Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Raih 14 Kursi, Golkar Kembali Berjaya pada Pemilu 2024 di Toraja

Raih 14 Kursi, Golkar Kembali Berjaya pada Pemilu 2024 di Toraja

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
  • comment 0 komentar

Kursi Ketua DPRD, yang pada dua periode sebelumnya lepas dari tangan Partai Golkar Toraja Utara, kini kembali digenggam. Di Tana Toraja, kursi Ketua itu tetap di tangan Golkar. Partai Gerindra yang sebelumnya mengancam, tidak mampu mengalahkan dominasi Golkar.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komisi Pemilihan Umum (KPU) di dua Kabupaten di Toraja; Tana Toraja dan Toraja Utara memang belum merampungkan perhitungan manual. Namun, dari klaim partai dan data sementara yang dihimpun KAREBA TORAJA, Partai Golkar hampir pasti keluar sebagai pemenang pemilu. Partai warisan Orde Baru itu kemungkinan besar meraih total 14 kursi di DPRD Kabupaten; 7 di Tana Toraja dan 7 Toraja Utara.

Menurut data yang dihimpun KAREBA TORAJA, Partai Golkar Toraja Utara, yang pada Pemilu sebelumnya hanya mampu mendudukkan 5 kadernya di DPRD Toraja Utara, kini bertambah dua kursi.

Partai Golkar juga kemungkinan besar akan mencetak sejarah dengan mendudukkan masing-masing dua Caleg dari Dapil 3 dan Dapil 4. Di Dapil Toraja Utara 3, yang meliputi Kecamatan Tondon, Nanggala, Buntao, dan Rantebua itu, Partai Golkar meloloskan dua calegnya, masing-masing atas nama Bubun Borong dan Yusuf Mario Salurante.

Sedangkan di Dapil Toraja Utara 4, yang meliputi Kecamatan Kesu’, Sanggalangi, dan Sopai, Partai Golkar mengantarkan dua Calegnya, masing-masing Fhirebert Utama Bassang (anak Bupati Toraja Utara) dan Calviyn Para’pak Tondok ke DPRD Kabupaten Toraja Utara.

Tiga kursi Golkar lainnya disumbang dari Dapil Toraja Utara 1 (Hardy Abraham Putra), Toraja Utara 2 (Hermin Sa’pang Matandung), dan Dapil Toraja Utara 5 (David Rompon).

Ketua DPD II Partai Golkar, yang juga Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menyatakan hasil yang diperoleh pada Pemilu kali merupakan kerja keras semua pihak, termasuk Caleg, pengurus partai, dan simpatisan.

“Semua partai ingin keluar sebagai pemenang. Kita tahu bahwa Partai Golkar kan partainya rakyat. Dan Partai Golongan Karya ini orang berkarya. Tentu Golkar dari awal membangun negara ini. Itulah yang membuat masyarakat percaya kepada Golkar,” tutur Yohanis Bassang, Rabu, 21 Februari 2024.

Ketua Golkar yang akrab disapa Ombas ini juga mengaku bangga bahwa di bawah kepemimpinannya, Partai Golkar kembali keluar sebagai pemenang Pemilu di Toraja Utara, setelah dua Pemilu sebelumnya dimenangkan oleh Partai Gerindra dan Partai Nasdem.

Sementara itu, dalam konferensi pers yang digelar di Sekertaris DPD II Partai Golkar Tana Toraja, Jalan Pongtiku Makale, Selasa, 20 Februari 2024, Ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja, Victor Datuan Batara mengklaim partai yang dipimpinnya meraih 7 kursi pada Pemilu 2024 yang digelar pada 14 Februari 2024 yang lalu.

“Selain raihan suara Capres-Cawapres Prabowo-Gibran yang tinggi, Partai Golkar juga menjadi pemenang Pileg 2024 dengan meraih kursi terbanyak di DPRD kabupaten Tana Toraja dengan jumlah 7 kursi. Serta meraih dua kursi DPRD Provinsi Sulsel daerah pemilihan Sulawesi Selatan X meliputi kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara,” ujar Victor Datuan Batara, yang akrab disapa VDB itu.

Perolehan tujuh kursi ini masih sama dengan Pemilu tahun 2019, dimana Partai Golkar mendudukkan kadernya, Welem Sambolangi sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja. Pada Pemilu kali ini, kursi yang ditempati Welem akan diperebutkan oleh Kendek Rante dan Randan Sampetoding.

Sekretaris DPD II Partai Golkar Tana Toraja, Massudi Sombolinggi, menambahkan pencapaian tersebut merupakan suatu keberhasilan Ketua DPD II Partai Golkar, Victor Datuan Batara dalam memimpin Partai Golkar di Tana Toraja.

“Ia mampu merekrut sejumlah caleg potensial yang dianggap bisa bertarung dan mendulang suara,” kata Massudi.

Massudi menyebut, dari hasil real count, Partai Golkar mendapatkan 7 kursi di pemilihan legislatif tahun 2024 di kabupaten Tana Toraja.

“Khususnya dapil Tana Toraja 1, kita ada 2 kursi dengan perolehan 9268 suara. Golkar juga mendudukan dua kader di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Dapil 10,” kata Massudi.

Lebih lanjut, Massudi menyatakan, dari hasil perolehan suara seluruh caleg, Partai Golkar berhasil mempertahankan 7 kursi di DPRD Tana Toraja. “Itu artinya, Partai Golkar sudah bisa mengusung sendiri siapa yang akan maju sebagai Calon Kepala Daerah pada Pilkada 2024 yang akan datang,” terang Massudi.

Adapun Caleg-caleg Partai Golkar yang berpeluang duduk di kursi DPRD Kabupaten Tana Toraja, periode 2024-2029 adalah Frans Sandakila’ Palloan dan Erianus Kala’lembang (Dapil Tana Toraja 1). Kemudian, Kendek Rante atau Nikodemus Mangera (Dapil Tana Toraja 2). Lalu Agustinus Patinggi yang merupakan petahana di Dapil Tana Toraja 3. Dapil Tana Toraja 4, antara Markus Raya Radha atau Pappang Layuk. Kemudian Dapil Tana Toraja 5 atas nama Yohanis Napan dan Randan P. Sampetoding di Dapil Tana Toraja 6.

Catat Sejarah Caleg Provinsi

Selain di tingkat Kabupaten, Partai Golkar Toraja juga kemungkinan besar meloloskan dua Calegnya ke DPRD Provinsi Sulsel, yakni Yariana Somalinggi (istri Bupati Tana Toraja) dan Fhireno Sakti Bassang (anak Bupati Toraja Utara). Jika hasil akhirnya tidak berubah, Golkar mencetak sejarah untuk pertama kalinya meloloskan dua Caleg sekaligus ke DPRD Provinsi Sulsel dari Dapil Sulsel 10.

Pada Pemilu 2024, Partai Golkar memang menempatkan caleg-caleg kategori petarung di Dapil Sulsel 10. Empat dari 5 Caleg Partai Golkar didukung dua Bupati, anggota DPRD Provinsi Sulsel petahana, dan Ketua DPD II Partai Golkar. Sehingga cukup masuk akal jika suara yang mereka kumpulkan sangat banyak.

Dari 5 Caleg itu, di nomor urut 1 ada Yariana Somalinggi, mantan anggta Fraksi Golkar DPRD Tana Toraja yang juga merupakan istri dari Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung. Kemudian ada Fhireno Sakti Bassang yang merupakan anak dari Bupati dan Ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara. Lalu, ada Tikurara Bumbungan yang merupakan istri dari anggota DPRD Sulsel dari Partai Golkar, John Rende Mangontan. Kemudian ada Nurliah, yang merupakan istri dari Ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja, Victor Datuan Batara. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo di DPRD, Masyarakat Sa’dan Ulusalu Tegaskan Bahwa Mereka Bukan Perusak Hutan

    Demo di DPRD, Masyarakat Sa’dan Ulusalu Tegaskan Bahwa Mereka Bukan Perusak Hutan

    • calendar_month Kam, 1 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ratusan masyarakat dari Lembang Ulusalu, Kecamatan Sa’dan melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Kabupaten Toraja Utara, Rabu, 31 Mei 2023. Dalam aksi itu, perwakilan masyarakat menegaskan bahwa mereka bukan perambah atau perusak hutan lindung yang ada di wilayah hulu Sungai Sa’dan. “Bahwa pada hari ini, kami ingin mengklarifikasi, ingin mendudukkan persoalan sebagaimana […]

  • Kapolres Toraja Utara Ingatkan Camat Agar Tidak Beri Rekomendasi Izin Keramaian

    Kapolres Toraja Utara Ingatkan Camat Agar Tidak Beri Rekomendasi Izin Keramaian

    • calendar_month Sab, 19 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara sudah berkomitmen untuk tidak menerbitkan izin keramaian kepada masyarakat sejak awal Desember 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Namun, dalam satu dua minggu terakhir, banyak masyarakat menggelar kegiatan sosial, seperti acara Rambu Solo’ dan Rambu Tuka, yang diduga difasilitasi oleh Camat, Lurah, dan Lembang setempat. Melihat kondisi […]

  • Berbicara di Mubes PMTI, Bupati Paparkan Program Unggulan Toraja Utara

    Berbicara di Mubes PMTI, Bupati Paparkan Program Unggulan Toraja Utara

    • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menghadiri, juga memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) IV Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu, 2 Oktober 2021. Dalam sambutannya, OmBas, sapaan akrab Yohanis Bassang memaparkan program-program unggulan yang akan dilaksanakan Yohanis Bassang dan Frederik Victor Palimbong di Kabupaten Toraja Utara, beberapa […]

  • Seniman Pembuat Patung Yesus di Buntu Burake Tana Toraja, Hardo Wardoyo Suwarto Tutup Usia

    Seniman Pembuat Patung Yesus di Buntu Burake Tana Toraja, Hardo Wardoyo Suwarto Tutup Usia

    • calendar_month Kam, 14 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Mungkin masih banyak yang belum mengenal siapa pembuat patung Yesus Memberkati berukuran raksasa yang ada di puncak Buntu Burake, Tana Toraja. Beliau adalah seniman hebat asal Bantul, Yogyakarta bernama Hardo Wardoyo Suwarto. Pria muslim kelahiran Bantul, 11 November 1959 inilah yang membuat patung yang kini menjadi icon pariwisata Kabupaten Tana Toraja. Pada […]

  • Instalasi Air Bersih Senilai Rp 5,3 Miliar Dibangun di Lembang Kaduaja

    Instalasi Air Bersih Senilai Rp 5,3 Miliar Dibangun di Lembang Kaduaja

    • calendar_month Rab, 26 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Proyek penyediaan air minum melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), saat ini tengah dilaksanakan di Lembang Kaduaja, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja. Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ini merupakan inovasi pembiayaan infrastruktur dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). […]

  • Jalan Poros Simbuang-Mappak Kian Memprihatinkan, Mantan Ketua PP PMKRI Angkat Bicara

    Jalan Poros Simbuang-Mappak Kian Memprihatinkan, Mantan Ketua PP PMKRI Angkat Bicara

    • calendar_month Rab, 27 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kecamatan Simbuang dan Mappak; dua kecamatan yang letaknya paling jauh dari Ibu Kota Kabupaten Tana Toraja, seolah tidak pernah tuntas dibicarakan, terutama di bidang infrastruktur jalan. Dua kecamatan yang boleh dikata masih terisolir oleh karena kondisi infrastruktur yang buruk. Sudah 77 tahun Indonesia merdeka, namun dua kecamatan ini seolah belum merdeka dari […]

expand_less