Sering Tak Kebagian BBM, Sopir Angkutan Mengkendek Dukung Penertiban Pelansir di SPBU Minanga
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Minanga, Kecamatan Mengkendek, yang belakangan ini mendapat sorotan terkait dugaan pelansiran BBM. (AP/Kareba Toraja)
KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Aktivitas pelansir BBM subsidi di SPBU Minanga yang dinilai merugikan konsumen karena menyebabkan antrian panjang dan menyebabkan bahan bakar di SPBU cepat habis dikeluhkan sejumlah pihak.
Tak hanya Babinsa yang sempat adu mulut dengan oknum pelansir, keluhan juga disampaikan oleh salah seorang sopir angkutan rute Mengkendek – Makale yang setiap hari berharap pasokan BBM dari SPBU Minanga.
YP, salah seorang sopir angkutan Mengkendek, mengakui jika aktivitas pelansir di SPBU Minanga sangat meresahkan.
“Selain menyebabkan antrian panjang, kadang kita ikut antri panjang dan lama namun ujung-ujungnya tidak dapat BBM karena kehabisan,” sesal YP.
YP mengatakan aktivitas pelansir biasanya terjadi mulai sejak pagi saat jam – jam sibuk sehingga betul-betul menyebabkan antrian panjang.
“Bayangkan Pak, saya antri pagi, jam 11 sudah habis dan saya yang ikut dalam antrian sudah tidak kebagian,” sesal YP.
YP mengakui bahwa sejak pemberitaan soal aktivitas pelansir BBM viral di media sosial dalam 3 hari terakhir, tidak lagi terjadi antrian panjang di SPBU Minanga dan BBM tidak lagi cepat habis.
“Sekarang setelah viral di media sosial, biar sore datang di SPBU, BBM tetap ada dan tidak antri,” tutup YP. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar