Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Diaspora » “Lettoan” Kepala Suku Besar Arfak Ikut Meramaikan Peresmian Rumah Adat Toraja dan Rumah Kaki Seribu di Manokwari

“Lettoan” Kepala Suku Besar Arfak Ikut Meramaikan Peresmian Rumah Adat Toraja dan Rumah Kaki Seribu di Manokwari

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MANOKWARI — Puncak acara peresmian rumah adat Toraja dan rumah kaki seribu di Kabupaten Manokwari, Senin, 9 Mei 2022, diawali dengan pengarakam Lettoan.

Lettoan merupakan keranjang yang dibuat dari bambu kemudian dihiasi dengan ukiran-ukiran Toraja serta bunga-bunga. Di dalam keranjang tersebut terisi seekor babi. Acara tersebut merupakan kebudayaan warga Toraja yang biasa diperagakan dalam acara-acara persemian rumah adat serta gedung-gedung sakral lainnya termasuk peresmian gedung gereja.

Pada acara ini, kepala suku Arfak, Dominggus Mandacan tidak ketinggalan. Salah satu diantara puluhan lettoan yang diarak oleh warga menuju lokasi peresmian adalah milik Dominggus Madacan.

Pemandu acara arak lettoan tersebut dipimpin oleh Pong Barumbun, tokoh adat terkemuka, yang didatangkan oleh panitia langsung dari Toraja. Arak-arakan Lettoan tersebut berlangsung kurang lebih tiga jam. Dimana lettoan sendiri sudah mulai antri di lokasi peresmian sejak pukul 05.00 WIT.

Selain arak-arakan Lettoan, acara lain yang tidak kalah meriah dalam prosesi peresmian rumah adat Toraja dan peresmian rumah kaki seribu di Kabupaten Manokwari adalah peragaan tari Ma’gellu’.

Pada perayaan ini, tari Ma’gellu’ digelar secara massal. Setidaknya ada tiga grup yang bergabung untuk menari. Selain dua grup yang sudah terorganisir dengan baik, beberapa diantaranya juga merupakan penari yang baru dididik.

Kepala Suku Besar Arfak, yang juga Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan bersalaman di Ketua Umum PMTI, Mayjen TNI (Purn) Yulius Lumbaa ketika menghadiri peresmian rumah adat Kaki Seribu dan rumah adat Toraja di Manokwari. (SB/Kareba Toraja).

Selain tariannya yang meriah, pada peragaan ini juga terdapat aksi yang tidak kalah menarik yakni ma’toding (menyawer para penari). Pada kesempatan tersebut peserta yang ikut ma’toding juga boleh ikut menari.

Pada acara peresmian, Bupati Manokwari, Hermus Indow tidak kalah seru dengan warga Toraja yang ada di lokasi perayaan. Hermus terlihat bersemangat menyawer para penari cilik yang sedang bergoyang diiringi gendang.

Bupati Manokwari, Hermus Indow menyawer (ma’toding) seorang penari (Pa’gellu) di acara peresmian rumah adat Arfak dan rumah adat Toraja di Manokwari. (SB/Kareba Toraja).

Keseruan acara puncak peresmian rumah tongkonan dan rumah kaki seribu tidak hanya sampai disitu, setelah pengguntingan pita, acara dilanjutkan dengan peragaan tarian tumbuk tanah (tarian adat Arfak) dan terakhir acara lelang lettoan.

Ada dua lettoan yang dilelang pada acara tersebut. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan Bupati Manokwari Hermus Indow menjadi jawara dalam dua lelang ini. Lettoan pertama dimenangkan oleh Gubernur, yang juga adalah kepala suku Arfak, Dominggus Mandacan dengan harga Rp 100 juta. Lettoan yang kedua dimanangkan oleh Bupati Manokwari, Hermus Indow dengan tawaran Rp 50 juta. Sebagai informasi bahwa lelang lettoan ini tidak termasuk ornamen adatnya seperti gayang dan kandaure. (*)

Penulis: SB/Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respon Cepat Kapolres Tana Toraja Jadi Pendonor Kebutuhan Darah di RSUD Lakipadada

    Respon Cepat Kapolres Tana Toraja Jadi Pendonor Kebutuhan Darah di RSUD Lakipadada

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kapolres Tana Toraja AKBP Budi Hermawan Bergerak Cepat jadi Pendonor kebutuhan darah di RSUD Lakipadada.( Foto/Istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kapolres Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan dan anggotanya memberikan contoh nyata peduli kemanusiaan dengan ikut langsung mendonorkan darahnya untuk seorang pasien di Rumah Sakit Lakipada, pada Selasa 13 Mei 2025. Kedatangan Kapolres beserta personil Polres […]

  • 5 Truk Bantuan Kemanusiaan Polres Tana Toraja Diberangkatkan ke Mamuju, Sulbar

    5 Truk Bantuan Kemanusiaan Polres Tana Toraja Diberangkatkan ke Mamuju, Sulbar

    • calendar_month Kam, 21 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 5 truk bantuan kemanusiaan dari Polres Tana Toraja dan masyarakat Tana Toraja diberangkatkan ke lokasi gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, Kamis, 21 Januari 2021. Kapolres Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu, melepas rombongan personil dan kendaraan yang membawa bantuan kemanusiaan ke Sulbar di depan Pos Lantas Kolam Makale. Adapun […]

  • Pedi, Nasabah Unit Saluputti, Dapat Hadiah Mobil dari Simpedes Bank BRI

    Pedi, Nasabah Unit Saluputti, Dapat Hadiah Mobil dari Simpedes Bank BRI

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Seorang nasabah Bank BRI Unit Saluputti bernama Pedi, mendapat hadiah utama berupa satu unit mobil Mobil Suzuki Ertiga GT-AT pada pengundian Hadiah Simpedes periode I tahun 2023. Penyerahan Hadiah Utama Panen Hadiah Simpedes Periode I Tahun 2023 ini dilakukan oleh Pimpinan Cabang BRI Rantepao, Sugeng Priyanto didampingi dua Manager Bisnis Mikro Hartawan […]

  • TERKINI: Korban Terakhir Longsor Buntao’ Ditemukan, Total 3 Orang Meninggal

    TERKINI: Korban Terakhir Longsor Buntao’ Ditemukan, Total 3 Orang Meninggal

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satu korban tanah longsor yang terjadi di jalan poros Rantepao-Buntao, tepatnya di Salu Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’, Toraja Utara, Jumat, 26 April 2024, ditemukan. Korban atas nama Margareta Rembon/Ma’ Pika ditemukan sekitar pukul 15.45 Wita. Margareta Rembon/Ma’ Pika adalah korban terakhir ditemukan dari dua orang yang sebelumnya dikabarkan tertimbun material […]

  • Tak Ada Lagi Pasien, Pusat Isolasi Mandiri Terpadu Tangmentoe Ditutup Sementara

    Tak Ada Lagi Pasien, Pusat Isolasi Mandiri Terpadu Tangmentoe Ditutup Sementara

    • calendar_month Sen, 13 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kabar gembira datang dari Pusat Isolasi Terpadu Tangmentoe, milik Gereja Toraja, yang selama ini digunakan sebagai tempat isolasi mandiri pasien Covid-19. Sejak Minggu, 12 September 2021, tidak ada lagi pasien yang menjalani isolasi mandiri di tempat itu. Meski menurut data Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara, per 12 September 2021, masih ada 90 […]

  • Kalau Ada Oknum “Polisi Nakal” Laporkan Secara Online Melalui Aplikasi “Propam Presisi”

    Kalau Ada Oknum “Polisi Nakal” Laporkan Secara Online Melalui Aplikasi “Propam Presisi”

    • calendar_month Sel, 19 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Masyarakat kini makin mudah melaporkan oknum-oknum polisi yang bertindak di luar tugas pokok dan fungsinya atau yang menyalahgunakan kewenangan. Jika masyarakat menemukan ada oknum “polisi nakal” yang bertindak di luar kewenangan itu, bisa dilaporkan secara online melalui aplikasi “Propam Presisi” yang bisa didownload melalui Play Store pada handphone yang berbasis android. Hal […]

expand_less