Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Aniaya Tetangga Hingga Memar dan Dirawat di RS, Keluarga dan PH Minta Pelaku Ditahan

Aniaya Tetangga Hingga Memar dan Dirawat di RS, Keluarga dan PH Minta Pelaku Ditahan

  • account_circle Monika Rante Allo
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Seorang perempuan berinisial MS (33) masih menjalani perawatan intensif di RS Dadi Makassar akibat tekanan kejiwaan yang dialaminya setelah menjadi korban dugaan penganiayaan di Kalindungan, Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, Senin, 21 September 2026 petang.

Sebelum dirujuk ke RS Dadi Makassar, korban yang merupakan warga Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Toraja Utara ini, sempat menjalani perawatan selama tiga hari di RSUD Lakipadada Makale, setelah sebelumnya menjalani visum di RS Elim Rantepao. Korban dirawat karena mengalami luka serius (lebam membiru) di bagian mata dan wajah. Juga mengalami depresi akibat peristiwa penganiayaan yang dialaminya.

Sayangnya, hingga Senin, 28 September 2026, terduga pelaku, yang juga merupakan tetangga korban, perempuan MK, belum ditahan oleh Polres Toraja Utara, meski sebelumnya pernah dimintai keterangan oleh penyidik.

Kondisi inilah yang membuat penasehat hukum (PH) dan keluarga korban mempertanyakan perkembangan kasus ini ke Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polres Toraja Utara, Senin, 28 September 2026.

“Kami sangat kecewa pelaku tidak ditahan dan pelaku hanya wajib lapor,” sesal Fensensius Tolayuk, Penasehat Hukum korban, usai bertemu dengan Kepala Unit PPA Polres Toraja Utara.

Lebih lanjut, Fensensius Tolayuk menjelaskan kronologi kejadian bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban MS diserempet oleh kendaraan terduga pelaku MK. Bukannya berhenti, MS justru disebut terus diikuti oleh MK bersama anaknya hingga ia masuk ke rumah temannya.

Di rumah teman MS itulah diduga terjadi tindak kekerasan, mulai dari dijambak, dipukul bagian kepala dan mata, ditendang, hingga diludahi. Aksi tersebut bahkan disebut sempat direkam oleh seseorang. Korban juga mengaku menerima ancaman yang mengarah pada keselamatan jiwanya.

“Dampak dari peristiwa itu membuat kondisi psikologis MS terguncang. Saat ini  kondisi korban semakin drop dengan tensi hanya 80,” ungkap Fensensius.

Lebih lanjut, Fensensius mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama MS mengalami dugaan kekerasan dari orang yang sama. Pada 2023 silam, kejadian serupa disebut pernah terjadi, bahkan dengan intensitas yang lebih berat karena terduga pelaku membawa senjata tajam berupa gergaji.

“Benda tajam itu juga sempat mengenai kakak korban saat melerai pelaku yang menyerang korban,” kata Fensensius.

Untuk itu, Fensensius bersama sejumlah keluarga korban mendesak Polres Toraja Utara segera menangkap dan menahan pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban menderita luka lebam dan depresi tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Unit PPA Polres Toraja Utara, IPDA Yunus Mellolo menerangkan bahwa alasan belum ditahannya pelaku MK disebabkan karena alat bukti belum terpenuhi, termasuk hasil visum belum keluar. Korban juga belum bisa dimintai keterangan. (*)

  • Penulis: Monika Rante Allo
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Crisis Centre Gereja Toraja Bantu Korban Angin Kencang di Buntu Pepasan

    Crisis Centre Gereja Toraja Bantu Korban Angin Kencang di Buntu Pepasan

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PULU-PULU — Crisis Centre Gereja Toraja menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para pemilik rumah, yang bangunannya rusak diterjang angin kencang di Lembang Pulu’-Pulu’, Kecamatan Buntu Pepasan, Toraja Utara, Kamis, 8 April 2021. Selain kepada warga yang terdampak bencana, bantuan diberikan juga kepada Gereja  Gerakan Pantekosta (GGP Tondok Ba’ru). Bantuan dari Crisis Centre Gereja Toraja ini […]

  • OPINI: Potensi Ekonomi di Tana Toraja dan Toraja Utara

    OPINI: Potensi Ekonomi di Tana Toraja dan Toraja Utara

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: Parika, SH* SELAMA 5 tahun terakhir pertumbuhan ekonomi di Toraja Raya (Tana Toraja dan Toraja Utara) cukup baik dan secara umum selalu berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Hanya pada tahun 2020 mengalami penurunan  ekonomi sebagai dampak pembatasan kegiatan masyarakat akibat pademi COVID-19. Kabupaten Tana Toraja mengalami kontraksi sebesar -0.28 % sedangkan Kabupaten Toraja Utara masih dapat tumbuh […]

  • Begini Modus 16 Karyawan Minimarket Sejahtera Mart Makale Mencuri dari Tuannya

    Begini Modus 16 Karyawan Minimarket Sejahtera Mart Makale Mencuri dari Tuannya

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 16 orang terduga pelaku pencurian di Minimarket Sejahtera Mart, yang beralamat di Jalan Tandung, Makale, diamankan polisi, Sabtu, 1 Mei 2021 malam. Ke-16 orang terduga pelaku itu merupakan karyawan Minimarket Sejahtera Mart Tandung. Dugaan yang dialamatkan kepada mereka adalah pencurian atau penggelapan barang di Minimarket. “Iya, sudah kita amankan terduga pelaku […]

  • Peringati HUT 79 Gereja Toraja, RS Elim Rantepao Gelar Bakti Sosial di Buntu Pepasan

    Peringati HUT 79 Gereja Toraja, RS Elim Rantepao Gelar Bakti Sosial di Buntu Pepasan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Rumah Sakit Elim Rantepao menggelar bakti sosial pelayanan kesehatan di Kelurahan Sapan, Kecamatan Buntu Pepasan, Toraja Utara, Rabu, 11 Maret 2026. Dalam bakti sosial ini, RS Elim menurunkan tim kesehatan terbaik, terdiri dari 10 dokter ahli, juga sejumlah tenaga kesehatan. Kegiatan ini bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 […]

  • Realisasi PAD Rp 60 Miliar; Pertama Sepanjang Sejarah Toraja Utara

    Realisasi PAD Rp 60 Miliar; Pertama Sepanjang Sejarah Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Meski tidak mencapai target APBD 2025, yakni Rp 71 miliar, namun pemerintah Kabupaten Toraja Utara dibawah komando Bupati Frederik Victor Palimbong dan Wakil Bupati Andrew Silambi berhasil mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 60 miliar. Angka capaian ini diklaim Bupati Frederik Victor Palimbong sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Kabupaten Toraja Utara, […]

  • Ranperda Rencana Pembangunan Industri: Tenun Simbuang Jadi Industri Unggulan Daerah

    Ranperda Rencana Pembangunan Industri: Tenun Simbuang Jadi Industri Unggulan Daerah

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Pansus Ranperda Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Tana Toraja saat kunjungan lapangan ke Kecamatan Simbuang dan Mappak. (Foto:Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Daerah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja sedang menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Tana Toraja tahun 2024 -2044. Ranperda RPIK saat ini masih dalam penyusunan […]

expand_less