Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Monumen Brigjen TNI (Purn) Mesach Frans Karangan Diresmikan

Monumen Brigjen TNI (Purn) Mesach Frans Karangan Diresmikan

  • account_circle Desianti/Art
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • comment 2 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong meresmikan Monumen “Penaa Melona Ne’ Karangan” Brigjen TNI (Purn) Mesach Frans Karangan yang terletak di ujung Jembatan Malangngo, Kelurahan Tampo Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu, Jumat, 20 Februari 2026.

Peresmian ini bertepatan dengan setahun pemerintahan Frederik Victor Palimbong dan Andrew Branch Silambi memimpin Kabupaten Toraja Utara.

Peresmian monuman yang dibangun pemerintah dengan anggaran sebesar Rp 250 juta itu, dihadiri Wakil Bupati Toraja Utara, Andrew Branch Silambi, Ketua DPRD Toraja Utara, Hermin Sa’pang Matandung, sejumlah keluarga Almarhum Frans Karangan, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepada wartawan, Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong menjelaskan bahwa monumen ini menjadi penanda sekaligus pengingat bahwa Tuhan mengaruniakan salah satu putra terbaik Toraja, yakni Brigjen TNI (Purn) Frans Karangan untuk menjaga kehormatan Toraja.

Penaa melona Ne’ Karangan adalah satu kalimat yang terus kita kenang, sekaligus memotifasi kita untuk menjadi berkat bagi sesama,” ujar Frederik.

“Suatu saat, dalam masa Sangtorayan ada seorang Mesach Frans Karangan yang menjadi pahlawan local kita, tidak saja berjuang untuk nusa dan bangsa tetap juga menjaga kehormatan orang Toraja, di tanahnya sendiri, di rumahnya sendiri,” jelas Frederik lebih lanjut.

Frederik Victor Palimbong sendiri merupakan salah satu cucu dari Brigjen TNI (Purn) Mesach Frans Karangan.

BERITA TERKAIT: Buku Biografi Frans Karangan, Salah Satu Pejuang Toraja, Diluncurkan

Selain Monumen yang baru dibangun itu, sebelumnya pemerintah Kabupaten Tana Toraja sudah mengabadikan nama Frans Karangan pada sebuah jalan di Tallunglipu, yakni Jalan Frans Karangan yang menghubungkan Malangngo dengan Lembah Keramat ke arah Kecamatan Tikala.

Dikutip dari buku biografi “Komandan Frans Karangan” yang ditulis oleh Sili Suli, Mesac Frans Karangan lahir pada 12 Mei 1927. Ia wafat pada 23 Juli 1994. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Buntu Lepong Rantepao.

Sejarah Mesach Frans Karangan mencakup kiprahnya sebagai komandan pasukan, terutama dalam operasi penumpasan DI/TII di Sulawesi Selatan. Ia dikenal sebagai sosok yang loyal kepada NKRI dan mampu memimpin pasukannya, Batalyon 758, dalam berbagai operasi militer dengan baik, bahkan menjadi Batalyon Raider pertama di Sulawesi Selatan.

Frans Karangan memulai karir militernya sebagai komandan pasukan di Seinendan, organisasi semi-militer bentukan Jepang. Ia memimpin Batalyon 758 dalam operasi penumpasan DI/TII di Masamba, Malili, dan Mangkutana pada tahun 1960-1962. Pasukannya berhasil mendesak DI/TII mundur ke Sulawesi Tenggara.

Panglima M. Jusuf menjadikan Batalyon 758 sebagai Batalyon Raider pertama di Sulawesi Selatan karena dedikasi dan kesetiaannya kepada NKRI, serta tidak pernah terpengaruh oleh DI/TII.

Selain tugas militer, Frans Karangan juga membantu masyarakat Toraja, termasuk membantu tokoh-tokoh masyarakat yang meminta bantuannya. Ia bahkan pernah mengirim pasukan untuk membantu perlawanan masyarakat Toraja terhadap pasukan Resimen Infanteri 23. (*)

  • Penulis: Desianti/Art
  • Editor: Arthur

Komentar (2)

  • Desman Lolong

    Sejarah tidak bisa dilewatkan apalagi dilupakan .Jadi biarlah sejarah yang mengungkapkan siapa dan bagaimana terjadi untuk generasi muda masyarakat adat Toraja di kemudian. GBU

    Balas21 Februari 2026 3:28 pm
  • Desman Lolong

    Beliau bukan saja prajurit saja tetapi penjaga alam budaya adat Toraja. Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Itulah Beliau lakukan untuk menjaga budaya adat masyarakat Toraja secara arti luas. Selamat buat para keluarga besar Karangan yg telah berjuang untuk menjadikan sesuatu yg berarti untuk sejarah generasi muda Toraja selanjutnya. Dan saya usul juga kepada Para Stake holder di Kabupaten Toraja Utara untuk bisa diabadikan nama beliau di Kodim atau Korem dan nama jalan protokol di seluruh Kabupaten Toraja Utara maupun Toraja. Terimakasih. Jangan sekali kali meninggalkan sejarah.

    Balas21 Februari 2026 3:27 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda 24 Tahun Ini Ditangkap karena Diduga Curi Motor di Sopai, Toraja Utara

    Pemuda 24 Tahun Ini Ditangkap karena Diduga Curi Motor di Sopai, Toraja Utara

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Seorang pemuda berinisial NTT (24) ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Toraja Utara, Jumat, 26 April 2024 malam. NTT, pemuda yang tercatat sebagai warga Dusun Tambolang, Kelurahan Nonongan Utara, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara itu ditangkap polisi karena diduga kuat menjadi pelaku pencurian sebuah sepeda motor milik seorang bernama Max B., warga Sopai. […]

  • Pemkab Tana Toraja Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2022

    Pemkab Tana Toraja Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2022

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja meraih penghargaan pembangunan daerah tahun 2022 dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Penghargaan itu diterima oleh Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeq, mewakili Bupati Tana Toraja di sela-sela pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2023 dirangkaikan dengan penyerahan Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Kabupaten dan Tingkat Kabupaten […]

  • Pengamat: JK Tondok Layak Diperhitungkan di Pilkada Toraja Utara

    Pengamat: JK Tondok Layak Diperhitungkan di Pilkada Toraja Utara

    • calendar_month Sen, 15 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Anggota DPRD Toraja Utara, Joni Kornelius Tondok disebut layak diperhitungan di Pilkada Toraja Utara tahun 2024; baik di posisi Calon Bupati maupun Wakil Bupati. Alasannya, politisi yang akrab disapa JK Tondok tersebut sangat berpengalaman di bidang politik. “Menjadi anggota DPRD lima periode, baik masih Tana Toraja maupun setelah Toraja Utara mekar, itu […]

  • Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Toraja Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana Alam di Malimbong Balepe’

    Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Toraja Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana Alam di Malimbong Balepe’

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MALIMBONG — Sejumlah organisasi mahasiswa dan pemuda menggalang dana untuk membantu keluarga korban bencana alam tanah longsor, yang terjadi di Lembang Lemo Menduruk, Kecamatan Malimbong Balepe’, Tana Toraja, beberapa waktu lalu. Akibat tanah longsor tersebut, rumah milik keluarga Mama Ririn, yang tinggal bersama ketiga anaknya, mengalami kerusakan cukup parah. Meski tidak ada korban jiwa […]

  • PMTI Nyatakan Dukacita Atas Meninggalnya Damaris Pakan; Pendeta Perempuan Pertama Gereja Toraja

    PMTI Nyatakan Dukacita Atas Meninggalnya Damaris Pakan; Pendeta Perempuan Pertama Gereja Toraja

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Pengurus Pusat Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) menyatakan dukacita mendalam atas meninggalnya Pdt. Damaris Maartje Pakan-Anggui, yang meninggal dunia pada Rabu, 30 April 2025. Almarhumah Damaris Maartje Pakan-Anggui merupakan Pendeta perempuan pertama di Gereja Toraja. Ungkapan dukacita ini disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PMTI, Dating Palembangan mewakili Ketua Umum, Mayjend TNI (Purn) Yulius […]

  • Vaksinasi Covid-19 di Tana Toraja Baru Capai 22 Persen dari Target

    Vaksinasi Covid-19 di Tana Toraja Baru Capai 22 Persen dari Target

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Meski hampir setiap hari menggelar vaksinasi Covid-19, namun keterbatasan stok vaksin dari Provinsi membuat capaian target vaksinasi di Tana Toraja berjalan cukup lambat. Hingga Rabu, 11 Agustus 2021, baru 22% atau 49.009 orang yang mendapatkan vaksin dari 223.807 orang target vaksinasi di Tana Toraja. Itu untuk dosis 1 atau dosis pertama. Untuk […]

expand_less