Baru Berusia 4 Bulan, Atap Tribun Lapangan Bakti Rantepao Ambruk, Proyeknya Senilai Rp 1,798 Miliar
- account_circle Desianti
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Atap tribun Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara, ambruk pada Sabtu, 11 April 2026 malam. (AAP/Kareba Toraja).
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Atap tribun Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara, ambruk pada Sabtu, 11 April 2026. Atap yang ambruk itu terjadi pada satu baris di sisi selatan.
Atap ini ambruk diduga karena tak kuat menahan air hujan, yang volumenya cukup besar. Pada saat kejadian sekitar pukul 19.00 Wita, Kota Rantepao dan sekitarnya memang sedang diguyur hujan lebat.
Beberapa saksi mata menyebut, atap itu tiba-tiba saja ambruk.
“Tidak ada tanda-tanda sebelumnya, langsung saja jatuh. Begitu yang kita lihat,” ungkap Iman, seorang warga yang sedang berteduh di dekat Lapangan Bakti.
Pantauan Kareba-Toraja.com di lokasi, beberapa sambungan pipa (las) terlihat terbuka dan terlepas. Sejumlah pipa kecil yang menjadi rangka atap juga terlihat bengkok dan melengkung.
Data yang dihimpun Kareba-Toraja.com, proyek penataan Lapangan Bakti ini merupakan salah satu kegiatan dari 7 lapangan olah raga yang dibangun oleh pemerintah Kabupaten Toraja Utara tahun 2025. Proyek ini ditangani oleh Dinas Pemuda dan Olahraga.
BERITA TERKAIT: Penataan 7 Lapangan Olahraga, Pemkab Toraja Utara Alokasikan Anggaran Rp 9 Miliar
Proyek penataan Lapangan Bakti Rantepao ini menelan anggaran sebesar Rp 1.798.889.000.- Dikerjakan oleh CV. Karya Maseroh Abadi dengan Konsultan Pengawas CV Resopa Dewata Konsultan. Sementara konsultan perencananya tidak tercantum pada papan informasi proyek.
Sejauh ini, belum ada komentar dari pihak-pihak terkait. Namun, berdasarkan pantuan di lapangan, sejak Minggu, 12 April 2026, sejumlah pekerja sudah mulai memperbaiki kerusakan atap tribun tersebut. (*)
- Penulis: Desianti
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar