Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Ikut Kegiatan “Kantor Bupati Mobile”, Mobil Dinas Pertanian Toraja Utara Terbalik

Ikut Kegiatan “Kantor Bupati Mobile”, Mobil Dinas Pertanian Toraja Utara Terbalik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 6 Mei 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, PANGALA’ — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalan alternatif yang menghubungkan Kecamatan Kapala Pitu dan Kecamatan Rindingallo, tepatnya di Dusun Pongko’ Lembang Benteng Ka’do, Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, Kamis, 6 Mei 2021 pagi.

Kecelakaan tunggal tersebut melibatkan sebuah minibus Toyota Rush dengan nomor polisi DD 1035 UM milik Dinas Pertanian Kabupaten Toraja Utara.

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, mobil minibus warna silver tersebut terbalik dengan posisi roda berada di atas.

Kapolsek Rindingallo, IPTU Arsenius, yang dikonfirmasi kareba-toraja.com, Kamis, 6 Mei 2021 malam, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat mobil yang dikendarai Yohanis bergerak dari Rantepao menuju ke lokasi Kantor Bupati Mobile di Pangala’, Kecamatan Rindingallo.

“Menurut keterangan sopir, saat melintas di jalan alternatif yang mana kondisi jalan yang menurun, rusak, dan licin, dia hilang kendali kemudian menabrak tebing dan menyebabkan mobil yang dikemudikannya terbalik,” terang IPTU Arsenius.

Minibus Toyota Rush naas tersebut, terang IPTU Arsenius, membawa dua penumpang, yang salah satunya adalah Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Toraja Utara, Yermia Bulo. Satu penumpang lainnya adalah pegawai Dinas Pertanian Toraja Utara, Venti Paerunan.

“Tidak ada korban dalam peristiwa ini, semua penumpang dan sopir selamat. Setelah kecelakaan saya dan anggota serta masyarakat berupaya mengevakuasi mobil tersebut,” urai IPTU Arsenius.

Mengenai dugaan penyebab kecelakaan, IPTU Arsenius menduga karena kondisi jalan yang licin dan supir yang belum menguasai medan.

“Kantor Bupati Mobile” merupakan program Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, yang memindahkan aktivitas pelayanan dari pusat kota kabupaten ke kecamatan-kecamatan. Rindingallo adalah kecamatan kedua yang ditempati setelah sebelumnya dimulai di Kecamatan Awan Rantekarua. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disbudpar Sulsel Tinjau Progres Pembangunan Objek Wisata Buntu Kandora

    Disbudpar Sulsel Tinjau Progres Pembangunan Objek Wisata Buntu Kandora

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulsel, Lan Sana, S.Sos M.Si didampingi sejumlah staf meninjau objek wisata Buntu Kandora di Lembang Palipu’, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Sabtu, 11 Maret 2023. Kunjungan tim pengembangan dan pemasaran ini dalam rangka melihat lebih dekat progres pembangunan objek wisata Buntu Kandora yang […]

  • Departemen Geofisika Unhas Bantah Terlibat dalam Investigasi Seismik Penyebab Getaran dan Dentuman di Sekitar PLTA Malea

    Departemen Geofisika Unhas Bantah Terlibat dalam Investigasi Seismik Penyebab Getaran dan Dentuman di Sekitar PLTA Malea

    • calendar_month Minggu, 4 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Departemen Geofisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin membantah terlibat dalam investigasi sesimik penyebab getaran dan dentuman di sekitar PLTA Malea di Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja. Bantahan sekaligus klarifikasi ini disampaikan Sekretaris Departemen Geofisika FMIPA Universitas Hasanuddin, Erfan Syamsuddin, dalam pesan tertulis ke redaksi kareba-toraja.com, Minggu, 4 Juli […]

  • JKN Dampingi Mertua Nengsi Jalani Perawatan Patah Tulang

    JKN Dampingi Mertua Nengsi Jalani Perawatan Patah Tulang

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Saat melakukan aktivitas sehari-hari kadang tak luput dari musibah. Tidak terkecuali dengan Yohana Leon (70), seorang ibu rumah tangga asal Desa Kaduaja, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, yang terjatuh ketika berjalan di halaman rumahnya. Akibat kejadian tersebut dirinya harus dirawat di Rumah Sakit Lakipadada karena patah tulang. Kepada tim Jamkesnews (10/10), ia […]

  • Rekonstruksi: Almarhum Sonda Dit*kam Empat Kali, Penyidik Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana

    Rekonstruksi: Almarhum Sonda Dit*kam Empat Kali, Penyidik Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tiga pelaku pembunuhan terhadap Elius Sonda Randanan alias Sonda (18), terancam hukuman seumur hidup sesuai dengan pasal Pasal 459 dan Pasal 458 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP baru). Ketiga tersangka itu, masing-masing berinisial HP (22) warga Lembang Embatau, Kecamatan Tikala. Kemudian, YS (23) warga Kelurahan Tikala, Kecamatan Tikala, dan NT (29) warga […]

  • Prodi PGSD UKI Toraja Gelar Lomba Sastra Toraja, 52 Pelajar SMA/SMK Unjuk Bakat

    Prodi PGSD UKI Toraja Gelar Lomba Sastra Toraja, 52 Pelajar SMA/SMK Unjuk Bakat

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Para pelajar dari 12 SMA/SMK yang ambil bagian dalam kegiatan Lomba Sastra Toraja yang digelar Prodi PGSD UKI Toraja. (Foto/MultimediaUKIToraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE— Suasana penuh semangat mewarnai pelaksanaan Lomba Sastra Toraja Tingkat SMA/SMK yang digelar oleh Bagian Inovasi Universitas Kristen Indonesia (UKI Toraja) bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UKI Toraja. […]

  • OPINI: Kodifikasi Hukum Adat dalam KUHP Baru; Menjaga Living Law Tana Toraja Tanpa Mengorbankan Kepastian Hukum

    OPINI: Kodifikasi Hukum Adat dalam KUHP Baru; Menjaga Living Law Tana Toraja Tanpa Mengorbankan Kepastian Hukum

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    Membaca ruang pengakuan hukum adat dalam KUHP Nasional dan batas kriminalisasi adat melalui PP Nomor 55 Tahun 2025  Oleh: Anselmus A.R. Masiku Sejak KUHP Nasional berlaku, hukum adat memperoleh ruang yang lebih nyata dalam sistem hukum pidana Indonesia. Bagi masyarakat Toraja, perubahan ini membuka kesempatan untuk menguatkan hukum yang hidup dalam masyarakat, tetapi sekaligus menuntut […]

expand_less