Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Dukung Program Nasional Percepatan Swasembada Pangan, Pemda Tana Toraja Ikut Tanam Padi Serentak

Dukung Program Nasional Percepatan Swasembada Pangan, Pemda Tana Toraja Ikut Tanam Padi Serentak

  • account_circle Monika Rante Allo/Rls
  • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanam Padi Serentak di Kabupaten Tana Toraja dalam rangka mendukung percepatan Swasembada Pangan Nasional dipusatkan di Sawah Besar Kelurahan Batupapan Kecamatan Makale. (Foto/Istimewa).

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Indonesia melaksanakan penanaman padi secara srentak dalam mendukung program percepatan swasembada pangan nasional, Rabu 23 April 2025.

Kegiatan dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan dan dihadiri langsung Presiden RI, Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

Gerakan nasional ini diikuti oleh 14 provinsi di Indonesia di Indonesia termasuk Sulawesi Selatan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional swasembada pangan ini, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja ikut ambil bagian dalam program penanaman padi serentak.

Di Kabupaten Tana Toraja, penanaman padi serentak berlangsung di sawah besar di Kelurahan Batupapan, Kecamatan Makale.

kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg dan dihadiri Forkopimda, OPD terkait dan masyarakat/petani.

Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg mengatakan pihaknya komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional ini.

Zadrak menyebut, saat ini di Tana Toraja telah melakukan penanaman  padi di 2.091 hektare sawah. Angka ini sudah mendekati target yakni 2.606 hektare.

Bupati Zadrak pun optimis target tersebut akan tercapai pada bulan Mei 2025 mendatang.

“Kita sudah mencapai 81 persen dari target kita di bulan ini. Semoga di akhir April atau awal Mei sudah bisa tercapai 100 persen,” ungkap Zadrak.

Zadrak berterimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung dan mewujudkan ketahanan pangan di Tana Toraja.

Apalagi kata dia, melalui program percepatan ini akan mensejahterakan para petani.

“Saya menyampaikan terimah kasih kepada semua pihak dalam menjalankan program ini yang sekaligus dapat mesejahterakan para petani kita,” tutup Zadrak.(*)

  • Penulis: Monika Rante Allo/Rls
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Masyarakat Adat Balla’ kepada Kementerian ESDM: Sejengkalpun Tidak Akan Kami Berikan Tanah!

    Pesan Masyarakat Adat Balla’ kepada Kementerian ESDM: Sejengkalpun Tidak Akan Kami Berikan Tanah!

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebuah sikap tegas disampaikan Masyarakat Adat Balla’, Kecamatan Bittuang, usai melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di Kantor Bupati Tana Toraja, Jumat, 13 Maret 2026. “Tolong ditekankan di sana (Kementerian ESDM), bahwa sejengkal pun kami tidak akan memberikan tanah kami untuk dikelola. Kami tidak main-main dengan ini. Mohon disampaikan dan dipertegas disana,” ujar […]

  • Bupati Sebut Sudah Ada Suspect PMK pada Ternak di Tana Toraja

    Bupati Sebut Sudah Ada Suspect PMK pada Ternak di Tana Toraja

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung menyebut sudah ada suspect Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada kerbau terdeteksi di wilayah Kabupaten Tana Toraja. Suspect atau ciri-ciri penyakit PMK tersebut terdeteksi pada kerbau yang baru didatangkan dari Jeneponto ke Tana Toraja. Hal ini disampaikan Theofilus Allorerung dalam sambutannya saat kegiatan lepas-sambut Komandan Kodim 1414 […]

  • Satu Rumpun Bambu Tumbang dan Halangi Akses Jalan Langso-Tampapute

    Satu Rumpun Bambu Tumbang dan Halangi Akses Jalan Langso-Tampapute

    • calendar_month Sabtu, 3 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Gandangbatu Sillanan (Gandasil), Sabtu, 3 Juli 2021 dinihari, mengakibatkan satu rumpun pohon bambu (betung) di Langso, Lembang Betteng Deata, tumbang. Satu rumpun pohon bambu yang tumbang ini menimpa kandang ternak milik Mama Romi (Rotte). Selain itu, juga menghalangi arus lalulintas di jalan poros Langso-Tampapute. Rotte, warga […]

  • Polres Toraja Utara Hentikan Rambu Solo’ di Nanggala dan Pernikahan di Rantepao

    Polres Toraja Utara Hentikan Rambu Solo’ di Nanggala dan Pernikahan di Rantepao

    • calendar_month Sabtu, 26 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara mulai menindak tegas segala bentuk kegiatan sosial yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi menyebarkan virus Corona di wilayah Kabupaten Toraja Utara. Melaksanakan Maklumat Kapolri, Sabtu, 26 Desember 2020, personil Polres Toraja Utara, Polsek Tondon Nanggala, dan Polsek Rantepao, menghentikan dua kegiatan sosial masyarakat, yakni Rambu Solo’ dan Rambu Tuka. […]

  • “Toraja Mengajar”; Inspirasi Orang Sukses untuk Generasi Muda, Terutama di Daerah 3T

    “Toraja Mengajar”; Inspirasi Orang Sukses untuk Generasi Muda, Terutama di Daerah 3T

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Desianti/Art
    • 0Komentar

    Tidak punya tambang. Tidak punya pabrik besar. Sumber daya alam terbatas. Yang menjadi andalan Toraja hanya sumber daya manusia (SDM). Itu menjadi dasar pemikiran dari event “Toraja Mengajar” yang merupakan tema utama dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Gereja Toraja tahun 2026. KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Gereja Toraja akan merayakan Ulang Tahun ke-79 pada tahun […]

  • BMKG Pongtiku Prediksi Toraja Masih Diguyur Hujan Hingga September

    BMKG Pongtiku Prediksi Toraja Masih Diguyur Hujan Hingga September

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Meski biasanya bulan Agustus hingga Oktober, daerah Toraja mengalami musim kemarau, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas VI Pongtiku Tana Toraja memprediksi, wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara masih diguyur hujan hingga September 2021. Kendati diprakirakan akan terjadi musim kemarau hingga Oktober, namun BMKG Pongtiku Tana Toraja menyebutkan bahwa […]

expand_less