Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Adat dan Budaya » Dosen UKI Toraja Dorong Penguatan Literasi Baca Digital Anak dan Pelestarian Budaya Lokal di SDN 2 Buntao

Dosen UKI Toraja Dorong Penguatan Literasi Baca Digital Anak dan Pelestarian Budaya Lokal di SDN 2 Buntao

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Program Pengabdian Masyarakat Tim Dosen UKI Toraja lewat GEMERCITA: Penguatan Literasi Digital dan Pelestarian Budaya Lokal. (Foto: Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ —
Tim dosen Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “GEMERCITA: Penguatan Literasi Baca Anak Berbasis Digital bagi Masyarakat sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Budaya Lokal Toraja” di SD Negeri 2 Buntao, Lembang Rinding Kila, Kecamatan Buntao, Kabupaten Toraja Utara, 3 Agustus 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian akademisi terhadap pentingnya meningkatkan minat dan kemampuan membaca anak melalui pemanfaatan teknologi digital.

Selain memperkuat budaya literasi, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menanamkan kecintaan anak terhadap nilai-nilai kearifan lokal Toraja sejak usia sekolah dasar.

Tim pengabdian UKI Toraja diketuai oleh Dr. Berthin Simega, S.S., M.Pd., dengan anggota Ervianti, S.Pd., M.Pd. 

Pelaksanaan kegiatan mendapat sambutan positif dari Pemerintah Lembang dan pihak sekolah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Lembang Rinding Kila, Kepala SD Negeri 2 Buntao, para guru, serta masyarakat yang merupakan orang tua siswa.

Dalam kegiatan GEMERCITA, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membangun kebiasaan membaca di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.

Pemanfaatan media digital diperkenalkan sebagai salah satu alternatif untuk menghadirkan kegiatan membaca yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Ketua tim pengabdian, Dr. Berthin Simega, S.S., M.Pd menjelaskan bahwa kemampuan membaca tidak hanya berkaitan dengan kecakapan memahami teks, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi perkembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan karakter anak.

“Melalui kegiatan GEMERCITA, kami berupaya mendekatkan anak-anak pada aktivitas membaca dengan memanfaatkan media digital yang menarik. Materi literasi juga dikaitkan dengan budaya lokal Toraja agar anak-anak tidak hanya terampil membaca, tetapi juga mengenal, mencintai, dan ikut melestarikan warisan budayanya,” ungkap Dr. Berthin Simega.

Sementara itu, Anggota tim pengabdian, Ervianti, S.Pd., M.Pd menambahkan bahwa keterlibatan guru dan orang tua merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan. Menurutnya, kebiasaan membaca tidak cukup hanya dikembangkan di sekolah, tetapi perlu diperkuat melalui pendampingan di lingkungan keluarga.

“Media digital dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif apabila digunakan secara tepat dan didampingi oleh guru maupun orang tua. Karena itu, sinergi antara sekolah, keluarga, perguruan tinggi, dan pemerintah lembang sangat diperlukan untuk menumbuhkan budaya baca anak,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan dikemas secara edukatif dan partisipatif. Para peserta mendapatkan penguatan mengenai strategi mendampingi anak membaca, pemanfaatan media digital secara bijak, serta pentingnya menghadirkan bahan bacaan yang memuat cerita, nilai, tradisi, dan kehidupan masyarakat Toraja.

Pendekatan ini diharapkan dapat membuat kegiatan membaca menjadi lebih dekat dengan pengalaman dan lingkungan sosial budaya anak.

Kepala SD Negeri 2 Buntao menyampaikan apresiasi kepada tim dosen UKI Toraja atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Program GEMERCITA dinilai selaras dengan upaya sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa sekaligus memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya lokal.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Lembang Rinding Kila. Kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat melalui kegiatan pengabdian dinilai mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam mendukung literasi anak dan pemanfaatan teknologi secara positif.

Antusiasme terlihat dari keterlibatan para guru dan orang tua selama kegiatan berlangsung. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai literasi digital, tetapi juga didorong untuk berperan aktif dalam menyediakan ruang dan waktu membaca bagi anak, baik di sekolah maupun di rumah.

Melalui program GEMERCITA, tim pengabdian UKI Toraja berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa literasimerupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Pemanfaatan teknologi digital yang dipadukan dengan kearifan budaya lokal Toraja diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, dan menyenangkan bagi anak-anak.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen UKI Toraja dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah lembang, sekolah, guru, dan orang tua diharapkan terus berlanjut sehingga gerakan literasi digital berbasis budaya lokal dapat dilaksanakan secara konsisten dan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Toraja Utara. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Gantung Karassik Roboh, Pemda Diminta Tertibkan Aktivitas Penambangan Pasir di Tapparan

    Jembatan Gantung Karassik Roboh, Pemda Diminta Tertibkan Aktivitas Penambangan Pasir di Tapparan

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Sejumlah warga Lembang Tapparan Utara, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja meminta pemerintah Kabupaten Tana Toraja melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan pasir di daerah aliras sungai Ma’ting. Pasalnya, aktivitas penambangan pasir yang dilakukan perorangan maupun kelompok masyarakat tersebut sudah mengarah ke pengrusakan lingkungan dan menyebabkan abrasi sungai. Dampak dari abrasi sungai tersebut terlihat […]

  • 53 Calon Anggota Polri dari Toraja Utara Jalani Pemeriksaan Administrasi

    53 Calon Anggota Polri dari Toraja Utara Jalani Pemeriksaan Administrasi

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Monika Rante Allo/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 53 orang putra putri asal Toraja Utara menjalani pemeriksaan administrasi untuk menjadi calon anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Mapolres Toraja Utara, Kamis, 2 April 2026. Ke-53 peserta ini sebelumnya mendaftar secara online dan diverifikasi berkasnya oleh Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Toraja Utara. Dari 53 peserta ini, 8 orang […]

  • Berkunjung ke Tiga Kementerian, Bupati Tana Toraja Bawa Program Strategis

    Berkunjung ke Tiga Kementerian, Bupati Tana Toraja Bawa Program Strategis

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung melakukan kunjungan kerja ke tiga kementerian di Jakarta. Dalam kunjungan ini, Theofilus membawa sejumlah program strategis daerah untuk dibicarakan. “(Kunjungan ini) dalam rangka percepatan pembangunan di Tana Toraja. Ada sejumlah program strategis yang saya sampaikan ke kementerian,” ungkap Theofilus, Selasa, 25 April 2022. Sejumlah program stategis yang […]

  • Diawasi Bawaslu, Satpol PP Toraja Utara Tertibkan Baliho Pasangan Calon yang Melanggar Aturan

    Diawasi Bawaslu, Satpol PP Toraja Utara Tertibkan Baliho Pasangan Calon yang Melanggar Aturan

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengawasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Toraja Utara yang menertibkan alat peraga kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati maupun calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, yang melanggar aturan. Proses penertiban dilaksanakan di sejumlah lokasi dalam Kota Rantepao dan jalan-jalan protokol di Kabupaten Toraja Utara, Senin, 21 […]

  • Optimalisasi Aset Gereja Jadi Salah Satu Program Prioritas Ketua Umum BPS Gereja Toraja Terpilih Pdt. Alfred Anggui

    Optimalisasi Aset Gereja Jadi Salah Satu Program Prioritas Ketua Umum BPS Gereja Toraja Terpilih Pdt. Alfred Anggui

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Pdt. Dr. Alfred Anggui Ketua Umum BPS Gereja Toraja Terpilih pada Sidang Sinode Am Ke-26. (Foto: Arsyad – Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, PALOPO — Sidang Sinode Am XXVI Gereja Toraja yang berlangsung Wilayah I Tana Luwu, tepatnya di Luwu Convention Center (LCC) Kota Palopo, 09-14 Juli 2026 resmi menetapkan pengurus baru Sinode Gereja Toraja. Pdt. […]

  • Selain Hukum Positif, Warga Madandan yang Cabuli Anak Tirinya Juga Disanksi Secara Adat

    Selain Hukum Positif, Warga Madandan yang Cabuli Anak Tirinya Juga Disanksi Secara Adat

    • calendar_month Selasa, 7 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Seorang ayah berinisial MY (41), warga Lembang Madandan, Kecamatan Rantetayo, Tana Toraja, dikenakan sanksi adat karena berulang kali mencabuli anak tirinya yang masih dibawah umur. Sebelumnya, MY ditangkap polisi atas laporan korban pada Selasa, 5 September 2023. Proses hukum terhadap pria berusia 41 tahun tersebut kini tengah berlangsung di Polres Tana Toraja. […]

expand_less