Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Mahasiswa Unibos Makassar Studi Lapangan ke Perkebunan Kopi PT Toarco Jaya

Mahasiswa Unibos Makassar Studi Lapangan ke Perkebunan Kopi PT Toarco Jaya

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEBUA — Sebanyak 67 mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos) Makassar menggelar kegiatan studi lapangan ke Perkebunan Kopi milik Perusahaan Toraja Arabica Coffee atau yang lebih dikenal dengan nama PT Toarco Jaya, yang terletak di Kelurahan Bokin, Kecamatan Rantebua Toraja Utara, Sabtu, 17 Juni 2023.

67 mahasiswa ini adalah mahasiswa semester 2 pada Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bosowa Makassar.

Studi lapangan mahasiswa Universitas Bosowa ini dipimpin Dr. Herminawaty Abubakar, SE, MM selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bosowa dan didampingi Dosen Pendamping Indrayani Nur, SE, MM, dan Nurhidayanti S.,SE, M.Si.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bosowa, Herminawaty Abubakar, SE, MM mengatakan kegiatan ini adalah kunjungan studi lapangan pada mata kuliah Pengantar Manajemen.

Herminawaty Abubakar menjelaskan bahwa saat ini di kampus Unibos ada program Pemerintah yang disebut MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang mana mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan dari kampus tapi juga dibekali dengan pengalaman diluar kampus.

“Kenapa kita memilih Toarco, karena perusahaan ini dikenal sudah eksis dan juga berbasis ekspor sehingga mahasiswa dianggap perlu mengetahui bagaimana manajemen dan proses produksinya,” terang Herminawaty Abubakar.

“Kegiatan lapangan ini adalah implikasi dari materi yang selama ini dipelajari di Kampus, sehingga nantinya mahasiswa akan membandingkan antara teori di Kampus dan prakteknya di lapangan,” pungkas Herminawaty.

Rombongan mahasiswa Unibos ini diterima langsung oleh Suwardi selaku Direktur Administrasi PT Toarco Jaya.

Suwardi mengatakan selama berada di lokasi perusahaan, para mahasiswa diberikan penjelasan tentang sejarah keberadaan PT Toarco lalu melihat perkebunan kopi, melihat proses pengolahan mulai dari hasil pemetikan, rosting hingga menjadi produk siap ekspor. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tolak Gheotermal, Masyarakat Bittuang Gelar Kombongan Kalua’

    Tolak Gheotermal, Masyarakat Bittuang Gelar Kombongan Kalua’

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kombongan Kalua’ menolak Gheotermal di Bittuang. (Foto:AP/Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Masyarakat Bittuang yang berasal dari 4 Wilayah Adat yakni Wilayah Adat Balla, Wilayah Adat Se’seng, Wilayah Adat Bittuang dan Wilayah Adat Pali menggelar Kombongan Kalua’ atau Rapat Akbar terkait adanya rencana eksplorasi panas bumi atau Gheotermal di Lembang Balla Kecamatan Bittuang Tana Toraja. Kombongan […]

  • TP PKK Toraja Utara Teken MoU dengan UKI Toraja; Wujudkan Kolaborasi Pentahelix Membangun Toraja

    TP PKK Toraja Utara Teken MoU dengan UKI Toraja; Wujudkan Kolaborasi Pentahelix Membangun Toraja

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Citizen Reporter: Anny Marimbuna
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tim Penggerak PKK Toraja Utara melaksanakan penandatanganan Kesepakatan Kerjasama (Memorandum of Understanding/MoU) dengan tiga Fakultas di Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, Jumat, 16 Mei 2025. Naskah kerjasama itu ditandatangani di Gedung Kampus UKI Toraja,  Jl.Poros Toraja -Palopo, Kakondongan, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara. Ketiga Fakultas yang diajak bekerja sama dengan TP PKK […]

  • Hasil Review Anggaran, Pemkab Toraja Utara Revitalisasi Sungai dan Drainase untuk Atasi Banjir

    Hasil Review Anggaran, Pemkab Toraja Utara Revitalisasi Sungai dan Drainase untuk Atasi Banjir

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong dan Wakilnya, Andrew Silambi meninjau kembali Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Dalam review yang dilakukan pada sepekan terakhir menjelang Idul Fitri itu, ditemukan begitu banyak mata anggaran yang tidak tepat sasaran. “Memang belum final, belum semua kita review. Tapi anggaran kita di tahun […]

  • TERKINI: Unjuk Rasa Mempertahankan Lapangan Gembira Rantepao di PN Makale, Ricuh

    TERKINI: Unjuk Rasa Mempertahankan Lapangan Gembira Rantepao di PN Makale, Ricuh

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Toraja Utara di Pengadilan Negeri Makale, Rabu, 14 September 2022, berlangsung ricuh. Pengunjuk rasa bentrok dengan aparat Brimob dan polisi yang berjaga di depan gedung pengadilan. Saat berita ini ditayangkan, bentrokan masih berlangsung. Pengunjuk rasa dibubarkan polisi dengan water canon dan gas […]

  • Untuk ASN Toraja Utara: Tidak Disiplin, TPP Taruhannya!

    Untuk ASN Toraja Utara: Tidak Disiplin, TPP Taruhannya!

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bukan dengan marah-marah atau “menghukum” di depan umum, Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, akan mengatensi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebagai salah satu instrumen untuk mendisiplinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Toraja Utara. “TPP akan betul-betul saya beri atensi, kalau ada yang main-main, tidak disiplin, ya tahu diri,” tegas Frederik […]

  • Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tana Toraja ditolak Koalisi Mahasiswa Toraja. Alasannya, beberapa pasal dalam Ranperda RTRW itu dinilai kontradiktif. Salah satu contoh, wilayah adat yang masuk dalam kategori hutan konservasi dan  cagar budaya, tetapi dalam waktu yang sama juga dikategorikan sebagai kawasan industri dan pertambangan. […]

expand_less