Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BPJS Kesehatan » Beri Rasa Aman, Mahmud Warga Makale Pastikan Lindungi Keluarganya dengan JKN

Beri Rasa Aman, Mahmud Warga Makale Pastikan Lindungi Keluarganya dengan JKN

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mahmud saat mengurus pendaftaran kepesertaan JKN bagi dirinya dan keluarganya melalui segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) di Kantor BPJS Kesehatan Makale. (Foto: istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA —
Pengalaman menjalani perawatan di rumah sakit menjadi pelajaran berharga bagi Mahmud Bukhari (56), warga Makale, Kabupaten Tana Toraja.

Pengalaman tersebut mendorongnya untuk memastikan dirinya dan seluruh anggota keluarganya memiliki perlindungan jaminan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Mahmud mengaku pernah menjalani rawat inap selama tiga hari di Rumah Sakit Fatima akibat gangguan asam lambung yang cukup serius.

Pengalaman tersebut membuatnya semakin memahami pentingnya memiliki jaminan kesehatan sebagai bentuk perlindungan dari risiko biaya pelayanan kesehatan yang tidak terduga.

Saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Makale, Rantelemo, Kecamatan Makale Utara, Selasa 26 Mei 2026 lalu, Mahmud tengah mengurus pendaftaran kepesertaan JKN bagi dirinya dan keluarganya melalui segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

Sebelumnya, ia tercatat sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), namun status kepesertaannya sudah tidak aktif.

“Sebelumnya saya terdaftar sebagai peserta PBI JK, tetapi statusnya sudah tidak aktif. Karena itu, saya memutuskan untuk mendaftar sebagai peserta mandiri dan datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan untuk mengurus kepesertaan,” ungkap Mahmud,l

Menurut Mahmud, meskipun dirinya dan keluarga belum kembali memanfaatkan layanan JKN setelah pengalaman rawat inap tersebut, memiliki jaminan kesehatan tetap menjadi kebutuhan penting. Ia menyadari bahwa kondisi kesehatan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa dapat diprediksi.

“Saya sadar bahwa sakit bisa datang kapan saja. Saat dirawat karena gangguan asam lambung, saya benar-benar merasakan betapa pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Walaupun sekarang kondisi saya dan keluarga sehat, saya tidak ingin lengah,” ujarnya.

Pengalaman tersebut membuat Mahmud semakin yakin bahwa kepesertaan JKN merupakan bentuk kesiapsiagaan yang perlu dimiliki setiap orang. Baginya, perlindungan kesehatan harus dipersiapkan sebelum risiko kesehatan terjadi, bukan setelah seseorang jatuh sakit.

“Kalau menunggu sakit baru mendaftar, menurut saya sudah terlambat. Lebih baik dipersiapkan dari sekarang karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Ini juga untuk melindungi anak dan istri saya, bukan hanya untuk diri saya sendiri,” katanya.

Selain memberikan perlindungan kesehatan bagi keluarga, Mahmud juga memahami prinsip gotong royong yang menjadi dasar penyelenggaraan Program JKN. Ia menilai bahwa iuran yang dibayarkan peserta setiap bulan tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga membantu peserta lain yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, semangat saling membantu melalui Program JKN menjadi salah satu nilai penting yang perlu dipahami oleh seluruh masyarakat. Dengan menjadi peserta aktif, masyarakat turut berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan program yang memberikan manfaat bagi jutaan penduduk Indonesia.

Mahmud berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk mendaftarkan diri dan menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif sebelum mengalami masalah kesehatan. Ia meyakini bahwa perlindungan kesehatan merupakan kebutuhan penting yang harus dipersiapkan sejak dini.

“Jangan menunggu sakit terlebih dahulu baru merasa membutuhkan jaminan kesehatan. Saya sudah pernah merasakan dirawat inap sehingga memahami pentingnya perlindungan kesehatan. Semoga semakin banyak masyarakat yang sadar untuk menjaga kepesertaan JKN agar tetap aktif,” tutup Mahmud. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Toraja Utara Ingatkan Rumah Sakit: Pasien BPJS Harus Dinomorsatukan

    Bupati Toraja Utara Ingatkan Rumah Sakit: Pasien BPJS Harus Dinomorsatukan

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    “Semua rumah sakit yang ada di wilayah hukum saya (Toraja Utara), saya tidak mau dengar bahwa itu BPJS, tunggumi dulu. Tidak boleh itu. Nda boleh. Justru peserta BPJS itu yang harus dinomorsatukan, karena itu tanggungan pemerintah (kelas III). Jangan malah dilayani di belakang, nggak boleh. Ya, saya harap tidak ada begitu di rumah sakit-rumah sakit […]

  • Bupati Toraja Utara Dikukuhkan Sebagai Ketua Bidang Organisasi Korwil APKASI

    Bupati Toraja Utara Dikukuhkan Sebagai Ketua Bidang Organisasi Korwil APKASI

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong resmi dikukuhkan sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Pemberdayaan Korwil dalam kepengurusan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Pengukuhan berlangsung di Grand Sahid Jaya Hotel, Jl. Jendral Sudirman, Jakarta Pusat, pada Kamis, 17 Juli 2025. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dari berbagai penjuru tanah […]

  • Kasat Lantas Polres Tana Toraja dan 2 Kapolsek Berganti

    Kasat Lantas Polres Tana Toraja dan 2 Kapolsek Berganti

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tana Toraja berganti. Pejabat sebelumnya, AKP A.M Yusuf diganti oleh AKP Syarifuddin. Selain Kasat Lantas, Kapolsek Makale dan Kapolsek Sangalla’, juga berganti. Upacara serah terima jabatan ketiga perwira ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan di halaman Mapolres, Senin, 13 April 2026. Kasat Lantas […]

  • 7 Hari Dicari, Anggota TNI yang Diduga Tenggelam di Sungai Maiting Belum Ditemukan

    7 Hari Dicari, Anggota TNI yang Diduga Tenggelam di Sungai Maiting Belum Ditemukan

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Proses pencarian terhadap SERDA Amiruddin, anggota TNI dari Kodim 1414 Tana Toraja, yang diduga tenggelam di Sungai Maiting, Lembang (Desa) Lempo Poton, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara, sudah dilakukan selama tujuh hari. Namun, hingga Selasa, 15 November 2022, SERDA TNI Amiruddin, Babinsa Koramil 1414-03 Rindingallo, belum ditemukan. “Sampai tadi sore belum ditemukan,” tutur […]

  • Apakah Suhu yang Lebih Dingin dari Biasanya di Toraja Berkaitan dengan Fenomena Aphelion?

    Apakah Suhu yang Lebih Dingin dari Biasanya di Toraja Berkaitan dengan Fenomena Aphelion?

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Selama bulan Juli 2021 masyarakat Toraja merasakan suhu yang lebih dingin pada malam hingga dinihari. Kondisi ini tidak seperti bulan-bulan sebelumnya. Bulan ini, suhu terasa lebih dingin dan banyak masyarakat yang menanyakan apakah suhu dingin di Toraja sebagai dampak dari Aphelion (jarak terjauh bumi dengan matahari) yang beberapa hari ini menjadi perbincangan […]

  • P*rk*sa Anak Tiri, Pria Bejat Ini Ditangkap Tim Resmob Polres Toraja Utara

    P*rk*sa Anak Tiri, Pria Bejat Ini Ditangkap Tim Resmob Polres Toraja Utara

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Desianti/Art
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Toraja Utara menangkap seorang pria dewasa berinisial MP (37), Sabtu, 21 Februari 2026. Warga Lembang Marante, Kecamatan Sopai, ini ditangkap karena dilaporkan melakukan p*m*rk*saan terhadap anak tirinya sendiri. Perbuatan bejat tersebut dilakukan MP sejak anak tirinya masih dibawah umur. Kemudian dilakukan secara berulang hingga […]

expand_less