oleh

Rombongan Golkar Dikabarkan Tabrak Pak Guru, Ketua Panitia: Itu Tidak Benar!

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ketua Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Partai Golkar Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan mengklarifikasi informasi yang menyebutkan ada iring-iringan mobil yang menggunakan atribut Partai Golkar menabrak seorang guru di Tondon, Toraja Utara pada Sabtu, 13 November 2021 siang.

“Informasi itu sama sekali tidak benar. Kami sudah mengklarifikasi langsung kepada Pak Guru yang mengalami kecelakaan tersebut,” ungkap John Mangontan, Minggu, 14 November 2021.

Dia menegaskan, guru, yang diketahui bernama Andang Ari, itu memang mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan poros Tondon-Rantepao, sekitar jam 12.00 Wita, Sabtu, 13 November 2021. Sepeda motor yang dikendarai Andang diserempet oleh iring-iringan mobil yang melaju cepat dari arah Tondon ke Rantepao. Iring-iringan mobil itu berjumlah empat buah. Rombongan mobil itu tidak dikawal voorijder (kendaraan pengawal polisi), tapi lampu segitiga pada mobil-mobil tersebut menyala.

Baca Juga  Sosialisasi Perda, JRM: Desa adalah Ujung Tombak Penopang Kebutuhan Pangan

Diketahui, Andang Ari, selain berprofesi sebagai guru, juga merupakan seniman Toraja. Saat kecelakaan lalu lintas terjadi, Andang sedang dalam perjalanan menuju ke lokasi peresmian Kantor DPD II Partai Golkar Toraja Utara di Lampan, Kecamatan Tallunglipu. Dia dijadwalkan memimpin paduan suara dalam acara peresmian tersebut. Namun karena mengalami kecelakaan, sehingga tugasnya didelegasikan kepada orang lain.

Pada Minggu, 14 November 2021, Ketua Panitia HUT ke-57 Partai Golkar Sulsel, John Rende Mangontan didampingi Sekretaris DPD II Partai Golkar Toraja Utara Calvyn Para’pak Tondok, dan sejumlah pengurus Golkar lainnya mengunjungi Andang Ari di kediamannya. Selain untuk mengcross-cek kebenaran informasi, rombongan Golkar itu juga melakukan aksi sosial.

Baca Juga  Relawan The-Za dan Garda JRM Gelar Aksi Bersih Sampah di Kota Makale

Dari pertemuan tersebut, JRM, sapaan akrab John Rende Mangontan, menegaskan beberapa hal, pertama bahwa benar Pak Guru Andang Ari mengalami kecelakaan lalu lintas pada Sabtu, 13 November 2021. Akibat kecelakaan tersebut, dia mengalami luka ringan (goresan) pada tangan, kaki, dan dahi. Tapi kondisi kesehatannya baik.

Kedua, iring-iringan mobil yang menyenggol Andang Ari, tidak menggunakan atribut Partai Golkar, juga tidak dikawal voorijder. Pada saat kecelakaan terjadi, tidak ada lagi aktivitas konvoi kendaraan (jenis apapun) yang terkait dengan hajatan HUT ke-57 Partai Golkar Sulsel, yang dipusatkan di Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara.

“Intinya, kami ingin tegaskan bahwa informasi tentang kecelakaan lalu lintas yang menimpa Pak Andang, dengan menyebut atribut Partai Golkar, yang beredar di medsos (media sosial) adalah tidak benar,” tegas JRM.

Baca Juga  Yohanis Bassang Doakan Airlangga Hartarto Menang Pilpres 2024

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan ini juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat, terutama netizen, agar tidak cepat melepar informasi di media sosial, tanpa mengkonfirmasi kebenarannya.

“Kami Panitia HUT ke-57 Partai Golkar sangat menyesalkan beredarnya informasi yang tidak benar ini. Untuk itu, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat atau netizen agar bijak dalam me-share (membagi) informasi di media sosial. Jangan melempar informasi yang tidak benar, karena masyarakat bisa disesatkan oleh informasi itu,” tandas JRM.

Sebelumnya, beredar informasi disertai foto di media sosial facebook dan whattsap yang menyebut bahwa Andang Ari disenggol oleh rombongan mobil yang menggunakan atribut Partai Golkar dan dikawal voorijder. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur      

Komentar

Berita Lainnya