Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » 18 Tahun Terpisah, Video Mahasiswi IAKN Toraja Bertemu Sang Ayah, Viral, Begini Cerita Lengkapnya

18 Tahun Terpisah, Video Mahasiswi IAKN Toraja Bertemu Sang Ayah, Viral, Begini Cerita Lengkapnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
  • comment 0 komentar

Minggu, 11 Juli 2021 pagi, jagad maya Toraja dihebohkan dengan video viral seorang anak dengan bapaknya yang dipertemukan untuk pertama kalinya setelah terpisah selama 18 tahun lamanya.

Anak tersebut bernama Santi Mongan, mahasiswi semester 6 Jurusan Pendidikan Agama Kristen, Institut Agama Kristen Negeri Toraja (IAKN Toraja). Santi Mongan bertemu dengan sang ayah, Yulius Ello setelah terpisah selama kurang lebih 18 tahun lamanya.

Yang tak kalah mengharukan, pertemuan tak disengaja antara ayah dan anak ini terjadi saat sang anak sedang melaksanakan KKN Tematik di kampung ayahnya sendiri.

Kepada jurnalis kareba-toraja.com, Santi Mongan menceritakan kisahnya mulai dari pertama kali terpisah hingga akhirnya dipertemukan kembali dengan Sang Ayah. 18 tahun lalu, keluarga kecil ini tinggal di perantauan. Suatu ketika, saat Santi baru berumur 3 tahun, ayah dan ibunya hendak berkunjung dari Balikpapan ke rumah kerabat di Manggar, Kalimantan Timur. Saat tiba di terminal, Santi dan ibunya diminta untuk jalan duluan ke Manggar, sementara sang ayah akan menyusul kemudian. Namun hingga beberapa waktu kemudian Sang Ayah tak kunjung tiba. Sejak itulah Santi dan Sang Ibu bernama Maria Mongan terpisah dengan ayahnya. Saat Santi berumur 5 tahun, Ibunya memutuskan untuk kembali ke kampung halaman di Tapparan, Kecamatan Rantetayo, Tana Toraja karena sang nenek tutup usia. Dan pada saat itu Santi dan Ibunya memilih menetap di kampung di Tapparan menemani sang Kakek yang kalah itu tinggal sendiri.

18 tahun berlalu. Santi tumbuh dewasa dan melanjutkan pendidikan di IAKN Toraja hingga akhirnya melaksanakan KKN tematik di kampung halaman Sang Ayah, Lembang Issong Kalua’, Kecamatan Buntao’.

Tumbub dewasa tanpa kasih sayang sang ayah tentu menjadi satu kerinduan bagi Santi, karena itu nama lengkap dan asal kampung Sang Ayah yakni Buntao’ sangat melekat dalam ingatannya meski dirinya tidak tahu harus mencari kemana sementara Buntao’itu cukup luas.

Minggu 11 Juli 2021, mujizat Tuhan hadir untuk Santi. Tanpa disengaja Santi mendapat tugas di lokasi KKN untuk melakukan pendataan penduduk. “Mungkin memang inimi jalannya Tuhan Kak, karena sebenarnya kemarin pagi itu kami rencananya mau pergi cat jembatan yang ada di sini tapi saya bersama 5 teman lainnya tiba-tiba ditugaskan lagi untuk pendataan. Saat proses pendataan, teman saya yang mendata di rumahnya Bapak terus saya mendata di tetangganya tapi saya tidak tahu sama sekali kalau itu rumahnya Bapak saya,” cerita Santi.

Singkat cerita, Santi dan kawan-kawan akhirnya tiba disalah satu rumah warga yang menyimpan semua data KK masyarakat.  Lalu pemilik rumah itu mengeluarkan semua fotocopy KK warga. Tak sengaja mata Santi tertuju pada selembar KK yang berwarna biru di balik tumpukan fotocopy KK yang berwarna putih, dan didalamnya tertulis nama Yulius Ello yang tak lain adalah nama Ayahnya. Santi lalu mengambil KK tersebut lalu diantar oleh salah seorang warga mendatangi rumah pemilik KK untuk memastikan apakah benar nama itu adalah nama Ayahnya yang sudah 18 tahun berpisah dengannya. Tiba dirumah tersebut, Santi lalu menunjukkan foto ayah dan ibu saat masih muda, sambil bertanya apa bapak mengenal orang dalam foto tersebut dan sang ayah kelihatan bengong.

“Kan ada fotonya mama sama bapak dulu waktu masih muda di handphoneku kak. Jadi saya tanya, om kenal siapa yang ada di foto ini? Tapi mungkin belum jelas dia ambil kacamatanya terus pas dia lihat lagi, dia kayak bingung begitu, dia lihat saya lagi, karena saya pakai masker terus topi yang sengaja saya pakai tutupi muka supaya tidak dikenali. Mungkin dia bingung. Langsung saya buka masker langsung saya bilang saya Santi , Saya Santi Mongan anakmu ini bapak, saya masih hidup. Saya kira dia marah karena dia balik badan tapi ternyata dia taruh kacamatanya baru na peluk maka’ di situ, Kak,” cerita Santi.

Seketika tangisan Santi dan Sang Ayah pecah saat Sang Ayah memeluk dirinya. Momen haru dan bahagia ini lalu diabadikan dalam bentuk video oleh rekan-rekan Santi atas nama Chelsea, Arvika dan Darmi. Videonya lalu diunggah di media sosial dan viral dalam waktu singkat.

Tak hanya Santi dan Sang Ayah yang meluapkan tangis bahagia, rekan-rekan yang merekam momen bahagia iti juga ikut tersedu-sedu tak mampu menahan tangis.

Meski kini, Sang Ayah telah menikah lagi dan tinggal bersama istri dan dikaruniai anak-anaknya di kampung halamannya di Lembang Issong Kalua’ Kecamatan Buntao’, Santi merasa begitu bahagia akhirnya bisa dipertemukan kembali dengan Sang Ayah. Bagi Santi bertemu dengan Sang ayah setelah terpisah selama kurang lebih 18 tahun serasa seperti mimpi. Santi mengaku selama berkuliah di IAKN Toraja, sudah 2 kali mengikuti kegiatan Kampus yang diadakan di wilayah Buntao’ dan selalu tanyakan sama warga tentang Ayahnya namun tidak pernah ada petunjuk hingga akhirnya Tuhan menjawab doanya di hari itu. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terduga Pencuri Dengan Modus Petugas PLN Ditangkap di Gandangbatu Sillanan

    Terduga Pencuri Dengan Modus Petugas PLN Ditangkap di Gandangbatu Sillanan

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Dua oknum terduga pencuri yang mengaku sebagai petugas PLN akhirnya ditangkap warga bersama  anggota TNI di Karangan, Lembang Buntu Limbong, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, Selasa, 1 November 2022. Sebelumnya, warga Tana Toraja dihebohkan dengan beberapa kejadian pencurian yang dilakukan oleh dua orang tak dikenal yang mengaku petugas PLN. Modusnya, pura-pura memeriksa […]

  • FOTO: Tanah Bergerak, Warga Mengungsi, 7 Rumah Mesti Direlokasi

    FOTO: Tanah Bergerak, Warga Mengungsi, 7 Rumah Mesti Direlokasi

    • calendar_month Kam, 17 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Bencana alam tanah bergerak dengan retakan cukup luas yang terjadi Saruran, Dusun Kayangan, Lembang Rano Tengah, sejak Rabu, 16 Februari 2022, kian parah. Berdasarkan peninjauan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja, Kamis, 17 Februari 2022, area retakan dan pergerakan tanah makin meluas. Bahkan, saat Kepala BPBD Tana Toraja, […]

  • Pengangkatan TGUPP 2023, Gubernur Sulsel Dinilai Anaktirikan Toraja

    Pengangkatan TGUPP 2023, Gubernur Sulsel Dinilai Anaktirikan Toraja

    • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dinilai menganaktirikan Toraja dalam pengangkatan Tenaga Ahli Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2023. Padahal, banyak tokoh asal Toraja yang dianggap layak masuk dalam tim itu. Toraja tidak kekurangan orang pintar. Dari 63 Tenaga Ahli Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Provinsi Sulawesi Selatan yang […]

  • Sudah “Dikepung” Ratusan Warga, Sidang Putusan Perkara Lapangan Gembira Rantepao Ditunda

    Sudah “Dikepung” Ratusan Warga, Sidang Putusan Perkara Lapangan Gembira Rantepao Ditunda

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sidang dengan agenda pembacaan putusan atas gugatan perlawanan dari Gubernur Sulsel terhadap tergugat ahli waris Haji Ali dan Bupati Toraja Utara, dengan objek perkara tanah Lapangan Gembira/Pacuan Kuda Rantepao, yang dijadwalkan berlangsung Senin, 29 Agustus 2022 di Pengadilan Negeri Makale, ditunda. Alasan penundaan karena ada hakim yang mengadili perkara tersebut cuti dan […]

  • Komunitas Toraja Fishing Club Lepas 3.500 Bibit Ikan Nila di Sungai Sa’dan

    Komunitas Toraja Fishing Club Lepas 3.500 Bibit Ikan Nila di Sungai Sa’dan

    • calendar_month Sen, 5 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Komunitas Pemancing Ikan Toraja bernama Toraja Fishing Club (TFC) terus menunjukkan kepedulian yang besar terhadap keberlangsungan populasi ikan air tawar di wilayah Toraja (Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara). Bekerjasama dengan badan usaha yang bergerak di bidang budidaya ikan air tawar bernama UD. Bintang Maelo, Senin, 5 April 2021, TFC kembali melepas […]

  • Sertifikat Terindikasi Tumpang Tindih, Penertiban Hotel Andalan Makale Gagal Terlaksana

    Sertifikat Terindikasi Tumpang Tindih, Penertiban Hotel Andalan Makale Gagal Terlaksana

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Penertiban aset Hotel Andalan Makale yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Tana Toraja dan Satpol PP Provinsi Sulsel, Jumat, 11 Juli 2025, gagal terlaksana. Penyebabnya, pihak ahli waris Elisabet Berta Bu’tu bertahan dan menghalangi penertiban karena memegang sertifikat hak milik pada lokasi yang hendak ditertibkan. Hotel Andalan yang sebelumnya bernama Hotel […]

expand_less