Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Sesepuh Golkar, Akbar Tanjung, Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Tarra Sampetoding

Sesepuh Golkar, Akbar Tanjung, Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Tarra Sampetoding

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, NONONGAN — Mantan Ketua Umum, yang saat ini menjabat Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tanjung, menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya salah satu tokoh Golkar Toraja, Tarra’ Sampetoding.

Sesepuh Golkar yang juga pendiri Lembaga Adat Toraja (LAT), Tarra’ Sampetoding meninggal dunia pada Selasa, 12 Oktober 2021. Dia dimakamkan di samping kuburan ayahnya, Yakob Sampetoding di Siguntu, Kelurahan Nonongan, Kecamatan Sopai, Toraja Utara, hari itu juga.

Ungkapan belasungkawa dari sesepuh Partai Golkar, Akbar Tanjung ini disampaikan melalui Sespri, Ibu Ririn kepada salah satu anak Almarhum, Randan Sampetoding, pada Rabu, 13 Oktober 2021 malam.

“Ibu Ririn (Sespri Akbar Tanjung) menyampaikan bahwa Bapak Akbar Tanjung sangat berduka dan merasa kehilangan sosok ayahanda kami, Tarra’ Sampetoding,” ungkap Randan Sampeding kepada kareba-toraja.com, Kamis, 14 Oktober 2021.

Menurut Randan, Akbar Tanjung dan Almarhum Ayahnya adalah sahabat karib yang sejak awal sama-sama berjuang di Golkar, sejak Golkar masih berbentuk Golongan Karya hingga berevolusi menjadi partai politik pada tahun 1999.

“Mereka adalah kawan karib. Sama-sama di MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong). Kemudian saat Golkar didaftarkan di Kemenhumkam untuk jadi partai politik, Almarhum Bapak Tarra’ Sampetoding juga turut mendampingi Akbar Tanjung, beserta Irsad Sudira, Remy Sinulingga, dan lain-lain,” urai Randan.

Politisi Partai Golkar Tana Toraja, Randan Sampetoding, yang merupakan anak dari Almarhum Tarra’ Sampetoding, berfoto bersama Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tanjung.

Tarra’ Sampetoding menjadi anggota aktif Golkar Tana Toraja sejak tahun 1987 dengan NPAG 20050000008 sejak Golkar Tana Toraja dipimpin Anthon Tondok. Dalam karirnya di Golkar, Tarra’ mendapat sejumlah penghargaan, baik dari DPP, DPD I maupun DPD II Tana Toraja.

Sampai akhir hayatnya, Almarhum Tarra’ Sampetoding selalu mengikuti perkembangan politik, budaya, adat istiadat, sosial, pariwisata, demokrasi, maupun ekonomi di Tana Toraja maupun Toraja Utara.

“Meskipun banyak dari cita-cita beliau yang belum tercapai, namun kami anak cucu, serta keluarga yang ditinggal tetap bangga dengan apa yang telah beliau berikan untuk daerah dan bangsa ini,” pungkas Randan. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Warga Toraja Bicara Soal Gempa, Ternyata Lokasinya di Mamuju

    Sejumlah Warga Toraja Bicara Soal Gempa, Ternyata Lokasinya di Mamuju

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tak banyak yang merasakan adanya gempa bumi. Namun beberapa warga merasakannya sekitar pukul 13.30 Wita, Rabu, 8 Juni 2022. Mereka menulis perasaan itu di wall media sosial miliknya. “Ada gempa,” tulis Martinus Arianto “Goyang-goyang le,” tulis Aril Pakenden “Gempa,” Astin Nak Simbuang “Sangat terasa Goyangnya (Liu Lino’). Terasa Di Simbuang dan sekitarnya,” […]

  • Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Tana Toraja Berpolemik, Ahli Waris Mengadu ke DPRD

    Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Tana Toraja Berpolemik, Ahli Waris Mengadu ke DPRD

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rencana pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Likudeata, Rante Tampo, Kelurahan Tampo, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, bermasalah. Pasalnya, sebagian dari lahan yang akan digunakan diklaim oleh keluarga Almarhumah Yohana Sattu Ta’bilangi. Hal itu terungkap saat pihak keluarga Almarhumah Yohana Sattu Ta’bilangi yang diwakili oleh Bertha Rante dan Piter Lande’ menyampaikan surat keberatan atas […]

  • Sekolah Rakyat di Tana Toraja Resmi Dibuka, Diikuti 75 Siswa Jenjang SD dan SMA

    Sekolah Rakyat di Tana Toraja Resmi Dibuka, Diikuti 75 Siswa Jenjang SD dan SMA

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 62 Tana Toraja Tahun Ajaran 2025/2026. (Foto:Arsyad-Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial yakni Program Sekolah Rakyat mulai berjalan di Kabupaten Tana Toraja. Dimulainya Sekolah Rakyat di Tana Toraja ditandai dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026. Pembukaan MPLS […]

  • FOTO: Cerita Dibalik Viralnya Dekorasi Natal ala Eropa di Wisma Tanabua Rantepao

    FOTO: Cerita Dibalik Viralnya Dekorasi Natal ala Eropa di Wisma Tanabua Rantepao

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Wisma Tanabua yang terletak di Jalan Diponegoro (biasa disebut Jalan Palopo) Rantepao tiba-tiba viral di media sosial. Sebabnya, dekorasi Natal di wisma ini menyerupai atau hampir sama dengan nuansa Eropa. Dalam beberapa hari terakhir, jagat maya Toraja dihebohkan dengan postingan-postingan netizen tentang hiasan atau dekorasi Natal di sebuah bangunan di Rantepao, dengan […]

  • OPINI: Ketika Benteng Terakhir Mulai Retak; Toraja di Persimpangan Identitas, Iman, dan Modernitas

    OPINI: Ketika Benteng Terakhir Mulai Retak; Toraja di Persimpangan Identitas, Iman, dan Modernitas

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Fransiskus Allo (Dewan Pakar Pemuda Katolik Komcab Tana Toraja, Pemerhati Toraja) TORAJA bukanlah masyarakat yang rapuh oleh sejarah. Ia pernah menghadapi dua gelombang besar penaklukan: invasi politik-militer Kerajaan Bone dan invasi ideologis-militer pada masa DITII. Keduanya meninggalkan luka, tetapi tidak memusnahkan identitas Toraja. Namun hari ini, Toraja menghadapi ancaman yang justru lebih berbahaya: penaklukan […]

  • Masyarakat Adat Lembang Gasing Mengkendek Usir Paksa Penggarap yang Rusak Kawasan Hutan

    Masyarakat Adat Lembang Gasing Mengkendek Usir Paksa Penggarap yang Rusak Kawasan Hutan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Masyarakat Adat Lembang Gasing saat melakukan penertiban Kawasan Hutan yang digarap secara ilegal. (Foto: Arsyad – Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Ratusan masyarakat yang mengatasnamakan Masyarakat Adat Lembang Gasing mendatangi kawasan hutan di wilayah Lembang Gasing Kecamatan Mengkendek, Sabtu 08 Agustus 2026. Kedatangan ratusan masyarakat adat di kawasan hutan dipimpin langsung oleh Kepala Lembang […]

expand_less