110 Peserta Lomba Latto-latto Akan Unjuk Skill di Moment 110 Tahun IMT

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 110 peserta Lomba Latto-latto anak dan remaja akan menunjukkan skill di momentum 110 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT), pada hari Jumat, 17 Maret 2023 di Halaman Gereja Toraja Rantepao, Toraja Utara, pukul 14.00 Wita.

Koordinator Lomba, Pdt. Frederik Polis P. M.Th menyampaikan permainan tradisional yang sedang viral tersebut, disambut antusias oleh para peserta.

“Ini permainan tradisional yang dulunya memang digandrungi, baru sekarang ini kembali viral lagi. Luar biasa memacu anak-anak untuk berkreasi,” ucapnya, Rabu, 15 Maret 2023.

Pendeta Erik pun menekankan pentingnya mengajak anak-anak untuk tidak terlalu sering bermain gadget. Dalam perayaan 110 Tahun IMT, lomba permainan tradisional latto-latto menjadi kegiatan khusus anak-anak

Baca Juga  Napak Tilas Kenang A.A van de Loosdrecht, 110 Pemuda Akan Berlari 11.0 Kilometer

“Dari hari pertama perayaan, kegiatan kita sangat padat yang lebih banyak melibatkan orangtua dan anak muda. Maka di moment lomba ini, khusus anak-anak dan remaja,” tambahnya.

Peserta dibagi dua kategori, umur anak besar 9-11 tahun (Pa/Pi) dan anak remaja 12-14 tahun (Pa/Pi)

ATURAN LOMBA

  1. Peserta membawa masing-masing Latto-lattonya dengan panjang tali Latto-latto,20 cm(kanan kiri).
  2. Pendaftaran Tanggal 11 Januari 2023 Sampai 10 maret 2023.
  3. Durasi 10 Menit diam di tempat dan 5 menit berjalan ke depan. 4. Jika durasi habis, namun belum mendapatkan pemenang, maka akan dilanjutkan dengan tantangan berikutnya yaitu
  4. Tepuk Pramuka dalam waktu 5 menit.
  5. Jikalau belum didapatkan pemenangnya maka akan dilanjutkan dengan teknik mengangkat satu kaki bersilah dalam waktu 5 menit.
  6. Kalau belum didapatkan pemenangnya maka dilanjutkan dengan teknik Helikopter dalam waktu 3 menit.
Baca Juga  29 Tim Sudah Siap Berlaga di Festival Layang-layang Toraja 2023

Hadiah Pemenang: Juara 1 Rp. 500.000,- Juara 2 Rp. 300.000,- Juara 3 Rp. 200.000,- (*)

Penulis: Arsyad Parende/Rls
Editor: Arthur

Komentar