Hari Pertama Antrean Ganjil-Genap, SPBU Minanga Layani Kendaraan Tanpa Nopol dan Pengisian Kendaraan Berulang
- account_circle CR/IPY
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Petugas SPBU Minanga layani kendaran tanpa Nopol mengisi BBM Subsidi. (Foto: CR/IPY)
KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja berhasil mengurai kepadatan antrean BBM di sejumlah SPBU di Tana Toraja dengan penerapan sistem antrean Ganjil-Genap.
Di sejumlah SPBU di Tana Toraja, tidak terlihat antrian panjang kendaraan terutama kendaraan roda empat.
Pengawasan petugas gabungan dari Satlantas Polres Toraja, Dinas Perhubungan dan Satpol PP membuat penerapan aturan berjalan efektif.
Sejumlah kendaraan yang tidak dilengkapi Nomor Polisi dan tidak bisa menunjukkan STNK tidak diizinkan mengisi BBM Subsidi.
Di SPBU Karangan, Petugas juga menemukan Truk yang memasang dua Nomor Polisi yang berbeda dan tidak diizinkan melakukan pengisian BBM Subsidi.
Namun pada sore hari saat petugas gabungan sudah meninggalkan SPBU, aksi nakal petugas SPBU langsung terjadi.
Di SPBU 74.918.04 Minanga Kecamatan Mengkendek, petugas SPBU kedapatan mengisi BBM subsidi untuk kendaraan roda dua yang tidak menggunakan Nomor Polisi (Nopol).
Petugas SPBU juga tidak meminta Surat Tanda Kelengkapan Kendaraan (STNK) untuk memastikan apakah kendaraan tersebut bernomor polisi ganjil atau genap.
Salah satu kendaraan roda empat dengan dua lubang tangki juga terpantau melakukan pengisian berulang.
Saat hendak melakukan pengisian kedua, sejumlah wartawan mencoba mendekat untuk mengambil dokumentasi dan meminta klarifikasi, namun kendaraan tersebut langsung meninggalkan SPBU saat mengetahui keberadaan wartawan.
Pengawas SPBU yang dikonfirmasi wartawan terkait pengisian BBM subsidi pada kendaraan tanpa nomor polisi dan kendaraan yang melakukan pengisian berulang tidak bersedia memberikan penjelasan.
“Ini bukan shift saya” jawab Lewi salah seorang pengawas SPBU. (*)
- Penulis: CR/IPY
- Editor: Arsyad Parende




Saat ini belum ada komentar