Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Terkait Penembakan 2 Guru Asal Toraja di Papua, PMTI Datangi Istana Presiden

Terkait Penembakan 2 Guru Asal Toraja di Papua, PMTI Datangi Istana Presiden

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Merespon peristiwa penembangan dua orang guru asal Toraja oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, 8 dan 9 April 2021 yang lalu, Pengurus Pusat Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) mendatangi Gedung Binagraha di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 5 Mei 2021.

Pengurus Pusat PMTI yang berkunjung ke Istana Presiden ini, diantaranya Sekretaris Jenderal, David Pajung, Penasehat PMTI Irjen Pol Matius Salempang, Bendahara PMTI Johni Mantong, didampingi salah satu staf di Kantor Staf Presiden (KSP), Titin Pirade.

“Tujuan kami datang untuk menyampaikan aspirasi, harapan, dan beberapa pikiran-pikiran dari masyarakat Indonesia yangg terhimpun dalam wadah PMTI,” terang David Payung, dalam keterangan tertulis yang disampaikan ke redaksi kareba-toraja.com, Sabtu, 8 Mei 2021.

Di gedung Bina Graha, pengurus PMTI diterima oleh Deputi V Kantor Staf Presiden. Adapun hal-hal yang dibahas, diantaranya langkah lanjut dan responn pemerintah atas  terbunuhnya dua orang guru yang sudah mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, bahkan jiwa raga dan nyawanya utk mencerdaskan anak anak Indonesia di pelosok Papua yang jadi korban pembantaian keji dari kelompok KKB Papua.

Kemudian, peristiwa terbunuhnya dua orang guru yang berasal dari daerah Toraja itu telah memberi dampak psikologi dan traumatik pada rekan-rekan guru lainnya menyebabkan mereka meninggalkan daerah tugas dan kembali ke Toraja maupun sebagian mengungsi ke daerah yang aman, seperti Jayapura, Timika, dan lain-lain.

“Jika hal ini tidak ada langkah jaminan keamanan dan pendampingan maka anak-anak Papua di pelosok akan semakin terpuruk dan tertinggal dalam pendidikan karena para guru tak berani lagi melanjutkan tugas yang penuh reesiko keamanan,” urai David Payung.

Untuk itu, lanjut David, PMTI berharap pemerintah memberi perhatian dan jaminan masa depan terhadap istri dan anak-anak dari kedua almarhum guru yang tertembak ( Yonathan Renden dan Oktavianus Rayo). Oktavianus meninggalkan istri dan 5 anak yang semua masih bersekolah SD hingga SMA. Sementara Yonathan meninggalkan istri dan 2 anak umur dua tahun dan seoang balita usia 6 bulan.

“Kehidupan mereka serba tidak pasti sepeninggal ayah mereka yang terbunuh,” kata David.

PMTI juga berharap pemerintah, dalam hal ini pihak Kementrian Pendidikan dapat mengambil langkah strategis dan komprehensif terkait keberadaan para guru di daerah rawan seperti di Kabupaten Puncak Papua agar mereka aman dan bisa melaksanakan tugas mencerdaskan anak-anak Papua tanpa khawatir akan keselamatan mereka dan bagaimana jaminan hidup keluarga mereka .

“Pengurus PMTI akan berjuang agar seluruh warga Toraja yg melaksanakan misi kemanusiaan dan membangun bangsa mendapat jaminan keamanan, keselamatan, dan perhatian terhadap status profesi dan kehidupan keluarga mereka yg terancam di daerah konflik,” tandas David.

David menyebut, hasil diskusi dan pertemuan dengan Deputi V KSP, PMTI mendapat harapan bahwa akan ada tindaklanjut dari negara terhadap kedua guru yang jadi korban penembakan karena mereka adalah martir dan pahlawan pendidikan yang telah mengorbankan jiwa raga untuk kemajuan Papua dalam hal pendidikan.

Menurut David, saat ini, PMTI tengah mengumpulkan data-data keluarga dan juga data data warga Toraja yang tengah menunaikan pengabdian di pelosok Papua agar bisa mendapat jaminan keamanan dan keselamatan dalam tugas. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Sulsel Resmikan Mapolres Toraja Utara yang Baru

    Kapolda Sulsel Resmikan Mapolres Toraja Utara yang Baru

    • calendar_month Minggu, 26 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Sejak resmi berpisah dari Polres Tana Toraja dan berdiri sendiri pada tahun 2019, Kepolisian Resor Toraja Utara kini memiliki Markas Komando yang baru dibangun di Panga, Kecamatan Tondon, Toraja Utara. Peresmian Markas Komando baru Polres Toraja Utara ini dilakukan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sujana di di Aula Mappaodang Mapolda Sulsel, Jumat, […]

  • Kembali Dilantik, Welem Sambolangi Jadi Ketua Karang Taruna Tana Toraja Tiga Periode

    Kembali Dilantik, Welem Sambolangi Jadi Ketua Karang Taruna Tana Toraja Tiga Periode

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi kembali dilantik menjadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Tana Toraja periode 2022 -2027. Pelantikan digelar di Aula Kantor Bupati Tana Toraja, Pantan Makale, Senin, 9 Januari 2023. Dengan pelantikan Welem Sambolangi sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Tana Toraja periode 2022- 2027 dengan demikian Welem Sambolangi telah mencatat […]

  • Salvius Pasang Dikukuhkan Jadi Ketua Korpri Toraja Utara

    Salvius Pasang Dikukuhkan Jadi Ketua Korpri Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Toraja Utara, Salvius Pasang dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Toraja Utara, masa bakti 2023-2028. Selain Salvius, sejumlah pengurus Korpri Toraja Utara lainnya juga dikukuhkan di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara, Senin, 22 Juli 2024. Pengukuhan pengurus Korpri Toraja Utara yang dilakukan […]

  • Ikut Arahan Satpol PP Lewat Jalur Panga, Kondektur Bus Litha Co Meninggal Tersengat Listrik

    Ikut Arahan Satpol PP Lewat Jalur Panga, Kondektur Bus Litha Co Meninggal Tersengat Listrik

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kebijakan pengalihan jalur lalu lintas untuk bus AKDP di Kabupaten Toraja Utara, yang diduga tidak dipersiapkan secara matang; baik teknis maupun non teknis, memakan korban. Seorang kondektur bus AKDP, Litha & Co, bernama Agung, 16 tahun, meregang nyawa setelah tersengat kabel listrik yang melintang di jalan poros Ba’tan-Rantepaku, Kelurahan Rantepaku Tallunglipu, Kecamatan […]

  • Curi Sepeda Motor di Jalan Starda Makale, Pemuda Asal Enrekang Ini Dibekuk Polisi

    Curi Sepeda Motor di Jalan Starda Makale, Pemuda Asal Enrekang Ini Dibekuk Polisi

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — RR, pemuda berusia 22 tahun asal Enrekang dibekuk Tim Batitong Maro Sat Reskrim Polres Tana Toraja, Minggu, 30 Mei 2021 petang. RR ditangkap saat hendak menjual sepeda motor yang dicurinya dari Jalan Starda Makale di Pasar Makale. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tana Toraja, AKP Syamsul Rijal, dalam keterangan pers kepada […]

  • BPK Sulsel Sosialisasikan Cara Penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi LHP di Toraja Utara

    BPK Sulsel Sosialisasikan Cara Penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi LHP di Toraja Utara

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan melaksanakan sosialisasi cara penyelesaian tindak lanjut rekomendasi BPK dalam rangka pengelolaan keuangan daerah yang baik di Toraja Utara. Sosialisasi tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) ini dilaksanakan untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan dalam pengelolaan keuangan daerah. Kegiatan itu laksanakan di ruang  pola perkantoran Bukit […]

expand_less