Saat itu momen penyerahan aset dan pengelolaan bandar udara di Malili, Kabupaten Luwu Timur.  Namun syair itu terdengar sedikit fals beberapa hari terakhir, menyusul […]

  • Empat Warga Mengkendek, Tana Toraja, Digigit Anjing Gila

    Empat Warga Mengkendek, Tana Toraja, Digigit Anjing Gila

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Empat warga Ge’tengan, Kelurahan Rante Kalua’, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, digigit anjing yang diduga terjangkit rabies atau anjing gila, Rabu, 13 Juli 2022. Mama Lisa, warga Ge’tengan, yang dikonfirmasi mengatakan empat warga tersebut digigit oleh anjing yang sama. Mama Lisa mengatakan dua dari empat warga tersebut merupakan guru. Warga yang digigit anjing […]

  • Respon Keluhan Masyarakat, Toraja Utara Integrasikan Stakeholder Penanganan Bencana

    Respon Keluhan Masyarakat, Toraja Utara Integrasikan Stakeholder Penanganan Bencana

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara merespon pesimisme beberapa kalangan terkait penanganan bencana alam dengan mengintegrasikan semua stakeholder penanganan bencana, mulai dari  mitigasi pencegahan, penanganan, dan pemulihan pasca bencana. Integrasi semua stakeholder penanganan bencana alam ini mulai dipersiapkan oleh Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, saat meninjau kesiapsiagaan mitigasi dan penanganan bencana alam […]

  • Rumah Sekaligus Kios di Ke’pe, Toraja Utara, Ludes Terbakar

    Rumah Sekaligus Kios di Ke’pe, Toraja Utara, Ludes Terbakar

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KAPALA PITU — Satu unit rumah yang juga digunakan sebagai kios di Ke’pe, Lembang Polopadang, Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, ludes terbakar, Minggu, 20 Juli 2025 siang. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.15 Wita itu terjadi saat rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya. Rumah sekaligus kios yang terbakar itu milik Mama Kipli. Saat kejadian, […]

  • Ini Penyebab Kelangkaan Solar di Toraja

    Ini Penyebab Kelangkaan Solar di Toraja

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Antrian panjang truk-truk, bus, dan jenis kendaraan lain yang berbahan bakar solar sudah tiga pekan terjadi di wilayah kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. Antrian panjang truk dan kendaraan berbahan bakar solar lainnya terjadi karena pasokan BBM jenis Solar yang ada di SPBU tidak stabil. Salah satu petugas SPBU di Tana Toraja […]

expand_less