Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Approval Rating Berbasis Geopolitik Caleg Dapil III Sulsel, Welem Sambolangi Kuasai Toraja Raya

Approval Rating Berbasis Geopolitik Caleg Dapil III Sulsel, Welem Sambolangi Kuasai Toraja Raya

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Visi Indonesia mengeluarkan rilis peta elektoral berdasarkan basis geopolitik Caleg DPR RI, Dapil 3 Sulsel untuk mengukur tingkat penerimaan dan persetujuan pemilih terhadap Caleg DPR RI di Dapil 3 Sulsel, atau istilah populernya Approval Rating (AR) dengan pertanyaan kunci saat survei; “Apakah anda akan memilih caleg DPR RI dari daerah anda atau caleg dari luar?

Visi Indonesia membagi 3 Wilayah Geopolitik Caleg DPR RI di Dapil 3 Sulsel. Pertama Wilayah Bugis Enrekang yang terdiri dari Kabupaten Sidrap, Pinrang, dan  wilayah Enrekang. Wilayah Kedua, Toraja Raya meliputi Tana Toraja dan Toraja Utara dan Wilayah ketiga, Luwu Raya meliputi, Kota Palopo, Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur.

Temuan survei Visi Indonesia yang dilakukan dalam 2 periode survei, yakni periode 25 November-25 Desember 2023 dan 5 Januari-30 Januari 2024, wilayah Bugis- Enrekang masih dikuasai oleh Caleg Nasdem, posisi approval rating tertinggi masih menjadi milik Rusdi Masse.

Sementara Wilayah Luwu Raya, Caleg pendatang baru dari Nasdem, Puttri Dakka menjadi Caleg dengan AR tertinggi. Untuk wilayah Toraja Raya, tingkat penerimaan pemilih dimenangkan oleh Caleg DPR RI pendatang baru di Dapil 3 Sulsel dari Partai Golkar, Welem Sambolangi.

Welem Sambolangi diuntungkan dengan besarnya DPT Tana Toraja dibandingkan dengan Toraja Utara. DPT Tana Toraja 196.548 sementara Toraja Utara hanya 176.720 DPT.

Hal lain yang membuat approval rating Welem Sambolangi unggul adalah tingginya animo persatuan dan keinginan masyarakat Tana Toraja memiliki wakil di Senayan. Tren tingginya persatuan, merata di Tana Toraja, khususunya di wilayah Tana Toraja bagian Barat.

“Secara umum, sentimen positif di tunjukkan oleh warga Tana Toraja ketika variabel pertanyaan kunci di atas di ajukan ke responden, ada 79,8% warga Tana Toraja menginginkan Caleg DPR RI dari Tana Toraja yang terpilih ke Senayan”, kata Direktur Eksekutif Visi Indonesia, Saparuddin Santa.

Situasi politik daerah juga cukup menguntungkan elektabiltas Welem Sambolangi di wilayah Toraja Raya karena nyaris di Tana Toraja tidak memiliki irisan politik ke Pilkada. Berbeda di Toraja Utara, pertarungan antar Caleg DPR RI nya memiliki irisan Pilkada.

“Dalam situasi saat ini, Tana Toraja lebih mudah warganya bersatu untuk mendorong Putra daerahnya, di banding Toraja Utara. Di Tana Toraja, tidak memiliki irisan langsung ke Pilkada karena Caleg DPR RI dari Tana Toraja, tidak ada kepentingan langsung menjadi calon di Pilkada bulan November 2024, sementara di Toraja Utara pertarungan antar Caleg DPR RI nya, Pileg rasa Pilkada,” lanjut Saparuddin.

“Dan jika tidak ada kejadian yang luar biasa di minggu terakhir sebelum hari pencoblosan, maka tiga nama di atas akan melengkapi 7 perwakilan DPR RI Dapil 3 Sulsel ke Senayan. Jika diukur dari approval rating masing-masing, 3 nama tersebut memiliki peluang terbesar ke Senayan mewakili geopolitik masing-masing wilayah,” jelas Saparuddin Santa. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OPINI: Jangan Jadikan Toraja Tumbal Mega Watt

    OPINI: Jangan Jadikan Toraja Tumbal Mega Watt

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh; Fransiskus Allo TORAJA tidak pernah meminta menjadi pusat proyek energi. Ia dikenal dunia karena budaya dan lanskapnya, bukan karena cadangan panas buminya. Namun hari ini, di tengah ambisi transisi energi nasional, wilayah adat di Tana Toraja kembali dipetakan sebagai blok potensi. Pertanyaannya sederhana: apakah demi mengejar megawatt, kita rela menjadikan tanah leluhur sebagai tumbal? […]

  • Pempov Sulsel Alokasikan Anggaran Rp 3 Miliar untuk Infrastruktur Objek Wisata Buntu Kandora

    Pempov Sulsel Alokasikan Anggaran Rp 3 Miliar untuk Infrastruktur Objek Wisata Buntu Kandora

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk pembangunan infrastruktur di kawasan objek wisata Buntu Kandora, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja. Saat ini, anggaran tahap pertama tahun 2022, sebesar Rp 1,3 miliar sementara dilelang. Sedangkan sisanya, Rp 1,7 miliar akan dialokasikan pada APBD Perubahan Provinsi […]

  • Bawa 15 Gram Sabu-sabu, Dua Pria Asal Kendari dan Toraja Utara Ditangkap Polisi

    Bawa 15 Gram Sabu-sabu, Dua Pria Asal Kendari dan Toraja Utara Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua pria asal Kendari, Sulawesi Tenggara dan Kapala Pitu, Toraja Utara ditangkap polisi di Jembatan Tengko Situru, Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Rabu, 3 April 2024. Kedua pria tersebut, masing-masing FP alias AT alias KR (29) warga Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Madonga, Kota Kendari dan NP alias PR (29) warga Kelurahan Benteng […]

  • Dapat Proper Merah dari Kementerian LHK, Begini Jawaban PT Malea Energy

    Dapat Proper Merah dari Kementerian LHK, Begini Jawaban PT Malea Energy

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dua perusahaan yang berkedudukan di Tana Toraja dan Toraja Utara, yakni PT Malea Energy yang bergerak di bidang PLTA (Malea) dan PT Toarco Jaya yang bergerak di bidang pengelolaan kopi mendapat Proper Merah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI tahun 2021-2022. PROPER adalah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan […]

  • Sudah 3 Bulan Tak Bisa Ditempati Akibat Longsor, Rumah Janda di Lembang Sapan Kua-Kua Ini Butuh Bantuan Pemerintah

    Sudah 3 Bulan Tak Bisa Ditempati Akibat Longsor, Rumah Janda di Lembang Sapan Kua-Kua Ini Butuh Bantuan Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ — Bencana alam tanah longsor yang menerpa beberapa lokasi di Kecamatan Buntao’, Kabupaten Toraja Utara, Maret 2024 lalu, masih menyisakan sejumlah persoalan. Meski jalan poros Rantepao-Bastem (Luwu) sudah bisa dilalui, namun masih ada rumah warga luput dari perhatian pemerintah. Salah satunya adalah rumah milik Almarhum Markus Ruruk Tangdilintin, yang terletak di Dusun Paniki, […]

  • Setelah Sasar Pelosok Pinrang, RS Elim Rantepao Kembali Gelar Bakti Sosial di Pelosok Toraja Utara

    Setelah Sasar Pelosok Pinrang, RS Elim Rantepao Kembali Gelar Bakti Sosial di Pelosok Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Tim RS Elim Rantepao kembali menyasar wilayah pelosok Toraja Utara tepatnya di Lembang Baruppu’ Parodo, Kecamatan Baruppu’ Toraja Utara. (foto: dok. istimewah). KAREBA-TORAJA.COM, BARUPPU’ — Rumah Sakit Elim Rantepao terus menggalakkan kegiatan bakti sosial pengobatan gratis yang menyasar wilayah – wilayah pelosok. Setelah sukses menggelar bakti sosial di pelosok Kabupaten Pinrang tepatnya di Desa Lembang […]

expand_less