Kebakaran Hutan di Baruppu’ Merambat ke Kuburan (Liang), Ratusan Peti Mayat Terbakar
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kuburan (Liang) Pongtimban di Baruppu’ yang berisi ratusan peti mayat terbakar. (Foto: Istimewa)
KAREBA-TORAJA.COM, BARUPPU’ — Bencana kebakaran hutan dan lahan terjadi di Dusun Salurea Rangri Kelurahan Baruppu’ Utara Kecamatan Baruppu’ Toraja Utara Jumat malam hingga Sabtu 23 sampai 24 Oktober 2026.
Kebakaran diperparah karena api meluas dan merambat ke area Liang (Kuburan Khas Toraja) yakni Liang Pongtimban dan menghanguskan ratusan peti mayat.
Liang Pongtimban sendiri adalah liang batu yang berada di tebing dengan puluhan lubang liang. Setiap lubang berisi peti mayat satu rumpun keluarga.
Lurah Baruppu’ Selatan Natan Pongtoko yang dikonfirmasi Wartawan KAREBA TORAJA, Sabtu malam 24 Oktober 2026 membenarkan peristiwa yang terjadi di wilayahnya.
Natan mengatakan jumlah pintu liang yang terbakar ada puluhan dan ratusan peti mayat dilaporkan terbakar.
Natan mengatakan pihaknya belum memiliki data lengkap jumlah peti yang terbakar karena setiap pintu liang dimiliki oleh satu rumpun keluarga sehingga hanya keluarga tersebut yang mengetahui berapa jumlah peti yang ada dalam satu pintu liang tersebut.
“Kalau jumlah pastinya belum bisa dihitung yang jelas itu ratusan karena liang ini merupakan kuburun umum pada zaman dahulu” tutur Natan.
Natan mengatakan karena api belum padam, saat ini pihaknya masih fokus pada kegiatan pemadaman dengan dibantu dari Damkar Toraja Utara dan masyarakat.
“Saat ini api masih merambat ke area tebing – tebing yang sulit dijangkau meskipun daerah tebing tersebut sudah tidak ada liang kubur disana” tutur Natan
Natan juga mengatakan kebakaran yang terjadi sejak tadi malam juga sempat mendekati area pemukiman beruntung warga sigap menghalau api sehingga tidak ada rumah yang terbakar.
Natan mengatakan terkait penyebab kebakaran belum bisa dipastikan namun diduga ada yang sengaja membakar lahan karena api mulai kelihatan saat waktu menunjukkan tengah malam.
Natan juga saat ini sedang melaporkan kejadian ini ke Pihak Kepolisian.
“Kita minta Polres mengusut tuntas kejadian ini” tutup Natan. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende




Saat ini belum ada komentar