Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Ada Dua Batu Besar, Evakuasi Material Longsor di Sereale Butuh Waktu 3-4 Hari

Ada Dua Batu Besar, Evakuasi Material Longsor di Sereale Butuh Waktu 3-4 Hari

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA — Dinas PU Bina Marga Provinsi Sulsel merespon bencana alam tanah longsor di jalan poros provinsi yang menghubungkan Tikala-Pangala’, tepatnya di Sereale, Rabu, 15 Maret 2023 dini hari dengan menurunkan alat berat ke lokasi, Rabu petang.

Alat berat jenis eskavator tersebut langsung mengevakuasi sebagian material longsor yang menutupi badan jalan. Evakuasi sebagian material itu membuka ruang dan memberi kesempatan agar kendaraan bisa melintas dan selanjutnya menggunakan jalan alternatif, yang ada di tikungan.

Sebagian material longsor lainnya belum bisa dievakuasi, karena selain volume yang sangat besar, juga terdapat dua batu besar yang ikut jatuh bersama material lainnya, seperti bambu, kayu, dan tanah.

“Kita buka dulu yang bagian bawah ini agar kendaraan bisa melintas. Kalau yang bagian atas ini, mulai kita kerjakan besok,” tutur Kepala UPT Penyelenggaraan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah Baru-Pare-Enrekang-Toraja, Cristian Sampebua, yang meninjau lokasi bersama Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel, John Rende Mangontan, Rabu petang.

Menurut Cristian, untuk proses evakuasi bagian atas dibutuhkan waktu sekitar 3-4 hari, karena ada material batu besar yang ikut terbawa longsor. “Kita mesti breker ini batu. Mungkin tiga sampai empat hari baru selesai,” ujar Cristian.

Untuk diketahui, tanah longsor yang terjadi di To’nakka, Lembang Sereale, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, yang terjadi pada Rabu, 15 Maret 2023 dinihari berlokasi tepat di tikungan tajam To’nakka. Material longsor menutupi badan jalan bagian atas maupun bawah tikungan. Tepat di tikungan itu ada jalan alternatif Papadanunan. Jadi, dengan terbukanya jalan bagian bawah, warga sudah bisa melintas melalui jalan alternatif ini.

“Untuk sementara, warga bisa lewat, tapi melalui jalan alternatif,” tutur Cristian.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulsel, John Rende Mangontan menyatakan mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan oleh Bina Marga untuk mengatasi longsor tersebut.

Dia menyebut dirinya langsung berkoordinasi dengan Kepala UPT Penyelenggaraan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah Baru-Pare-Enrekang-Toraja usai mendapat informasi tentang adanya tanah longsor di jalan poros provinsi tersebut.

“Intinya sekarang kan sudah ada penanganan dari teman-teman PU. Kita dukung mereka agar bekerja dengan cepat sehingga masyarakat bisa menggunakan kembali jalan tersebut,” kata JRM, sapaan akrab John Rende Mangontan. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aniaya Wanita dan Pamannya di Pangala’, Pria Paruh Baya Ini Ditangkap Polisi

    Aniaya Wanita dan Pamannya di Pangala’, Pria Paruh Baya Ini Ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Unit Resmob Satuan Reskrim Polres Toraja Utara mengamankan DT alias PD (43 tahun) di Jalan Poros Tallunglipu-Sa’dan, Kecamatan Tallunglipu, Rabu, 7 Juni 2023 siang. DT alias PD yang merupakan warga Kelurahan Pangala’, Kecamatan Rindingallo, ini ditangkap karena diduga kuat menjadi pelaku penganiayaan terhadap seorang wanita bernama Monika Zakaria dan pamannya Benyamin Kinda, […]

  • 2 Pemuda Mengkendek Ini Nekad Mencuri Hanya karena Tidak Punya Uang untuk Pergi Karaoke

    2 Pemuda Mengkendek Ini Nekad Mencuri Hanya karena Tidak Punya Uang untuk Pergi Karaoke

    • calendar_month Selasa, 8 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Alasan kedua pemuda berinisial IAR, 24 tahun dan FA, 23 tahun, membongkar sebuah kios di Lempe, Kelurahan Rantekalua’, Kecamatan Mengkendek ini bikin geleng-gelang kepala. Betapa tidak, keduanya mengaku nekad membongkar kios milik Yondri di Lempe dan mencuri beberapa barang, karena tidak memiliki uang untuk pergi nyanyi-nyanyi dan minum di café karaoke. Namun, […]

  • Kebakaran di Embatau Hanguskan 2 Tongkonan, 3 Rumah, dan 4 Alang

    Kebakaran di Embatau Hanguskan 2 Tongkonan, 3 Rumah, dan 4 Alang

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA — Kebakaran hebat melanda komplek Tongkonan Pollo’ Tondok di Dusun Peraroan, Lembang (Desa) Embatau, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, Rabu, 18 September 2024. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 Wita itu menghanguskan dua unit rumah adat Toraja (Tongkonan) dan empat Alang (lumbung padi). Selain itu, tiga rumah milik warga, terdiri dari 2 rumah batu […]

  • Mengintip Pengalaman 2 Siswa SMA Kristen Barana’ Jadi Siswa Sekolah Menengah Negeri di Australia

    Mengintip Pengalaman 2 Siswa SMA Kristen Barana’ Jadi Siswa Sekolah Menengah Negeri di Australia

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Lidya Carista Batulapa dan Fernando Kendek Allo, 2 Siswa SMA Kristen Barana’ saat berada di Crusoe College yakni salah satu sekolah menengah negeri yang ada di Australia. (Foto/Dokumen Pribadi)   KAREBA-TORAJA.COM, AUSTRALIA —SMA Kristen Barana’ Toraja Utara mengirim dua perwakilan untuk mengikuti School Immersion Programme yang diadakan di Crusoe College, Bendigo, Australia. School Immersion Programme […]

  • Cegah Kebakaran Hutan, Warga Diimbau Hindari Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakar

    Cegah Kebakaran Hutan, Warga Diimbau Hindari Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakar

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Patroli himbauan dan monitoring pada kawasan hutan dan titik – titik atau lokasi rawan kebakaran Kecamatan Bonggakaradeng, Kamis 05 September 2024. KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Tana Toraja terus dilakukan tim Gabungan Polri – TNI dan Manggala Agni. Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan dibeberapa […]

  • Pdt. Alfred Anggui Terpilih Ketua Umum BPS Gereja Toraja Periode 2026-2031

    Pdt. Alfred Anggui Terpilih Ketua Umum BPS Gereja Toraja Periode 2026-2031

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Pdt. Dr. Alfred Anggui terpilih Ketua Umum BPS Gereja Toraja. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, PALOPO — Sidang Sinode Am XXVI Gereja Toraja yang berlangsung di Kota Palopo sejak 09 Juli 2026, kini memasukinya hari terakhir atau hari Ke-5, Selasa 14 Juli 2026. Salah satu agenda sidang yang paling menarik perhatian jemaat Gereja Toraja adalah pemilihan […]

expand_less