Pemkab Toraja Utara Segera Membongkar Pertokoan Lama Rantepao
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sel, 5 Jan 2021

Bangunan pertokoan lama Rantepao yang nampak tua dan kumuh.
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara akan segera membongkar bangunan ruko yang terletak di komplek pertokoan lama Rantepao. Setelah dibongkar, area itu akan digunakan untuk ruang publik.
Kepastian tentang pembongkaran ruko di area pertokoan lama ini disampaikan Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, dalam keterangan pers usai rapat dengan instansi terkait di komplek perkantoran Marante, Selasa, 5 Januari 2021.
“Segera kita bongkar dalam waktu dekat,” tegas Kalatiku.
Kalatiku menyatakan, sejak lama pemerintah Kabupaten Toraja Utara mau melakukan revitalisasi area pusat kota, termasuk di dalamnya komplek pertokoan lama. Namun, rencana itu selalu terkendala terkaiy dokumen asli kepemilikan dan kontrak antara pemerintah dan pihak swasta.
“Dokument asli surat perjanjian kontrak pemakaian gedung yang selama ini susah didapat, sudah kita dapatkan. Sehingga, rencana pembongkaran sudah bisa kita lakukan,” katanya.
Dijelaskan, Kalatiku Paembonan dalam dokument tersebut dinyatakan bahwa gedung pertokoan yang awalnya menjadi pusat perbelanjaan hanya merupakan Perjanjian Pemakaian selama 30 tahun yang ditandatangani oleh Bupati Tana Toraja saat itu, A.Y. K Andilolo dan Ketua DPRD Tana Toraja W. Allorerung tahun 1976.
“Dengan ditemukannya dokument autentik ini menguatkan Pemda sebagai pemilik tanah dan bangunan,” katanya.
Sebelum dibongkar, kata Kalatiku, pemerintah akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu, terutama kepada para pedagang yang saat ini menempati ruko-ruko di komplek pertokoan lama Rantepao.
“Sosialisasi akan kita lakukan mulai hari ini sampai tanggal 20 Januari 2021. Saya berharap masyarakat mendukung upaya pemerintah melakukan penataan dan revitalisasi komplek pertokoan lama ini,” pinta Kalatiku.
Kalatiku mengatakan, setelah dibongkar, tempat tersebut akan menjadi ruang publik dan parkiran sebelum dibangun. Sementara untuk penghuni yang ada di pertokoan bagi yang tidak memiliki tempat sendiri akan diarahkan ke Pasar Bolu.
“Ada bangunan baru di Pasar Bolu yang baru selesai dibangun. Nanti di situ kita tempatkan saudara-saudara kita yang tidak punya tempat usaha lain, selain di pertokoan lama,” pungkas Kalatiku. (*)
Penulis: Herson Tangsi
Editor: Arthur
- Penulis: Redaksi
Saat ini belum ada komentar